July 18, 2016

Ritual Menyusui Sebelum Tidur: Yes or No?


Assalamualaikum..
Halohola..

Menginjak usianya yang sudah 2 tahun, sampai tadi malam Ahza masih harus nenen sebelum tidur. Secapek dan sengantuk apapun Ahza, jarang banget bisa bobo kalau belum nenen. Yup, nenen udah jadi ritual wajib sebelum tidur. Nina Bobo-nya Ahza ya nenen sama ibu. Begitulah kira-kira.

Cung dong yang punya cerita sama kayak saya? *nyari temen*

Di bulan-bulan pertama, saat Ahza masih ASI eksklusif, saya sempat bertanya-tanya tentang ritual ini. Duh, ini jadi bad habit nggak sih? Kalau kebiasaan sampai gede gimana ya? Masa tidurnya harus sama ibu terus? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang sukses bikin saya selalu galau.

Akhirnya saya cari-cari referensi di internet untuk menghilangkan kegalauan saya ini, dan seperti biasa, blognya Mbak Kelly ini selalu menyediakan jawaban untuk semua kegalauan saya yang berhubungan dengan menyusui Ahza. Jadi, ritual menyusui sebagai pengantar tidur ini, yes or no, sih?

     Baca juga: UHT, Susu Formula atau Tidak Keduanya?

Normal Nggak Sih Bayi Menyusui Sampai Tertidur?




Ternyata, it's very normal. Jangan khawatir ibu-ibu, ternyata hal ini sangat normal dan nggak ada yang salah dengan hal ini. Yeay! Alhamdulillah..

Malah nih ya, berdasarkan pendapat para ahli yang sudah dikumpulkan dengan apik oleh Mbak Kelly, setidaknya ada beberapa hal tentang menyusui yang berhubungan dengan tidur:

1. Beijers et al (2013) mengatakan bahwa menyusui itu menenangkan bagi si kecil dan bahkan bisa lebih membantu mereka meng-handle stres dibandingkan dengan anak yang tidak disusui. Masuk akal, karena payudara ibu itu kan memang tempat ternyaman untuk si kecil.

2. Menurut Uvnas-Moberg et al (1993), gerakan menghisap yang dilakukan bayi saat menyusui dapat melepaskan hormon cholecystokinin (CCK) pada ibu dan bayi. Hormon ini akan menghasilkan perasaan mengantuk. Wah, pantesan kalau nenenin Ahza pasti ujung-ujungnya ketiduran. Pasti hormon ini gara-garanya. Haha, mencari pembenaran :p

3. ASI mengandung hormon perangsang tidur, asam amino dan nukleotida, yang konsentrasinya lebih tinggi saat malam hari dan dapat membantu bayi untuk membentuk ritme sirkadian mereka sendiri. Ritme sirkadian adalah proses biologis pada 24 jam atau siklus pagi dan malam yang mempengaruhi sistem tubuh dan mengatur tidur, pola makan, suhu tubuh, produksi hormon dan banyak lagi. Sederhananya, bayi jadi tau, malam itu waktunya tidur dan siang saatnya bermain (Sanchez et al 2009 dan Cohen et al, 2012)

Yeay! Kesimpulannya, menyusui itu memang didesain untuk menyamankan bayi dan membantunya untuk tidur. Maha Besar Allah ya.. Berarti, menidurkan bayi dengan cara 'menyodorkan' nenen is very normal ya, bu.. :)

     Baca juga: Benarkah Susu Tambahan dan MPASI Dini Bisa Membuat Tidur Bayi Nyenyak?

Menepis Stigma Negatif Masyarakat tentang Ritual Menyusui Sebelum Tidur




Tapi oh tapi, walaupun science dengan gamblangnya bilang kalau ritual ini sangat normal, pasti masih banyak stigma negatif dari kanan kiri tentang hal ini. Nggak usah jauh-jauh lah, dari dulu sampai sekarang, mama saya selalu nyuruh saya segera menyapih Ahza karena dia nggak nyaman melihat Ahza nenen terus sebelum tidur. Mau sampai kapan kayak gitu, tanyanya.

Belum lagi orang-orang lain yang bilang kalau hal ini adalah bad habit, bikin anak ketergantungan dengan payudara ibu. Terus, kenapa? Yang nenenin kan saya. Yang ribet saya juga. Kenapa anda yang repot mikirin? Ya, kadang-kadang saya jawab kayak gitu sih sama mama. Dengan versi yang jauh lebih halus dan membumi pastinya. Hihihi..

Lagipula, menurut saya ini justru jadi kesempatan untuk ibu bisa menyusui anaknya dengan baik. Biasanya kan kalau siang-siang, si anak suka terdistraksi dengan hal lain ya, dengan hal-hal yang membuatnya tertarik. Akibatnya, acara menyusui jadi nggak tuntas. Paling hanya berlangsung beberapa menit aja. Atau ada anak yang kalau menyusui sambil akrobat sirkus. Kepala di kaki, kepala di kaki. Tentunya ini juga bikin ibu jadi nggak nyaman ya, apalagi ada acara tarik-tarik puting. Aaak..

Nah, dengan ritual ini, ibu dan bayi bisa menyusui dengan pelekatan yang baik dan tentunya dengan nyaman dan damai. Tanpa gangguan yang berarti. Hehe.. Hal ini tentunya sangat bermanfaat untuk bayi yang masih mendapatkan ASI eksklusif dari ibu. Bayi bisa mendapatkan nutrisi penuh dan semua jenis ASI yang encer dan kental.

Ada beberapa statement yang bisa menguatkan hati saat menghadapi berbagai omongan nggak enak dari orang lain tentang ritual malam ini:
1. Nggak usah dengar apa kata orang. Pura-pura budeg aja yes. Ini saya jagonya. Haha.. Asalkan kita yakin apa yang kita lakukan itu benar dan baik untuk si kecil, nggak usah ragu dengar kata orang. Percaya pada diri sendiri kalau kita bisa jadi ibu yang baik untuk anak.
2. Kalau ibu dan si kecil sama-sama menikmati, kenapa harus dipermasalahkan? Apalagi untuk ibu bekerja yang seharian nggak ada di rumah, ritual ini justru jadi quality time dengan si kecil yang akan menjaga bonding  ibu dan si kecil tetap kuat.
3. Tiap bayi berbeda. Jangan samakan bayi saya dan bayi anda. Ada bayi yang memang kadar laparnya beda. Pengennya nenen terus, sampai-sampai sebelum tidur pun nenen. Ada juga bayi yang menyamankan dirinya dengan menyusui. Orang dewasa juga gitu, kok. Kalau mau tidur, biasanya saya suka baca buku atau denger musik-musik syahdu. Nah, kalau Ahza mungkin harus nenen sama ibu. Betul?
4. Payudara itu bukan hanya tempat penyimpanan makanan. Lebih dari itu, bagi bayi, payudara adalah tempat yang paling nyaman, aman, hangat dan familiar. Pokoknya payudara itu segala-galanya lah. Jadi nggak heran kalau bayi ingin menutup harinya dengan nenen ibu. Justru ibu harusnya merasa tersanjung toh? :)

So, biarkan orang berkata apa, yang penting kita tau apa yang terbaik untuk anak kita :)

     Baca juga: Ternyata, Menyusui Bisa Mencegah Obesitas

Mencoba Jenis Ritual Malam yang Berbeda


Bedtime story
Sumber: http://cdn.womensunitedonline.com/

Mau mencoba ritual malam yang berbeda pada si kecil? Siapa tau kaan berhasil menyapih si kecil dari nenen malam. Hihi..

Ada 3 cara yang bisa ibu coba untuk meninabobokan si kecil tanpa menyusui:

1. Ciptakan rutinitas sebelum tidur selain menyusui. Usahakan nggak ada agenda menyusui di dalam rutinitas ini. Misalnya, Ahza biasanya bobo jam 9 malam, maka rutinitas yang akan saya lakukan sebelum jam 9 adalah :
- Meredupkan lampu.
- Mengajak Ahza bermain di kamar.
- Membereskan bantal dan guling Ahza di posisinya.
- Meminta Ahza memilih buku untuk dibacakan.

Hasilnya? Ahza biasanya tau sih, kalau udah ada rutinitas ini ujung-ujungnya adalah tidur. Jadi, kalau udah sesi baca di kasur, biasanya akan terjadi 3 kemungkinan:
- Kemungkinan pertama, dia akan turun lagi dari tempat tidur dan lanjut main. Biasanya ini kalau doi memang belum ngantuk.
- Kemungkinan kedua, setelah puas membaca (biasanya 5-6 buku), dia akan meluk guling dan tidur (ini juaraaaang banget kejadian, ya pernah sih 2-3 kali. Tapi ya jarang).
- Kemungkinan ketiga, setelah puas membaca, dia akan minta nenen lalu tidur. Haha, tetep ya, nenen adalah cara terbaik untuk menutup hari. Ya gimana dong, saya kan memang belum berhasil nyapih Ahza :p

Sumber: http://theothermothers.com/

2. Mencari cara lain untuk membuatnya nyaman. Apa lagi sih yang bisa bikin anak nyaman selain nenen? Saatnya ibu bereksperimen. Mungkin ada yang anaknya suka dipukpukin punggungnya? Dielus-elus kepalanya? Digarukin punggungnya? Dikipas-kipas? Digoyang-goyang? Dinyanyiin? Banyak ya yang bisa dicoba.

Kalau untuk Ahza, semua itu hasilnya nihil. Tetep nenen is number one. Tapi kalau bayinya kayak saya -yang dielus-elus langsung ngantuk-, mungkin ibu bisa mencoba cara-cara di atas untuk menidurkan anak. Selamat mencoba!

3. Jangan memberi stimulasi berlebih saat mendekati jam tidur. Misalnya, anak tidur jam 9, eh jam setengah 9 kita kasih dia permainan yang bikin anak segar, riang gembira. Ya dijamin bakalan lebih susah tidur lah kalau gitu. Haha.. Ini apaan sih tipsnya nggak mutu ya -_-

     Baca juga: Mitos dan Fakta Menyusui yang Wajib Diketahui

Kesimpulan

Kesukaan banget!
Sumber: http://kellymom.com/bf/normal/comfortnursing/

Pernah nanya nggak sih sama ibu kita, waktu bayi dulu, berapa lama sih kita nenen sama ibu? 1 tahun? 2 tahun? Atau kayak adik saya, sampai mau masuk TK?

Coba bandingkan dengan umur kita sekarang. Hampir kepala 3? Bandingkan berapa lama waktu kita menyusui dengan umur kita. Jauh beda kan?

Jadi, kalau memang menyusui anak kita sampai tidur nyaman dan bermanfaat untuk ibu dan anak, ya kenapa nggak dilakukan? Ingat, payudara ibu adalah tempat menakjubkan untuk si kecil. Menyusui itu kan nggak akan lama-lama. Paling banter berapa lama sih? 5 tahun?

Menyusui hanya menghabiskan waktu yang singkat dalam total waktu kehidupan si kecil, tapi ingatan akan cinta dan kehadiran kita untuk dia akan teringat terus sampai selama-lamanya. Percaya deh, akan tiba saatnya si anak bayi bisa tidur sendiri tanpa diapa-apain dan bisa tidur nyenyak semalaman. Justru kayaknya kita yang bakal kangen menyusui si kecil deh.

Kesimpulannya sih, nikmati aja apa yang kita miliki sekarang.

Jadi, mari nenen sampai tidur! Hihi..

     Baca juga artikel lain tentang ASI dan menyusui di sini: Seputar Menyusui

Semangat ASI,
-Si Ibu Jerapah-

Referensi:
kellymom.com >> very recommended untuk semua ibu! :)



26 comments :

  1. Anak2 saya juga hobi nenen sampe tidur, cara paling praktis nidurin anak...si emak jg sekalian leyeh2 sampe ketiduran jg hehee. Lengkap sekali tulisannya, baru bw ke sini nih. Salam kenal y mbak

    ReplyDelete
  2. aku jg ga melihat nenen sebelum tidur itu sesuatu yg jelek deh.. malah bgs kan bisa deket2 anak dulu sblm tidur :).. anakku yg bayi ini juga gitu mbak, tp dia ga asi sih... cuma dia memang baru bisa tidur stlh aku susuin pake dot nya.. susu hangat, dan pasti sekejab aja dia lgs tidur.. kalo kakanya dulu ga kyk gitu sih.. cukup dipeluk papinya, baru bisa tidur. ampe skr juga gitu, hrs nempel ke papi.. :).. beda anak, beda kebiasaan sih ya :)

    ReplyDelete
  3. Anak saya usia 11 bln. Menyusui agar dia tdr jg saya lakukan, drps hrus tdr d ayun trus kan mbak. Repot deh klw sedang pergi2. Lagian klw tdr smbil disusui anak jg gk rewel.

    ReplyDelete
  4. Anak saya usia 11 bln. Menyusui agar dia tdr jg saya lakukan, drpd hrus tdr d ayun trus kan mbak. Repot deh klw sedang pergi2. Lagian klw tdr smbil disusui anak jg gk rewel.

    ReplyDelete
  5. Suka banget sama tulisanya Bund. Bikin makin semangat ngAsi. Kebetulan si kecil juga suka banget nenen sampe ketiduran. Dan Bundanya juga sampe ikut ketiduran.

    Oiya Bund, kalau si kecil nenennya sambil tiduran tanpa alas bantal aman ga ya ? Soalnya paling sering nenen sambil tiduran dan si kecil ga pake bantal...

    ReplyDelete
  6. Suka banget sama tulisanya Bund. Bikin makin semangat ngAsi. Kebetulan si kecil juga suka banget nenen sampe ketiduran. Dan Bundanya juga sampe ikut ketiduran.

    Oiya Bund, kalau si kecil nenennya sambil tiduran tanpa alas bantal aman ga ya ? Soalnya paling sering nenen sambil tiduran dan si kecil ga pake bantal...

    ReplyDelete
  7. Anakku juga setiap mau tidur pasti nyari nenen, pakai cara apapun untuk ritual sebelum tidur tetep paling juara ya nenen..

    ReplyDelete
  8. Anakku juga setiap mau tidur pasti nyari nenen, pakai cara apapun untuk ritual sebelum tidur tetep paling juara ya nenen..

    ReplyDelete
  9. Aku dulu juga nenenin anak2 kalo mereka mau tidur. Tidurnya jadi cepet , ibunya kan bisa istirahat juga , hehehe

    ReplyDelete
  10. Dua anak saya juga gitu, mbak. Tidur ya dengab nenen. Kalau toh kadang bisa tidur tanpa nenen itu bonus. Alhamdulillah kalau anak pertamaku bisa disapih pake wwl tepat di usia 2 tahun. Sempet sangsi sih, karena dia nenennya mendekati 2 tahun malah kenceng banget. Tapi ternyata bisa sukses. Gak sia-sia sounding dari umur setahun.

    Kalau yang nomordua, tetap nenen mania. Kan masih 10 bulan. Hihi

    ReplyDelete
  11. sebetulnya kebiasaan bayi tergantung kita ortunya yang membiasakan dari sejak lahir. seperti mau tidur anakku sih tak biaskan tidur sendiri, aku sambilngerjain tugas sekolah. Dan kebiasaan yang berbeda di setiap rumah tak perlu diberdebatkan kok, selama masing2 merasa nyaman dengan kebiasaan yang baik bagi keluarganya. Seperti aku suka dikomplain, nanti anaknya gak dekat denagn ibunya, nyatanya anakku dekat banget dengan aku walau dia tidur gak dikeloni aku dari kecilu

    ReplyDelete
  12. Aku juga boboin anak sambil nenenin Katanya emang gitu yah ASI bikin ngantuk. Tapi sering juga malah aku yang ngantuk lebih dulu, anaknya kabur keluar kamar hihihi.

    ReplyDelete
  13. Gimana supaya si anak bisa tidur pisah dengan ortu kalo sebelum tidur nenen terus yak? Anak-anak bule dari kecil udah dibiasakan tidur di ruangan tersendiri gitu. *meski aku bukan bule*

    ReplyDelete
  14. Keponakanku ada yang kalo tidur sukanya mentil walopun nggak nenen minum alias cuma dimainin aja tapi jadi cepet tidur. Nah, pas udah disapih dan punya adik tetep bisa tidur sendiri kok.

    ReplyDelete
  15. Aku nenenin anak kedua aku sampe 4 tahun :') Gegara nggak tega mgelepasnya.. Hihihihiii. Tapi emang kalo WWL yang paling terakhir dilepas itu rutinitas nenen sebelom tidur ya. Emang nikmat banget deh nenenin sebelom tidur, seru aja gitu ngeliat mukanya anak kita deket banget sama kita. Walaupun ya pegel-pegel jugaaa. Ihihihihiiii. MAkasi sharingnya ya Bubu Ahzaaa

    ReplyDelete
  16. Hehehehe, perjuangan seorang ibu ya mbak semoga selalu sehat :)

    ReplyDelete
  17. ya ya ya,, the best moment itu ya pas nge-nenenin dan kalau ujung-ujungnya dia bisa tidur itu adalah seneng,,terlepas ada yg bilang bad habit dan bla,,bla,,bla ya namanya juga pendapat orang, bisa apa ajalah..cz kita nggak bisa atur orang mau berpendapat apa,, yang penting kalau enjoy dan selama masa tenggang ya nggak papalah ,, hehe salam nge-ASI

    ReplyDelete
  18. ya begitulah jadi ibu, perjuangan melelahkan untuk menidyrkan anak ya. buatku selama benar dan nyaman untukku sendiri apapun aku lakukan, mau menyusui, mentil yo ga papa.

    tulisannya kece banget niy dc, lengkaaap

    ReplyDelete
  19. thank you sharingnya Kak, belum bisa ngerasain :D
    tapi seneng denger ceritanya :-D
    doain segera menikah dan punya momongan ya Kak :-D

    ReplyDelete
  20. Anakku sebelum tidur selalu menyusui, mbaa. Kayaknya dia berasa tenang gitu selama menyusui mbaa. Hihii

    ReplyDelete
  21. kadang2 malah sengaja disusui biar bobo hehe

    ReplyDelete
  22. Lengkap sekali tulisannya. Yang penting ibu dan anak, sama-sama enjoy ya mbak. Senengnya bisa memberikan ASI sampai hampir 2 tahun. Aku dulu cuma 7 bulanan aja karena ASI nggak keluar.

    ReplyDelete
  23. Wah, lucu ya kalo anak2 nina bobo nya nenen, sayangnya aku blm ngerasain nenenin anak, soalnya blom di kasi rezeki anak sama Allah :)

    ReplyDelete
  24. Bobo sambil nenen memang salah satu taktik sebelum tidur.Meski ASI gak sampai 2 tahun, soalnya jarak si kakak adik deketan 21 bulan-, mereka masih suka nenen bobo sampai balita. Padahal udah kering. Jadi gemes lagi setelah baca tulisannya

    ReplyDelete
  25. wow, keren juga solusinya ya, mba. bacaan buku biar ada aktivitas lain selain menyusui. jadi anak tahunya klo baca buku udah mau bobo. klo temenku rata2 nenenin emaknya sekalian tidur juga. hihi.

    ReplyDelete
  26. Aku anak dua semuanya gini, HARUS nenen sebelum tidur. Bukan hanya anaknya sih, emaknya juga setia banget sama ritual ini. Kenapa? karena nggak ribet, hahahahaha
    Dan alhamdulilllah blm pernah sapet stigma negatif^^

    ReplyDelete

Komentar anda, Semangat saya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...