Ibu, Perhatikan Hal Ini Ya Saat Merawat Pompa ASI



Assalamu'alaikum wr.wb.
Hola Halo!

Tidak ada formula apapun sebagai pengganti makanan bayi yang memiliki khasiat seperti Air Susu Ibu (ASI). ASI adalah makanan terbaik dan paling sempurna untuk bayi. Kandungan pada ASI dapat memberikan anak imunitas tubuh yang lebih baik serta dapat meningkatan kecerdasan anak. ASI harus diberikan sejak bayi baru lahir hingga berusia 9 bulan. Istilah ini disebut dengan ASI eksklusif.


Sayangnya, pemberian ASI secara eksklusif ini adalah hambatan dan masalah besar bagi ibu yang mempunyai segudang kesibukan dan karir. Cara yang bisa ditempuh agar sang buah hati mendapatkan ASI eksklusif-nya adalah dengan memerah ASI menggunakan pompa ASI. Alat pemerah ASI ini sangat bermanfaat untuk wanita karir yang tidak bisa memberikan ASI secara langsung karena harus bekerja atau melakukan aktivitas lain. Pompa ASI bisa kita dapatkan di MatahariMall. Toko online ini menjual pompa asi murah dan berkualitas.

Setelah mendapatkan pompa ASI yang kita inginkan, rawatlah pompa tersebut. Pasalnya kita harus memberikan ASI selama 9 bulan penuh sejak si kecil baru lahir. Berikut tips merawat pompa ASI yang baik dan benar agar tetap bisa digunakan selama 9 bulan penuh.

Selalu sterilisasi peralatan pompa dan penyimpanan ASI

Setelah digunakan pastikan selalu alat pompa ASI termasuk botol penyimpanan ASI dalam kondisi yang steril. Cara untuk mensteril atau mencucinya bisa mengunakan alat digital sterilizer, diuap dengan uap panas atau steam sterilization, menggunakan air dingin atau cold water sterilization, atau menggunakan cara tradisional dengan merebus alat serta media penyimpanan ASI  tersebut. Air panas dapat mematikan kotoran dan bakteri yang menempel pada pompa ASI dan media penyimpanan ASI sehingga selalu dalam keadaan yang steril.

Jangan menyimpan ASI kepenuhan 

Botol untuk menyimpan ASI jangan sampai kepenuhan. Sisihkan minimal 4 cm dari bagian atas botol. Cara ini ditempuh agar menjaga volume botol lantaran ASI akan mengembang. Bila menyimpan ASI terlalu penuh secara terus menerus dapat membuat botol penyimpan tidak dapat menyimpan ASI secara optimal lagi.

Pastikan tutup karet botol bersih 

Setiap alat pompa ASI disediakan wadah untuk menyimpan ASI yang dilengkapi dengan tutup karet agar botol benar-benar kerap udara. Dan untuk alasan kebersihan pastikan setelah dipakai, pastikan tutup karet botol dalam keadaan bersih tidak ada bekas sisa susu yang dapat menempel dan berubah menjadi bakteri. Kita bisa membersihkannya dengan langkah pertama sebelumnya. 

Simpan di tempat yang jauh dari debu dan kotoran 

Setelah membersihkannya, pastikan kita mempunyai tempat khusus untuk menyimpan pompa ASI yang jauh dari debu dan kotoran. Pastikan untuk menyimpan ditempat yang sejuk dan tidak lembab. Suhu ruangan mempengaruhi alat pompa ASI. Bila meletakkan pada ruangan yang lembab dapat meningkatkan risiko pompa ASI berjamur. 

Cukup mudah, bukan? Selamat menyusui ya, maks!

Salam ASI,
-Si Ibu Jerapah-

Comments

  1. Woaaa makasih tips nya Bu^^ sangat bermanfaat sekali buat bumil dan busui

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat! :)

Popular Posts