Yuk, Rencanakan Liburan Menyenangkan dengan Balita ke Dieng!


Assalamualaikum w.w.

Hola Halo!

Liburan menjadi kata yang sangat membahagiakan di telinga kami, para ibu rumah tangga. Berjibaku dengan urusan domestik, 24/7 alias 24 jam 7 hari seminggu sepanjang tahun, bahkan mengalahkan jam buka restoran siap saji, membuat kami selalu merindukan liburan.

Sejak menjadi ibu, prioritas utama di kehidupan kami tentu saja bukan hanya diri kami sendiri lagi. Pun dengan destinasi liburan. Ketika masih single dan happy, kami bisa bebas merdeka memilih destinasi liburan yang kami inginkan. Gunung? Mauuu! Pantai? Hayuuuk! Keliling kota? Let’s go! Intinya, ke mana pun angin berhembus, ke sana kami pergi. Hihi..

Nah, ketika sudah menjabat sebagai ibu rumah tangga (dan tambah happy), tentunya destinasi liburan yang kami pilih harus disesuaikan dengan beberapa hal. Pertama, anggaran dasar rumah tangga. Kedua, waktu yang dimiliki untuk liburan. Ketiga, destinasi yang ramah balita. Karena, percuma kalau liburan hemat tapi sulit mencari makan untuk balita atau tempat wisata indah nan instagramable tapi nggak aman untuk si anak bereksplorasi. Sepakat?

Tahun kemarin adalah pertama kalinya saya mengajak Kakang pergi ke luar kota. Backpacker-an. Pakai jalur darat. Ke Yogyakarta.

Sebelumnya, Kakang pernah ke Kalimantan, tapi ya nggak backpacker-an karena pakai pesawat dan serba enak, ya. Hehe..

Nah, waktu kemarin ke Yogya, kita liburan apa adanya. Sesuai budget yang ada. Agak pas-pasan, tapi bahagia!

Dari perjalanan ke Yogya kemarin, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga dalam merencanakan liburan dengan balita. Oleh karena itu, tahun ini persiapan harus lebih matang supaya liburannya bisa lebih membahagiakan daripada tahun kemarin! Yihaa..

Tahun ini, pengin banget pergi ke tempat yang saya belum kunjungi, karena kata Dalai Lama:
“Once a year go someplace you’ve never been before.”

Dan destinasi yang terpilih adalah.. Dieng! Asyik, ya?

Sumber: hipwee.com

Mengapa Dieng? Sedikitnya ada dua alasan mengapa Dieng menjadi destinasi liburan asyik dan berfaedah untuk keluarga. Yang pertama, karena Dieng memiliki banyak wisata alam yang memungkinkan anak bisa bermain di ruang terbuka dan mengamati ciptaanNya yang sangat indah. Kedua, Dieng memiliki budaya dan tradisi yang masih sangat terjaga sehingga anak bisa mendapatkan banyak pelajaran budaya dan mengenal tradisi di baru selama liburan. Berfaedah, bukan?

Candi Arjuna, Dieng
Sumber:jogjasewamobil.com

Dieng Waterpark
Sumber: ajakanak.com

Tapi, oh, tapi.. Karena saya pergi dengan balita, jadi ada beberapa hal yang perlu diatur, seperti misalnya nggak usah ke puncak Sikunir karena saya nggak sanggup kalau mendaki di kegelapan sambil menggendong Kakang yang beratnya 14 kg dan bekal makanannya yang buanyak buanget itu. Wkwkwk..

Penginnya mah ke sini, gengs. Wkwk..
Sumber: trivindo.com

Nah, kali ini saya akan berbagi sedikit tips merencanakan liburan dengan balita ke Dieng agar liburan menjadi super menyenangkan:

1. Pastikan destinasi yang kita pilih ramah balita dan memiliki objek yang bisa dijadikan bahan pembelajaran

Fokus terpenting saat membawa balita liburan adalah menentukan destinasi yang ramah balita. Mungkin ada banyak ya kriteria ‘ramah’ di sini dan kriteria menurut saya adalah memiliki space yang luas untuk berlarian dan mengeksplorasi (tau sendiri kan ya kalau balita itu suka banget ke sana kemari), dapat dijangkau dengan mudah dengan alat transportasi (artinya nggak usah berjalan berkilo-kilo meter), tersedia banyak pilihan kuliner (ada balita gampang lapar soalnya, wkwk) dan at least but the most important: punya sesuatu yang bisa dijadikan bahan pembelajaran.

Telaga Warna Dieng
Sumber: trivindo.com

Misalnya, Telaga Warna bisa dipilih menjadi salah satu destinasi wisata karena menawarkan hamparan ruang terbuka yang bisa dieksplorasi anak, mudah diakses dan dapat dijadikan bahan pembelajaran terkait bagaimana telaga dibentuk, apa yang menyebabkannya terlihat berwarna-warni dan banyak lagi.

2. Cukup tentukan 1-2 destinasi per hari agar balita tak merasa kelelahan

Mengingat stamina balita sangat jauh berbeda dengan kita, pastinya keluarga harus membatasi destinasi wisata per harinya agar tetap bisa dinikmati oleh balita. Jangan khawatir jika liburannya jadi membosankan, karena selalu ada banyak hal untuk dieksplorasi bersama si kecil.

3. Pastikan perbekalan tercukupi

Makanan, minuman, pakaian ganti, popok/dalaman, baju hangat adalah beberapa perbekalan yang wajib ada di ransel emak. Hehe.. Dengan memastikan perbekalan tercukupi, minimal kita sudah mengusahakan liburan yang aman dan menyenangkan bagi si kecil.

4. Pilih tempat menginap yang ramah balita

Sederhana saja sih, beberapa kriteria penginapan ramah balita adalah bersih, resik, airnya lancar (sepele tapi penting), dekat dengan sumber makanan dan jajanan, (agak) sepi. Kenapa harus agak sepi? Yaa supaya si kecil nggak tiba-tiba terbangun di tengah malam karena tetangga kamarnya memasang musik dar der dor. Hihi..

5. Booking pesawat dan hotel sekaligus

Jadi, ketika merencakan liburan ke Dieng, saya sempat searching tiket pesawat dan hotel yang kami butuhkan. Awalnya, saya mencari dengan cara terpisah. Searching tiket pesawat lalu searching hotel. Hasilnya kayak gini:

Ini adalah screen shoot hasil pencarian saya untuk tiket pergi pulang yang saya lakukan di salah satu website penyedia tiket transportasi dan hotel. Oke, kita catat dulu nominalnya, ya..

Saya menemukan homestay yang terlihat dari fotonya cukup bersih dan nyaman seharga Rp. 230.000 permalam. Karena kami akan menginap dua malam, biaya menginap diperkirakan Rp. 460.000 (minimal).

Total yang dibutuhkan untuk tiket pesawat dan hotel adalah Rp. 11.954.800. Wah, lebih dari Rp. 10 juta? Hmm..

Lalu, insting emak-emak hemat pangkal kaya mengatakan bahwa saya harus mencari opsi kedua. Siapa tahu di website lain lebih murah kan, ya? Lumayan bisa hemat. Penghematannya bisa buat jajan-jajan si balita juga, kan?

Jadi, saya pun membuka Traveloka dan di menunya saya melihat ada opsi Paket Pesawat Hotel Traveloka. “Wah, kayaknya lebih cepat pakai ini kali, ya!” pikir saya. cobain, ah!


Kali ini saya akan mencoba menu ‘Flight + Hotel’ dari Traveloka!

Setelah beberapa kali memesan tiket pesawat atau kereta di Traveloka, ini adalah kali pertama saya mencoba fasilitas booking tiket pesawat dan hotel dalam satu klik ini.

Dan ternyata, jreng.. jreng.. Kok harganya bisa jadi jauh lebih hemat dari website sebelah, ya?

Kita bisa melihat berapa biaya yang dibutuhkan perorangnya.

Dengan membooking tiket pesawat dan hotel, saya mendapatkan totalan sebesar Rp. 9.294.904.

Waaahh, sungguh bahagia!

Kita bisa hemat berapa, tuh? *buka kalkulator*
Kira-kira…                                                                           

Rp. 2.659.869!!!
Lumayan banget, kan??

Dengan mencoba fitur terbaru Traveloka ini, saya jadi bisa menghemat buanyak! Dengan memesan paket pesawat dan hotel secara bersamaan, ternyata hasilnya lebih hemat dibandingkan dengan terpisah. Kita bisa menghemat sampai 20% tanpa kode promo apapun! Nggak usah nunggu Harbolnas lagi ya untuk liburan hemat. Hihi..

Nah, nominal segitu jadi bisa kita alokasikan untuk keperluan lainnya. Secara kalau liburan dengan balita kan biaya yang dibutuhkan bisa lebih besar dibandingkan backpackeran ketika gadis dulu. Hihi..

Selain lebih hemat, bagi ibu rumah tangga yang jadwalnya super ketat (gayaaa, wkwk), memesan tiket dan hotel secara bersamaan ini sangat mudah dan saving time banget! Belum lagi Traveloka pun memiliki berbagai metode pembayaran yang bikin betah dan selalu menjadikan Traveloka sahabat terbaik untuk travelling.

Nah, sekian beberapa tips merencanakan liburan dengan balita agar liburan aman, nyaman dan ternyata hemat juga! Ah, iya dong! Hemat jadi salah satu faktor penting untuk menunjang kebahagiaan liburan dan pascaliburan. Hehe..

Semoga liburan dengan si balita nanti bisa menjadi pengalaman dan ajak belajar yang berharga bagi keluarga! Aamiin..

Jadi, jangan lupa untuk mencoba fitur ‘pesan tiket dan hotel’-nya Traveloka dan dapatkan sejuta manfaatnya, ya!

Salam sayang,
-Si Ibu Jerapah-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Menambah Followers Onlineshop di Instagram

Bermain di Kid's Land Paris Van Java Mall Bandung

Haid saat Ramadhan? Yuk Lakukan 10 Amalan ini