Penyelamat Pulsa Para Pejuang LDR


Assalamualaikum w.w.

Hola Halo!

Sebagai pejuang LDR (kami di Bandung, Engking di Kalimantan dan baby Levi di Buah Batu), kami seringkali intim dengan smartphone. Misalnya, setiap saat Enin selalu memegang handphone karena menunggu kabar dari Engking. Ditambah lagi Ahza yang sekarang sering kangen sama Engking atau ingin ngobrol dengan baby Levi. 

Setiap awal bulan, saya selalu berhadapan di dua pilihan yang dua-duanya saya butuhkan. Pulsa atau buku? Pulsa karena dibutuhkan untuk berkomunikasi dengan keluarga, buku karena I can’t live without it.

Memang, sebenarnya ada anggaran khusus untuk dua hal ini, tapi yang jadi bikin galau, karena kadang saya membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk belanja buku dan ditambah lagi saya memiliki dua nomor dengan provider berbeda. Wahahaha.. Karena berbeda manfaat, jadilah mau tak mau saya harus mengisi kedua nomor tersebut sehingga biaya pulsa jadi membengkak. Sering sedih juga karena anggaran belanja buku jadi berkurang, tapi apa boleh buat, kan?


Akhirnya, saya menemukan ide cemerlang (aha!) untuk meminimalisir biaya pulsa. Nomor pertama, yang merupakan nomor bawaan smartphone, hanya saya isi dengan kuota. Nomor ini juga sudah memiliki jaringan 4G yang membuat kecepatan internetnya lebih cepat dibandingkan nomor yang kedua. Untuk nomor kedua, saya hanya mengisinya dengan pulsa secukupnya. Pulsa ini nantinya bisa digunakan untuk melakukan transaksi perbankan via smartphone, menelepon atau mengirim SMS.
Nah, ada yang lebih asyik lagi, nih! Setelah Whatsapp bisa melakukan panggilan berupa voice dan video call, pulsa di nomor kedua bisa semakin dihemat, hihihi.. Telepon bisa diganti dengan voice call di Whatsapp atau bisa menggunakan video call untuk Ahza dan Engkingnya di Kalimantan.

Tapi, walaupun bisa menghemat pulsa regular, aplikasi voice call di Whatsapp ini punya sedikit kendala, yaitu:
  • Kualitas suara bergantung pada kualitas dan kuantitas sinyal. Semakin oke sinyal, semakin bening suaranya. Semakin butut sinyalnya, yaa gitu deh..
  • Jika pada telepon regular, ketika smartphone mati otomatis nggak akan nada nada sambung, langsung tuut tuut tuut yang panjang. Nah, lain halnya dengan voice call di Whatsapp. Walaupun smartphone mati atau nggak ada kuota, nada sambung akan tetap ada dan bisa menimbulkan perasaan su’udzon pada si penelepon, “Ih, kok nggak diangkat-angkat sih?”, “Nyambung tapi kok nggak diangkat sih”, dan banyak lagi. Eh, beneran lho, ini kisah nyata yang selalu kejadian di rumah. Wahaha..


Tapi tetep ya, walaupun ada kendala, kami serumah tetap cinta Whatsapp, apalagi karena kita bisa video call dengan Engking yang jauh di Kalimantan atau dengan baby Levi yang tinggal sekitar lima kilometer dari rumah kami. Setiap pagi, siang, malam, rasanya nggak pernah absen dengan ritual say hello melalui video call. Ah, rasanya teknologi memang mendekatkan yang jauh ya.. Dan semoga nggak menjauhkan yang dekat, aamiin..

Setelah ada fitur voice dan video call di Whatsapp, kerasa banget kalau pulsa regular saya bisa lebih hemat dan akhirnya bisa memperkecil anggaran untuk beli pulsa. Ujung-ujungnya, bisa menambah anggaran belanja buku saya dan Ahza. Ahahahaha..

Bicara pulsa, sekarang mah ada perbedaan antara beli pulsa dan kuota, ya kan? Kalau waktu dulu, beli pulsa ya beli pulsa aja. Kuotanya tinggal dipaketin dengan menekan nomor telepon tertentu atau mengaksesnya di *123# (kalau XL). Beda lagi dengan jaman now. Beli pulsa dan kuota bisa dibedakan. Kalau memang hanya butuh kuota, kita bisa langsung membeli kuota sebesar yang kita inginkan. Dari mulai ratusan mega sampai belasan giga.

Sayangnya, untuk saya yang sering membeli pulsa via internet banking, jadi agak sedih juga karena belum ada menu kuota di internet banking. Pilihannya hanya ada nominal pulsa mulai dari Rp. 25.000 hingga ratusan ribu. Hiks..

Sampai akhirnya saya baru nyadar, ternyata di Matahari Mall juga ada menu pembayaran digital lho. Kita bisa beli pulsa, bayar listrik, PDAM hingga BPJS via Matahari Mall. Dan serunya lagi, saya bisa beli kuota yang saya butuhkan di Matahari Mall. Pilihannya lengkap banget, mungkin lebih lengkap dibandingkan counter pulsa di dekat rumah. Hehehe..

Nah, sekian cerita saya tentang bagaimana menghemat pulsa para pejuang LDR dengan fitur Whatsapp. Ada cara lain nggak sih yang pernah teman-teman coba? Share sama saya dong dong. Hehe..

Salam sayang,
-Si Ibu Jerapah-

Comments

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat! :)

Popular Posts