Dia Ada Di Mana-mana, Sebuah Review Buku karya Quraish Shihab


Assalamualaikum w.w.

Saya pernah membaca –tapi lupa entah di mana- wejangan seperti ini, “Banyak-banyaklah membaca, maka kau akan semakin tahu siapa dirimu. Banyak-banyaklah membaca, maka kau akan semakin mengenal siapa Tuhanmu.”

Ketika pertama kali mendengar nasehat ini, hal pertama yang terlintas di pikiran saya adalah, “Apa hubungannya membaca dengan mengenal diri sendiri? Apalagi sampai mengenal Allah?”. Lalu pertanyaan ini akhirnya terjawab beberapa bulan belakangan ini melalui perantara buku-buku -yang dengan caranya- bisa membuat saya lebih memahami siapa manusia, untuk apa ia dikirim ke dunia dan membuat saya ‘merasakan’ bahwa Allah itu ada di setiap hal yang terjadi di sekitar kita (dan di dalam diri kita).

Buku ‘Dia Di Mana-mana: “Tangan” Tuhan di Balik Setiap Fenomena' yang ditulis oleh Bapak M. Quraish Shihab semakin membuktikan bahwa nasehat di atas adalah benar adanya. Melalui penuturannya yang sederhana, Pak Quraish Shihab telah berhasil menyinergikan ilmu sains dan kalam Allah menjadi tulisan-tulisan yang mampu membuka mata kita, bahwa ternyata Allah itu memang ada di mana-mana.

Penulis memulai penjelasan dari hal yang paling jauh yang bisa dicapai oleh manusia: alam semesta. Bagaimana ternyata bintang-bintang, matahari, bumi, bulan, cahaya, gelap dan siang malam diciptakan bukan hanya kebetulan semata. Lalu, penulis membahas tentang kehadiran Allah melalui alam di bumi, melalui gunung, laut, sungai, air, angin hujan, api dan musim yang berganti. 

Setelah dibuat takjub akan berbagai penjelasan mengenai alam semesta, kemudian penulis mengajak kita untuk menyelami diri kita. Penulis membawa kita kepada hal-hal yang berhubungan dengan diri yang selama ini tidak pernah kita sadari bahwa hal-hal tersebut sangat menakjubkan: jantung, otak, akal, kecerdasan, ingatan, DNA, perempuan dan lelaki, kelahiran anak, ASI (bagian yang paling saya suka!), firasat, wajah, mimpi, tidur, bernafas, lidah, berbicara, menulis, membaca (dikaji dalam 2 bab yang berbeda), kitab dan pakaian. Masya Allah. Hal-hal yang selama ini melekat pada kita, yang selama ini kita anggap sebagai hal-hal yang ‘biasa saja’, ternyata mengandung bukti adanya Allah.

Ah, sungguh terlalu sombong jika kita merasa jumawa di dunia ini. Sungguh terlalu angkuh jika kita merasa hebat atas pencapaian-pencapaian yang kita peroleh, karena ternyata semua itu milik Allah, tidak akan terjadi jika tanpa kuasanya. La Haula Wala Quwwata Illa Billah..

Dan sungguh merugi bagi kita yang masih meragukan keberadaanNya, padahal Ia ada di mana-mana. Jika kita mau sedikit saja menggunakan akal kita untuk memikirkan fenomena-fenomena yang terjadi pada diri dan sekeliling kita, niscaya akan kita temukan bahwa Allah itu ada dan lebih dekat daripada urat nadi kita. 

Penjelasan berlanjut pada berbagai jenis binatang, tumbuh-tumbuhan, timbangan, lalu lintas (bahkan lalu lintas pun bisa mengingatkan kita tentang keagungan Allah!), rezeki dan aneka makhluk Allah lainnya. Masya Allah..

Mari kita simak salah satu bagian dari penjelasan mengenai burung di bawah ini:
“Melalui burung, Nabi Muhammad Saw. Membimbing kita menarik pelajaran dalam perolehan rezeki dan penyerahan diri kepada Allah Swt. Rasul bersabda: ‘Seandainya kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal, maka pasti Allah menganugerahi kamu rezeki, sebagaimana menganugerahi burung. Dia keluar di pagi hari dalam keadaan lapar, dan kembali di siang hari dalam keadaan kenyang.’(HR. at-Tirmidzi melalu Ibn ‘Umar)”

Masya Allah, ternyata burung pun ‘dititipi’ Allah pelajaran bagi manusia yang mau menarik pelajaran. Dan ini baru satu saja penjelasan tentang burung, belum lagi tentang kebiasaannya bermigrasi, berkelompok, tentang mekanisme sayap yang membuatnya tidak jatuh ketika di udara, dan lain-lain.

Bayangkan, betapa banyak pelajaran yang bisa kita dapatkan dari buku ini. Saya sendiri mengibaratkan buku ini sebagai ‘cara cepat’ bagi orang-orang yang -kalau boleh dibilang- malas memikirkan ayat-ayat kuniyah Allah. Buku yang disusun begitu apik dan detail ini bisa memberikan pengalaman baru dalam melihat berbagai fenomena alam. Dari yang biasanya hanya menganggap bahwa segala sesuatu itu memang sudah diciptakan secara kebetulan, menjadi, “Ternyata di dalam segala fenomena, ada DIA di mana-mana.”

Baca, yuk! Bagus banget lho bukunya!

Oh iya, buku ini saya foto ketika menunggu Levi menjalani terapi di Klinik Tumbuh Kembang Hermina Arcamanik. Setiap datang ke sana, setiap itu pula rasa sabar dan syukur saya seperti ‘dicharge’ oleh Allah. Betapa tidak, melihat anak-anak yang memiliki ‘kelebihan’ dan orangtua-orangtua yang sungguh sangat sabar dan tangguh, saya seperti ditegur oleh Allah karena apa yang saya alami ternyata hanya sepersekian persen dari apa yang mereka jalani. Huhu..

Bagi saya, selalu ada sesuatu yang menyapa dan mengingatkan saya saat ada di sana. Selalu ada tamparan keras ketika melihat ibu-ibu yang sedang menggendong anak-anak hebat mereka, mengingatkan saya untuk belajar lebih mensyukuri apa yang saya miliki. Ternyata, di sana pun ada Allah.. :(

Salam sayang,
-Si Ibu Jerapah-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Menambah Followers Onlineshop di Instagram

Bermain di Kid's Land Paris Van Java Mall Bandung

Mengenal dan Mengembangkan Bakat Anak