Mendidik Anak ala Hayat School dan Bapak Gojek


Assalamualaikum w.w.

Hola Halo!

Berita penting! Penting banget!
Akhirnya saya menemukan sekolah yang paling mendekati dengan Tomoe, sekolahnya Totto Chan yang imoetz banget itu! Wuhuuu! Dan sekolahnya masih bisa dijangkau dari rumah Ahza, tepatnya di sekitar Alun-Alun Ujungberung. Mayan jauh sih sebenarnya hehehe..

Jadi, hari ini saya diundang Bu Sri, kepala sekolah Hayat School, untuk sharing seputar blogging dengan anak-anak SMP dan SMA di Hayat School. Awalnya saya pikir saya akan bertemu dengan anak-anak berseragam rapi, duduk tenang di bangku masing-masing di ruang kelas seperti halnya di sekolah pada umumnya. Ternyata? Wow.. Lebih keren dari itu dong! :)

Sebelumnya saya sudah sering membaca cerita Bu Sri tentang Hayat School dan anak-anak di sana melalui status-status beliau di Facebook atau postingan di Instagram. Tapi, tetap saja saya kaget ketika melihat langsung kondisi belajar mengajar di sana.

Begitu sampai di Hayat School yang beralamat di Jalan Cikoang, Cigending, Ujungberung, Bandung, saya langsung kebingungan, "Ini masuknya dari mana ya? Pintunya di mana?" Lol. Saat itu hanya terdengar suara anak-anak sedang berbicara tanpa terlihat wujudnya. Ternyata, suara yang saya dengar berasal dari samping bangunan menyerupai rumah yang merupakan "gedung" sekolah Hayat School.

Saat itu, anak-anak ada yang sedang asyik mengisi lembar kerja, ada yang sedang bermain dengan temannya, bermain ban, bermain petak umpet dan lain-lain. Semua dilakukan di area luar "gedung" sekolah. Seru sekali!

Kemudian saya disambut oleh Bu Sri yang selama ini hanya bertemu via Whatsapp. Ternyata Bu Sri adalah sosok yang ramaaaah, seru dan baiiiik sekali. Dari perbincangan bersama Bu Sri, saya banyak mendapatkan insight-insight yang beberapa kali berhasil menohok saya.

Ngobrol dengan Bu Sri seperti mengonfirmasi apa-apa yang selama ini hanya ada di pikiran saya langsung kepada ahlinya. Kegelisahan-kegelisahan saya akan sistem pendidikan seperti diterjemahkan langsung oleh Bu Sri. Waduh, pokoknya seru banget ngobrol dengan beliau, waktu pun sampai berlalu begitu cepat. Hihi..

Kalau dirunut, selama beberapa bulan terakhir ini kayaknya saya selalu dapat 'aha' moment tentang pendidikan anak deh. Dimulai sejak bulan Ramadhan ketika saya memutuskan untuk fokus membaca buku Fitrah based Educationnya Ust. Harry Santosa, mengikuti matrikulasi IIP dan mengerjakan 9 NHW, membaca buku Talents Mappingnya Abah Rama dan Orangtuanya Manusia karya Munif Chatib, dan puncaknya ketika mengunjungi Hayat School. Pikiran yang terlintas di benak saya, "Kok nyambung terus yaa..". Seakan-akan Sang Pembuat Skenario sedang berusaha berpesan pada saya, tapi saya belum menangkap pesan lengkapnya, maklum suka lemot.. -.-

Dari Bu Sri saya belajar, ternyata ada sistem pendidikan berbasis fitrah manusia. Bagaimana membuat anak-anak memiliki fisik yang baik, jiwa yang utuh, kepribadian yang baik, hingga ujungnya bisa paham apa sebenarnya yang menjadi tujuan penciptaan mereka.

Mempersiapkan anak-anak tangguh yang mampu bertahan di tengah kehidupan, anak-anak mandiri dan berkarakteristik. Dan menjadikan kegiatan belajar menjadi seasyik bermain!

Pembelajaran hari ini nggak berhenti ketika saya pamit dari Hayat School, tapi berlanjut selama perjalanan Ujungberung-Cijagra Elok. Kali ini guru saya adalah Bapak Gojek.

Bapak bercerita tentang ketiga anak perempuannya yang masing-masing memiliki karakter yang berbeda satu sama lain. Anak pertama baru saja lulus dari Fikom Unpad dan tahun depan akan berangkat ke Australia untuk melanjutkan studi S2 dengan beasiswa LPDP. Si sulung yang jago Bahasa Inggris ini rupanya sosok anak berprestasi yang punya bakat di bidang akademis.

"Saya juga punya anak kembar, yang kedua dan ketiga", lanjut si Bapak. Si anak kedua, tergila-gila dengan tari Korea. Setiap saat dapat dipastikan dia sedang berlatih tari Korea di kamarnya. Rambutnya dicat merah, senang berpakaian mini-mini dan setiap weekend rajin berkumpul dengan teman-teman sehobi. Tapi jangan salah, si anak tengah ini juga beberapa kali naik panggung untuk menari ala Korea dengan teman-temannya. Wow, menurut saya, si anak yang katanya punya nilai akademis pas-pasan ini punya bakat di area gerak tubuhnya. Keren, kan?

Lain lagi dengan si bungsu. Si bungsu lebih memilih mengabdikan dirinya di ekskul Palang Merah Remaja (PMR). Setelah ia menjadi juara 1 perlombaan di PMI, ia pun didapuk menjadi pelatih tim PMR di SMPnya. Sekarang, si bungsu yang sudah SMA ini menghabiskan weekend dengan melatih junior-juniornya. Waaah, anak ini punya bakat lain lagi ya dari kakak-kakaknya.

Ternyata benar ya, setiap anak itu unik, punya fitrahnya masing-masing. Kalau setiap anak berbeda, kenapa kita harus menyamaratakan cara mendidiknya? Kenapa kita harus memaksakan mereka menjadi apa yang kita mau atau dunia mau?

Bapak Gojek mengajarkan bahwa setiap anak itu punya sifat yang berbeda-beda, pun dengan bakatnya masing-masing. Orangtua hanya bisa memberikan dukungan sebatas kemampuan mereka dan mengingatkan anak-anak ketika mereka dirasa mulai menyimpang. Inilah yang dinamakan fasilitator. Uwah, Bapaknya keren!

Yup, belajar itu bisa dari siapa saja dan di mana saja. Semua orang bisa jadi guru, semua orang bisa jadi murid. Tinggal bagaimana kita membuka mata, hati, telinga, kayak lagunya Maliq & d'essential yaa haha..

Hari ini saya belajar, setiap anak itu istimewa. Dan mampukah kita membuat keistimewaan itu tumbuh berkembang, atau justru mematikannya? That's our choice!

Terimakasih Bu Sri, terimakasih Bapak Gojek..
Semoga saya bisa menjadi ibu dan fasilitator terbaik untuk anak (-anak) saya. Aamiin.. :)

Salam sayang,
-Si Ibu Jerapah-

Comments

  1. Waaah~ Kak Des, udah langsung up aja nih wkwk. Makasih banget ya ilmu-ilmunya kemarin \(^0^)/ Kunjungin balik dong, Kak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiaaah, saybah udah di sini aja wahahaha :D
      sami2 neng.. :)

      Delete
  2. Setuju banget, mba. Belajar itu bisa darimana saja oleh siapa saja. Asalkan ilmu belajar yang diberikan bagus untuk dunia akhirat ya mba :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat! :)

Popular Posts