Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Ketika Dunia Berputar Mengelilingi Kamu

Gambar
Assalamualaikum w.w.

Hola Halo!

Fix! Buku Fitrah Based Education (FBE) menjadi buku parenting dan pendidikan anak yang nggak pernah bosan saya baca. Buku tebal ini selalu mudah saya raih, karena dia selalu ada di mana-mana. Kadang di ruang tamu, di ruang televisi, kamar atau di meja makan. Hihi..
Ratusan artikel yang ditulis oleh pakar yang mumpuni di bidangnya membuat kita nggak pernah bosan untuk membaca ulang buku ini. Dan setiap membaca ulang, selalu pula saya mendapatkan ibroh baru dari apa yang baca. Karena anak-anak selalu berkembang, maka nggak salah kalau apa yang tadinya kita pikir, "Ah, ini mah belum saya alami!", menjadi, "Nah, sekarang nih si Kakang lagi begini, nih!". Yups, parenting itu dinamis, nggak gitu-gitu aja! Seru!
Kemarin, saya membaca salah satu artikel yang ditulis oleh Ustaz Aad (Adriano Rusfi) yang berjudul PAU atau SAUD? Artikel ini menyuarakan kegalauan emak-emak seperti saya yang belum menyekolahkan anaknya di usia 4 tahun dan masih me…

Menulis untuk Berdaya

Gambar
Tanpa saya sadari, hidup saya tak pernah jauh-jauh dari aktivitas menulis. Seingat saya, sejak SD saya suka sekali menulis. Sekitar kelas 3 atau 4 SD, saya sudah menjadi writerpreneur dengan menjual cerpen saya pada teman-teman. Lumayan, satu cerita dibanderol Rp100,00 yang kalau dikumpulkan bisa dipakai untuk membeli pensil refill nan imut atau semangkuk bakso. Hehe..
Di SMP, saya berjodoh dengan seorang guru Bahasa Indonesia yang metode pengajarannya tak pernah saya lupakan sampai saat ini, sungguh-sungguh berkesan. Di kelas 2 SMP, beliau meminta kami untuk menulis jurnal harian yang wajib ditulis setiap hari dan akan dikumpulkan setiap mata pelajaran beliau. Mau tak mau kami harus rajin menulis.
Saya yang sejak SD sudah memiliki diary pun rasanya tidak dibikin susah oleh tugas ini. Yang ada malah senang, karena kegiatan favorit saya terfasilitasi. Selain itu, beliau juga meminta kami membaca sebanyak-banyak buku dan membuat resumenya di buku khusus. Kedua buku ini, buku jurnal haria…

Amalan Bisa Hangus Gara-Gara Status?

Gambar
Assalamualaikum w.w.
Hari ketiga Ramadhan kami putuskan untuk mengunjungi dan menjaga Mak Uu di rumah Mang Into. Cukup berjalan kaki selama 10 menit dan sampailah kami ke sana. Maklum, rumahnya masih satu kompleks, bahkan satu masjid. Hoho..
Berhubung hari Sabtu dan semua anak di sana sedang libur, jadi lumayan deh bisa me time sebentarn karena Kakang bisa main dengan kakak-kakak sepupunya. Alhamdulillah.. Daaan, me time favorit kalau ke sana adalah.. baca buku! Hehe.. :)
Kebetulan koleksi buku agama Ayah (Mang Into) lumayan bagus-bagus, sampai-sampai saya rutin meminjam buku sebulan sekali. Nah, kali ini saya menemukan buku dengan judul yang sangat menyentil: Amalan Hangus Gara-Gara Status. Buku ini ditulis oleh tim @Nashihatku dan digambar oleh Aobi Adja.
Buku ini mengingatkan saya pada buku-buku terbitan Billionaire Storenya Kang Dewa, yaitu hard cover, font tulisan berukuran besar dan penuh ilustrasi. Tambahannya, buku ini ditampilkan dengan full color! Masya Allah, bagus banget!…

Ramadhan 2018 Project!

Gambar
Assalamualaikum w.w.
Hola Halo!
Waaah, alhamdulillah, rasanya bahagiaaaaa sekali bisa disampaikan Allah pada bulan yang sangat sangat istimewa untuk umat Muslim: bulan Ramadhan. Alhamdulillah..
Ramadhan ini menjadi Ramadhan keempat untuk Kakang. Huhuy..
Setiap Ramadhan pasti bikin target dong, ya? Kalau yang sudah-sudah, saya pernah bikin target khatam Alquran, yang mana sudah sangat standar, dan tahun lalu saya menargetkan untuk membaca habis buku Fitrah Based Education. Yah, pokoknya nggak ada yang spesial lah, ya..
Nah, tahun ini apakah ada yang berubah? Wkwk..
Ada, dong! Insya Allah saya punya target yang lebih fokus lagi dan bikin semacam family project (fampro) karena terinspirasi dari buku Kepingan Cinta Ramadan-nya Ibu Profesional Bandung.
Jadi, personal project saya adalah: Belajar sabar, nggak boleh marah-marah! Haha, ini pasti susah, tapi pasti bisa!!!!Puasa medsos (bye Instagram dan Facebook)Membaca daftar buku yang sudah disiapkan sebelum RamadhanLebih banyak menulisRajin…

Sedekah vs Asuransi

Gambar
Assalamualaikum w.w.

Hola Halo!

Jujur deh, saya jaraaaang banget menulis opini tentang sesuatu, tapi untuk yang satu ini entah mengapa gatel banget ingin berkomentar. Well, lebih tepatnya meluruskan. Kenapa nggak langsung bicara dengan orangnya? Pertama, karena saya nggak kenal-kenal banget. Malu, sis. Hehe.. Kedua, karena rasanya lebih nyaman untuk beropini di blog saya sendiri yang notabene memang wilayah kekuasaan saya. Bebaaas mau nulis apa aja, hehe..
Jadi, mau meluruskan tentang apa, sih? Sebentar, cerita sedikit, ya..
Tadi pagi, ketika saya sedang membaca status Whatsapp, ada status seorang kenalan yang berhasil mencuri fokus saya. Mata saya terpaku dengan status beliau yang menurut saya cukup menohok. Status itu berisi kegelisahan beliau karena bertemu dengan seseorang yang lebih memilih bersedekah dibandingkan memiliki asuransi.
Katanya, apakah mungkin orang-orang yang diberi sedekah akan membayarkan biaya ketika orang tersebut sakit? Katanya, apakah pernah terjadi uang turu…

Memperkenalkan Palestina pada Anak melalui Aksi Damai 115

Gambar
Assalamualaikum w.w.
Rasulullah Saw. pernah bersabda bahwa kita, umat Muslim, harus berkunjung ke Palestina dan bagi yang tidak mampu, kita bisa bersedekah untuk minyak yang menerangi Baitul Maqdis. Lalu, jika itu pun tidak mampu kita lakukan, apa lagi yang bisa kita perbuat untuk Al Aqsa?
Eh, sebentar, kenapa sih Palestina begitu spesial sampai harus dibela kemerdekaannya? 
Bagi saya, rasa penasaran ini muncul sejak menjadi mahasiswa tingkat 3. Saat itu, dunia diramaikan dengan aksi pembantaian yang dilakukan Israel di Jalur Gaza, Palestina. Dari sanalah saya penasaran, memangnya ada apa sih di sana? Dan mengapa kita umat Muslim harus riweuh mengurusi saudara yang sedang berjuang di sana?
Pencarian saya saat itu berkisar di internet: Wikipedia dan berbagai artikel tentang Palestina. Dan masya Allah, ternyata artikel-artikel tersebut cukup membuka mata saya bahwa kita sebagai umat Muslim memang berkewajiban untuk membela saudara-saudara di Palestina, terutama kemerdekaan Baitul Maqdi…

Nostalgia bersama Nh. Dini dalam Janda Muda

Gambar
Assalamualaikum w.w.
Hola Halo!

Nostalgia detected!!! Postingan ini akan mengandung cerita jadul yang mungkin membosankan untuk dibaca, tapi tidak untuk saya. Hehe.. :)
Sapuan jemari saya di deretan buku pada lorong 'Sastra dan Bahasa' terhenti saat melihat nama penulis wanita favorit saya: Nh. Dini. Bagi pembaca sastra, nama beliau bukanlah nama yang asing lagi, ya. Apalagi untuk generasi 90-an seperti saya yang dulunya mungkin tumbuh remaja dengan karya-karya beliau. Atau, malah baru dengar? XD
Saya berkenalan dengan karya-karya sastra Indonesia di lemari-barang-tak-terpakai-tapi-entah-mengapa-tak-kunjung-dibuang di rumah Oma. Di sana saya menemukan dua buah buku sastra Indonesia lama yang saya lupa judulnya. Saking lamanya, salah satu dari buku tersebut masih menggunakan ejaan jadoel jang ditoelis seperti ini. Asli, siwer banget dulu bacanya! Haha..
Ternyata itulah titik awal saya menyukai sastra. Dari sana, saya mencoba mencari buku-buku sastra di perpustakaan sekolah. Sa…