Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Book Giveaway : Single Mom's Diary

Gambar
Masa-masa awal menjadi ibu tunggal adalah salah satu masa-masa terberat dalam hidup saya. Saat itu saya sangat menutup diri, bahkan dari saudara terdekat sekali pun.
Tidak ada yang saya biarkan untuk mengetahui perasaan saya. Mungkin hanya saya, boneka beruang saya dan Allah yang tau berapa banyak air mata yang mengalir dari mata ini setiap malamnya.
Air susu jatah Ahza yang mengering dan berat badan yang semakin berkurang mungkin jadi satu-satunya bukti bahwa saya tidak baik-baik saja. Tapi, saya tetap berjuang melawan kepedihan.

Gadget sebagai Media Edukasi Anak: Yes or No?

Gambar
Assalamu'alaikum.. Holahalo!
Dari artikel Teh Zia yang berjudul “Tiga Fase Mendidik Anak”, ada sebuah quote dari Nabi tercinta, Nabi Muhammad SAW, yang berbunyi, “Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu.”
Mendidik anak di zaman modern ini tentunya berbeda dengan mendidik anak di zaman saya kecil atau zaman orangtua kita. Sangat jauh berbeda.

Belajar dari Senyum Gumilar

Gambar
“Psst, gue nggak pernah tuh liat Si Gumi senyum lebar kayak gitu. Lucu, ya?” “Hihi, iya..” Bisik-bisik ini saya dengar saat Gumilar (yang dipanggil Gumi oleh teman-temannya) menceritakan tentang hal menarik apa yang baru-baru ini ia kerjakan. Konon, ia adalah anak pendiam yang jarang sekali terlihat excited. Boro-boro excited, terbit senyum saja adalah hal yang langka bagi di wajah Gumilar.
Namun, lihatlah senyum sumringahnya saat ia menceritakan passionnya. Ia bercerita bahwa mengerjakan tugas Dream Book adalah hal yang sangat menarik yang ia kerjakan akhir-akhir ini. Menurutnya, gara-gara mengerjakan Dream Book, ia bisa mengerjakan 6 buah gambar hanya dalam waktu 2 minggu. Padahal, biasanya ia hanya bisa menghasilkan 1 buah gambar dalam 1 minggu.

Belajar Merasakan Kopi di 5758 Coffee Lab

Gambar
Saya dan kopi memiliki hubungan yang cukup rumit. Setelah bertahun-tahun tak ada satu hari pun yang saya lewati tanpa menyesap kopi, saya harus berpisah total dengan kopi selama hampir tiga tahun.
Tiga tahun tanpa kopi adalah waktu yang lama untuk saya. Rasanya ada yang salah saat harus memulai hari tanpa kopi atau beraktivitas di dini hari tanpa berteman secangkir kopi panas.
Saya terpaksa 'cuti' meminum kopi, karena Ahza ternyata sangat sensitif dengan kopi. Pernah suatu kali saya iseng mencicipi Capuccino Cingcau -yang tentu saja kandungan kopinya hanya sedikit- milik adik dan hasilnya Ahza langsung terjaga semalaman. Atau, ia pernah menjadi sangat rewel saat saya nekat meminum kopi hitam setelah semalaman terjaga usai merevisi tesis.
Sampai akhirnya saat air susu saya berhenti keluar, ini lah pertanda saya bisa mulai mengkonsumsi kopi lagi. Kembali menjadi pecinta kopi.
Eh, apa? Pecinta kopi? Rasanya saya belum pantas menyandang gelar ini setelah mengunjungi 5758 Coffee L…

Tahun Baru, Semangat Baru!

Gambar
Assalamualaikum.. Holahalo!
Whoa! Akhirnya, saya ngerasain juga yang namanya hiatus. Sudah hampir 1 bulan saya nggak nulis apapun di blog ini, di blog lain, dan untuk tujuan apapun. Blas, berhenti..

Mengapa?

Sulit jawabnya -__-"