Kenapa Ngeblog, Ce?


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Hola halo!

Per hari ini, 20 November 2018, sampai 30 hari ke depan, saya menerima tantangan dari Blogger Perempuan Network untuk menulis di blog selama 30 hari! Wah, menantang!

Menulis apa? Alhamdulillah, ada rangkaian tema selama 30 hari ke depan yang akan memudahkan saya untuk menulis. Ya gitu deh, biasanya alasan "nggak ada ide" ini bikin mental block. Padahal, ide itu kan bisa datang dari mana saja, ya?

Di tantangan menulis 30 hari ini, saya pakai hashtag #CeritaDece, karena saya suka bercerita dan ingin menulis seperti sedang bercerita kepada pembaca. Hihi.. Absurd, tapi biarin lah, yaa.. ✌😂

Tema hari pertama adalah 'Kenapa Menulis Blog'. Kenapa, ya? Kenapa coba kira-kira? 😂

Petualangan saya ngeblog dimulai sekitar tahun 2006. Saat itu saya melanglang buana ke Bogor. Kota yang buat saya asing sekali, karena sebagai anak rumahan, kota lain yang biasanya saya kunjungi hanya Jakarta. Sudah.

Bogor? Jauh nggak, ya? Di mana ya IPB?

Berbekal nekat dan prinsip 'ke mana saja asal pergi dari rumah', maka saya pun memilih IPB sebagai tujuan selanjutnya untuk menuntut ilmu. Kasian ya ilmu, salah apa dia sampai dituntut. Halah.. #garing

Naasnya, waktu itu setahu saya, hanya satu orang yang melanjutkan studi ke IPB di antara hampir 90% lulusan SMAN 3 Bandung melanjutkan ke ITB atau Unpad. Dan orang tersebut adalah.. ya saya lah.. 😂

Walaupun sempat sedih, karena saya merasa sulit untuk berteman, pilihan sudah ditetapkan dan nggak bisa mundur lagi. Pilihannya hanya maju terus!

Alhamdulillah, setelah masa MPKMB (ospek) selesai dan masuk kelas, saya menemukan ada teman se-SMA yang sama-sama 'tersesat' di sini! Namanya Ferdin, dan saya nggak pernah kenal waktu SMA. Sekuper itu dulu saya. Wkwk..

Singkat cerita, saya kangeeen berat dengan teman-teman saya, terutama teman-teman KPA 3. Ketika SMA, merekalah yang selalu membuat dunia saya meriah dan berwarna. Kehilangan mereka, hidup saya jadi abu-abu. Hambar..

Akhirnya, satu-satunya cara untuk bisa ter-update dengan mereka adalah via Tumblr. Oiya, ada Friendster juga ya, tapi dulu saya nggak terlalu alay kayaknya.. 😂

Sejak itulah saya ngeblog. Dulu, saya cintaaa sekali dengan Tumblr dan termasuk yang patah hati ketika Tumblr diblokir di Indonesia. Di Tumblr, ada banyak cerita sejak zaman SMA sampai bekerja. Apapun diceritakan dan diposting di sana. Haha..

Tujuan ngeblog saat itu adalah agar bisa mendapat kabar cerita dari teman SMA dan mencatat perasaan. Halah, perasaan.. 😂

Oiya, selain Tumblr, saya juga akhirnya mencoba yang lainnya, seperti Blogspot dan Wordpress. Namanya juga kepoan, saya penasaran banget untuk mencoba ini itu, termasuk dalam hal ngeblog. Mana ya yang lebih nyaman, lebih lucu, lebih enak. Oiya, saya sempat menulis di Blogdetik juga! Coba-coba deh pokoknya!

Perjalanan ngeblog akhirnya terhenti ketika saya menikah. Waktu itu, suami saya berkeberatan dengan aktivitas online tersebut. Jadilah saya vakum ngeblog. Lama sekali, bahkan sampai akhirnya berpisah dengan Pak Mantan Suami.

Singkat cerita, tahun 2015, saya yang sedang semangat-semangatnya belajar berbisnis tertarik untuk melebarkan pasar saya dengan membuat blog. Atas bimbingan Mbak Isah, guru ngeblog pertama saya, saya membuat beberapa blog dan menulis berbagai bentuk artikel untuk melejitkan bisnis saya. Saat itu saya berjualan perlengkapan menyusui dan pakaian anak. Ya, standar emak-emak lah, ya.

Ada dua jenis artikel yang Mbak Isah tugaskan untuk dibuat oleh kami, yaitu artikel hard selling dan soft selling. Waktu itu, saya kurang tertarik saat membuat artikel hard selling yang kesannya monoton dan jualan banget. Tapi nggak bisa dipungkiri karena berkat artikel-artikel tersebut, sampai saat ini masih banyak yang mencari produk saya. Padahal, saya sudah nggak jualan, lho! Hihi..

Nah, tapi ada yang berbeda rasanya ketika saya menulis artikel soft selling. Saat itu saya menulis artikel-artikel seputar menyusui dan saya buat dengan bereferensi buku-buku atau artikel online. Ketika menulis, saya merasakan flow. Rasanya menyenangkan dan bahagia. Dan bisa membuat lupa waktu!

Dan jadilah blog 'serius' pertama saya, di infotipsmenyusui.wordpress.com. Di sana masih tersimpan tulisan-tulisan saya tentang menyusui.

Kemudian, berkenalanlah saya dengan Sekolah Bisnis Online-nya Mbak Muri Handayani dan mengikuti salah satu kelasnya. Dari sana saya mengenal Mbak Fenny yang kemudian membuka kelas poles blog. Saya pun tertarik untuk ikut dan akhirnya semakin jatuh cinta dengan ngeblog.

Belum lagi saat mengikuti kelas 'monetize your blog' yang masih dibawakan Mbak Fenny. Saat itu saya baru tahu kalau ternyata blog itu bisa menghasilkan Rupiah. Wah, asyik juga! Seru banget kalau hobi menulis yang saya lakoni dari dulu bisa berbuah Rupiah!

Dari sanalah akhirnya saya menjadi anggota komunitas-komunitas blogger, termasuk di antaranya Blogger Perempuan Network. Sejujurnya, dengan menjadi anggota komunitas ada banyaaak sekali manfaat yang saya dapat, salah duanya adalah jejaring dan ilmu yang bermanfaat.

Kemudian, saya mengikuti tantang menulis #ODOPfor99Days yang digagas oleh Institut Ibu Profesional. Demi menunaikan tantangan itu, saya niat banget menulis setiap hari. Menulisnya pun nggak main-main, tapi selalu menulis hal-hal yang berbobot. Agak ambisius, tapi saya bahagia.

Nah, dari pengalaman nge-ODOP inilah saya merasakan bahwa hidup akan lebih baik ketika saya menulis. Saya merasa lebih bahagia, tenang, dan damai ketika saya menulis. Saya menemukan bahwa menulis adalah salah satu kekuatan sekaligus passion yang saya miliki.

Qadarullah, menulis sekaligus kegiatan senang-senang ini ternyata bisa memberikan rezeki pada saya. Rezeki beraneka ragam bentuk, termasu Rupiah! Wah, nggak nyangka!

Jadi, kembali ke pertanyaan di awal, kenapa ngeblog?

Ya, kenapa tidak?

Saya merasa bahagia ketika menulis dan ada banyak manfaat yang saya rasakan ketika ngeblog.
Dan lebih membahagiakan lagi, ketika mengetahui bahwa tulisan kita bisa bermanfaat bahkan menginspirasi orang lain! Alhamdulillah..

Kalau kamu, apa alasanmu ngeblog? ☺

Salam sayang,
-Si Ibu Jerapah-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Menambah Followers Onlineshop di Instagram

Bermain di Kid's Land Paris Van Java Mall Bandung

Haid saat Ramadhan? Yuk Lakukan 10 Amalan ini