Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Tempat Makan Favorit (Ketika Tinggal) di Jakarta

Gambar
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hola halo!
Wah, wah! Setelah dua tahun yang lalu memutuskan untuk konsisten menulis selama 90 hari non stop berkat #ODOPfor90days, kali ini saya tertantang untuk menulis setiap hari berkat #BPN30daysChallenge! Luar biasa! Sudah tujuh hari dan belum bolong sehari pun! Horeee!!! Jiahaha..
Hari ini, tema challengenya adalah '5 Warung Makan/Resto Favorit beserta Reviewnya'. Sebagai orang rumahan yang jarang banget makan di luar, tema hari ini benar-benar membuat saya bingung. Hmm, mau cerita tentang apa, ya?
Sejak menjadi ibu dan pindah ke Bandung, rasa-rasanya jarang sekali saya jajan di luar. Selain karena Kakang cinta banget sama masakan rumah, kami juga perlu menghemat pengeluaran, karena hemat pangkal kaya. Hihi..
Jadi, saya ingin sedikit bernostalgia dengan bercerita tentang '5 Tempat Makan Favorit Selama Tinggal di Jakarta'. Beberapa tahun yang lalu, saya sempat tinggal di Ibu Kota selama kurang lebih dua tahun. Keti…

Lima Fakta tentang Saya! Nomor Lima Bikin Pingsan!

Gambar
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hola halo!
Waw, tema hari keenam #BPN30dayChallenge2018 ini sangat menantang,yaitu..
jeng jeng..
LIMA FAKTA TENTANG DIRI SENDIRI!
Hahaha..
Karena nggak mau buka aib diri sendiri (ya siapa juga yang mau, kan?), jadi terpaksa saya nulis yang baik-baik aja ya. Wkwkwk.. *pembenaran
Tapi karena nulis yang baik-baik itu nggak seru, jadi saya akan coba menulis tentang lima fakta yang nggak banyak orang tahu tentang saya. Uhuy.. Wkwkwk..
Jadi, apa saja lima fakta tersembunyi tentang Ibu Jerapah? Cekidot.. Semoga nggak pada muntah-muntah ya bacanya. Haha..
1. Bercita-cita Ingin Jadi Konsultan Literasi
Cita-cita ini keidean sejak dua tahun yang lalu dan sampai saat ini tetap bertahan dalam bentuk ide. Luar biasa sekali memang, nggak berusaha untuk merealisasikan sama sekali. Hmm, ckck..
Apa sih konsultan literasi itu? Intinya, menjadi konsultan di bidang literasi.. *garing
Kalau di luar negeri, karena literasi itu sudah menjadi tema penting, ada…

Medsos dan Peran Peradaban

Gambar
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hola halo!
Hari ini, tahun 2018, ada nggak sih yang belum punya Instagram? Facebook? Hmm, Enin yang umurnya hampir 60 tahun aja punya beberapa akun Instagram lho, gaes! Yang satu untuk keluarga, yang satu untuk stalking online shop, dan yang satu akun khusus foto Ahza. Hahaha.. Seeksis itu..
Saya yakin, minimal Facebook mah pasti punya, ya? Atau minimal WhatsApp, deh? Hehe..
Media sosial (medsos) memang sudah menjadi kebutuhan primer manusia masa kini. Kita butuh medsos untuk bersilaturahim, karena medsos terbukti benar-benar bisa mendekatkan mereka yang jauh. Jarak antar kota, antar pulau, sampai antar benua seperti nggak berarti lagi berkat medsos. Dengan medsos, kita bisa berkomunikasi dengan siapapun dengan sangat sangat mudah.
     Baca juga: Sebulan Tanpa Medsos
Kemudahan dalam berkomunikasi ini pula yang akhirnya membantu kita dalam berjejaring. Teman saya hampir bisa dihitung dengan jari. Sedikiiiit sekali. Teman yang benar-ben…

Tentang Blogger Perempuan Network

Gambar
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hola halo!
Semester ganjil tahun ini, saya mendapatkan jadwal mengajar yang agak ajaib. Saya mengajar selama tiga hari dan dua hari di antaranya mengharuskan saya untuk tinggal di kampus sejak pukul 06.00 hingga 18.30. Dua belas jam. Ajaib, bukan? 😂
Kok bisa begitu? Yup, ajaib, karena saya mendapat jadwal mengajar di sesi terpagi dan tersore. 
Tapi hal ini nggak lantas menjadikan saya berkeluh-kesah, tapi malah saya jadikan momen ini jadi ajang saya agar produktif. Produktif menulis, membaca, pokoknya melakukan sesuatu yang sulit dilakukan di rumah. Jadi seperti punya me-time yang buanyaaak. Alhamdulillah..
Bosan kah di kampus? Nggak, dong.
Ada banyak hal yang bikin saya betah.
Pertama karena dapat catering makan siang, jadi nggak usah repot cari makan. Hihi.. Kedua, karena kampus saya punya perpustakaan terbaik di Bandung. Keren.. *versi saya 😂
Ketiga, karena rekan dosen yang asyik. Mereka yang membuat saya betah di kampus. Mereka h…

Kenapa Ibu Jerapah? Leher Kamu Panjang?

Gambar
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hola halo!
Konsisten itu berat, Dilan! Sudah pukul 23.16 WIB dan saya baru ingat belum menulis untuk #BPN30dayChallenge. Huahaha..
Baiklah, tema hari ketiga adalah 'kenapa memilih nama blog yang sekarang digunakan?'.
Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang paling umum yang pasti orang tanyakan pada saya ketika berkenalan. Terlebih jika orang tersebut pertama kali 'bertemu' via media sosial atau blog ini.
"Kenapa ibu jerapah?" "Apa suka jerapah?" "Apa lehernya panjang?" "Kamu nggak tinggi-tinggi amat kayak jerapah, kok!" dll, dsb.
Ada beberapa jenis jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan ini, yaitu: Jawaban ngasal: "Iya, aku suka jerapah. Lucu, ya? Hahaha.." *lalu tertawa bersamaJawaban rada bener: "Soalnya ada filosofinya, Mbak. Baca di blog aku, ya!" *mayan biar ada pembaca hahaJawaban bener: "...." *biasanya jawab begini untuk orang yang memang sudah dike…

Teknologi Baik untuk Aksi Baik

Gambar
Bagaikan dua sisi mata uang, teknologi memiliki dampak baik dan buruk dalam kehidupan manusia. Teknologi kini adalah sahabat karib yang selalu menemani manusia kapanpun di manapun. Pada hari ini, semua aktivitas manusia, sejak bangun tidur hingga kembali tidur tidak pernah lepas dari teknologi. 
Ketika bangun tidur, tangan kita refleks meraih handphone untuk mematikan alarm dan mengecek waktu. Sebelum tidur pun, tak jarang kita terlebih dahulu melakukan ritual sebelum tidur: mengecek timeline media sosial untuk mengetahui update apa saja yang terjadi di dunia di hari tersebut. Yup, dunia dalam genggaman berkat teknologi.
Saya adalah seorang ibu dengan satu anak laki-laki berusia empat tahun. Bagi kaum ibu seperti saya, teknologi punya peran dalam mengelola kegiatan domestik. Mesin cuci untuk membantu membersihkan pakaian, kulkas sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, kompor untuk memasak dan 1001 peran lainnya. Tampaknya memang semua sendi kehidupan benar-benar tak lepas dari tekn…

Tentang Tema Blog: Suka Gado-gado atau Ayam Goreng?

Gambar
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hola halo!
Setelah bikin blog, terus ngapain? Nulis! Yaa, nulis! ☺
Nulis apa? Apa tema yang kita sukai?
Bicara tentang tema blog, teman-teman bisa dapat banyak inspirasi dari Mbak Carolina Ratri di blog atau bukunya. Beliau lumayan sering membahas hal ini. Mau bikin blog kita jadi gado-gado atau ayam goreng?
Lifestyle blog atau tematic blog?
Dua-duanya tentu punya keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Misalnya ya..
Lifestyle blog (blog gado-gado) + Blogger nggak usah pusing-pusing memilah-milih tema tulisan, apapun yang terpikirkan bisa jadi ide dan dieksekusi! + Kalau ada job, blogger pun nggak usah repot untuk menyeleksi. Beauty hayu! Book hayu! Tapiii.. - Ngomongin brand, biasanya brand lebih suka menawarkan kerjasama dengan blog yang punya tema sejalan dengan produknya. Contoh: produk susu anak pasti lebih mengutamakan parenting blogger dibandingkan lifestyle blogger. - Kalau tidak ada kekhususan yang kita miliki, kita akan sulit d…

Kenapa Ngeblog, Ce?

Gambar
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hola halo!
Per hari ini, 20 November 2018, sampai 30 hari ke depan, saya menerima tantangan dari Blogger Perempuan Network untuk menulis di blog selama 30 hari! Wah, menantang!
Menulis apa? Alhamdulillah, ada rangkaian tema selama 30 hari ke depan yang akan memudahkan saya untuk menulis. Ya gitu deh, biasanya alasan "nggak ada ide" ini bikin mental block. Padahal, ide itu kan bisa datang dari mana saja, ya?
Di tantangan menulis 30 hari ini, saya pakai hashtag #CeritaDece, karena saya suka bercerita dan ingin menulis seperti sedang bercerita kepada pembaca. Hihi.. Absurd, tapi biarin lah, yaa.. ✌😂
Tema hari pertama adalah 'Kenapa Menulis Blog'. Kenapa, ya? Kenapa coba kira-kira? 😂
Petualangan saya ngeblog dimulai sekitar tahun 2006. Saat itu saya melanglang buana ke Bogor. Kota yang buat saya asing sekali, karena sebagai anak rumahan, kota lain yang biasanya saya kunjungi hanya Jakarta. Sudah.
Bogor? Jauh nggak, ya? …