Cerita Laptop dan Tips Menjaga Keamanan Laptop


Assalamu'alaikum wr.wb.

Halohola!

Bulan April 2017 lalu meninggalkan kesan nano-nano. Didominasi keseruan, tapi juga ada sedihnya. Yup, namanya juga hidup harus seimbang, toh? :)

Cerita sedih di bulan April terjadi di tanggal 20. Malam itu saya baru sampai di rumah setelah seharian mengikuti Training for Trainer Duta Cerita yang diadakan oleh Habibie Center. Waktu itu badan agak lelah karena seharian beraktivitas plus jalan raya dalam keadaan macet di perjalanan pulang.

Sesampainya di dalam rumah, Enin menyambut dengan senyum manis. Saya langsung curiga karena biasanya Enin cueknya tingkat dewa. Haha..


"Cie, maafin Mama, ya..", bisiknya membuat saya semakin curiga.
"Kenapa, Ma?"
"Hmm.. Itu, mm.. laptopnya jatuh sama Mama.."
"Ooh, jatuh doang kan? Sama Ahza juga sering jatuh kok. Nggak apa-apa.."
"Tapi laptopnya ru.. sak..", kata Enin mulai terbata-bata.
"Rusaknya gimana?", masih tenang karena laptopnya memang sering bermasalah. Lol.
"Ru.. sak.. ba.. nget.."
"Mana, sih? Coba liat.."
"Ini..", sambil menunjuk seonggok (bekas) laptop.

Iya. Seonggok. Karena rupanya sudah tidak seperti laptop pada umumnya. Patah, penyok, pecah, hancur, entah bagaimana menyebutnya.

Pokoknya seperti inilah penampakannya:



Ah, hancur hati saya. Laptop kesayangan. Hancur berkeping-keping. Saya yang awam saja sudah nggak kepikiran kalau laptop ini akan bisa diperbaiki. Lemas.

Mungkin saya bukan penulis buku, novel atau apapun itu. Tidak juga bisa menulis hal-hal yang keren dan membuat decak kagum. Tapi untuk saya, menulis itu adalah terapi. Salah satu cara saya untuk melepaskan energi negatif. Yang menjaga saya agar tetap waras sampai hari ini.

Jika untuk bepergian perlu kendaraan, maka laptop adalah kendaraan saya untuk menulis. Dan malam itu, saya patah hati karena laptop saya hancur total. Belum lagi saya teringat kalau semua file foto Ahza sejak lahir ada di sana dan belum di-back up. Ah.. :'(

Tapi ya sudah, mau apa lagi? Apalagi yang menjatuhkan Enin. Mana bisa marah? Hanya bisa tertawa. Hihi..

Jadi, mau beli laptop lagi? Hmm.. Pengennya sih begitu, supaya saya punya kendaraan lagi. Menulis di handphone bisa saja. Tapi, dua jempol tidak sama dengan sepuluh jari. Jauh berbeda.

Kalau, kalau, kalaaauuu.. Saya punya rezeki untuk membeli laptop baru, rasanya pengen banget punya Macbook Air. Mengapa Macbook Air? Yaa tahu sendiri kan spesifikasi dan kinerjanya yang juara? Dan lagi, Macbook Air di Matahari Mall sedang diskon sampai 50% plus plus. Ya Allah, mudahkanlah hamba memilikinya. Aamiin.. :)


Nah, belajar dari pengalaman laptop hancur ini, saya ingin berbagi beberapa tips untuk menjaga keamanan laptop ala Ibu Jerapah. Semoga bermanfaat, ya! :)

Tips Menjaga Keamanan Laptop


1. Selalu rapikan laptop setelah pemakaian

Pada umumnya, laptop dilengkapi dengan charger dan mouse. Pastikan laptop dan teman-temannya selalu dirapikan setelah kita selesai memakainya. Tutup laptop sampai benar-benar dalam keadaan menutup. Hal ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan ketika laptop tidak terpakai. Kerusakan laptop saya yang fatal diduga diakibatkan karena terjatuh dalam keadaan terbuka. Jadi, hati-hati ya, Maks!

Pastikan juga charger sudah dirapikan sedemikian rupa sehingga tidak terurai berantakan dan mudah untuk dimasukkan ke dalam tas laptop. Begitupun dengan mouse.

2. Pastikan jika kita menaruh laptop pada tempat yang aman jika tidak dipakai

Nah, setelah dirapikan, langkah selanjutnya yang nggak boleh terlewatkan adalah selalu pastikan jika laptop dan temannya sudah berada di tempat yang aman saat tidak digunakan. Saya merekomendasikan untuk menyimpan laptop di dalam sebuah tas khusus laptop (dan teman-temannya). Kemudian, tas tersebut bisa disimpan di dalam lemari, meja belajar atau di tempat-tempat yang sekiranya aman dari jangkauan anak.

3. Berikan pengertian pada anggota keluarga sepenting apa arti laptop bagi kita

Terdengar remeh dan lebay, tapi sangat penting agar semua anggota keluarga ikut menghargai dan menjaga keamanan laptop kita. Dengan cara ini, mereka akan berhati-hati saat meminjam dan menggunakan laptop kita.

Sebenarnya Enin sudah tahu betapa pentingnya laptop ini bagi saya. Dan saya yakin, beliau sudah berhati-hati saat memakainya. Tapi, qadarullah, mungkin memang sudah saatnya sang laptop jatuh dan hancur.

Cukup tiga tips ini dulu saja. Dan saya rasa sudah cukup menjaga agar laptop kita selalu aman sentosa. Yaa, tapi kalau sudah takdir harus jatuh, minimal sudah diminimalisir risikonya, kan? Hehe :)

Semoga bermanfaat dan doakan saya supaya bisa punya laptop baru ya. Hehe :)

Salam sayang,
-Si Ibu Jerapah-

Comments

  1. Aku juga protect banget ama laptop. Sering diumpetin di tempat yang si kecilku nggak bakal tahu. Kadang harus bohong juga kalo laptop dipinjem temen kantor :(

    ReplyDelete
  2. Semoga ada rezeki biar segera kebeli macbook airnya.

    ReplyDelete
  3. Makasih ya bun tips nya hehe

    ReplyDelete
  4. Dirimu awet pisan, aku cepet ganti lho laptop tu heu

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat! :)

Popular Posts

Institut Ibu Profesional