Jadi Relawan Donor Darah Di Manapun untuk Siapapun


Tahukah kamu, bahwa pada tahun 2013 sebanyak 50% kebutuhan darah nasional belum bisa terpenuhi? Artinya, dari 10 orang yang membutuhkan darah, hanya 5 orang yang bisa terpenuhi oleh stok darah nasional (Pusdatin Kemenkes, 2013). Fakta yang menyedihkan bukan?

Ketersediaan dan kebutuhan darah tahun 2013
Sumber: Pusdatin Kemenkes

Saya sendiri punya pengalaman menyedihkan tentang ini. Teman kampus saya meninggal dunia di rumah sakit karena terlambat menerima transfusi darah. Sedih. Patah hati. Sejak saat itu, saya berjanji untuk bisa menjadi bagian dari relawan donor darah agar bisa menyumbangkan sedikit dari apa yang saya punya untuk orang-orang yang membutuhkan.

Berdasarkan data Kemenkes, kondisi ketersediaan darah tersebut diakibatkan karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjadi donor sukarela. Sebenarnya, siapapun bisa menjadi relawan donor darah Palang Merah Indonesia asalkan memenuhi persyaratan. Persyaratannya pun nggak neko-neko kok. Nggak harus keluar uang sekian rupiah atau ngemodal smartphone teranyar. Cukup punya kondisi kesehatan yang baik dan cukup tidur :)

Lengkapnya, ini dia persyaratan untuk bisa menjadi relawan donor darah PMI:

Syarat menjadi donor darah PMI
Sumber info: pmidkijakarta.or.id
Gambar: ibujerapah.com

Kesimpulannya, asalkan sehat, kita bisa menjadi donor darah dan menginvestasikan darah kita untuk teman-teman yang membutuhkan. Tapi sayangnya, di Indonesia donor darah masih dijadikan kegiatan musiman. Misalnya saat ada ulang tahun perusahaan atau acara amal di kampus. Donor darah belum menjadi lifestyle atau habit oleh masyarakat kita.

Padahal, berdonor darah itu asyik lho.. Dan menyehatkan!

Sudah tau cerita salah satu relawan donor darah bernama Pak Ahmad Kusaeni dari Jambi? Bapak berusia 58 tahun ini, pada tahun 2013 yang lalu mendapatkan penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial dari presiden karena telah melakukan donor darah lebih dari 100 kali, tepatnya 146 kali. Lalu apa yang dirasakan Pak Ahmad? Apakah jadi kurus kerontang karena darah secara rutin diambil?


Tidak seperti Bella yang menjadi pucat pasi setelah darahnya dihisap oleh vampir jahat, mendonor menjadikan tubuh sehat. Pun yang dialami oleh Pak Ahmad. Di usianya yang sudah melebihi setengah abad, ia merasa jauh dari penyakit yang biasanya diderita oleh orang seumurannya. Sebaliknya, Pak Ahmad masih merasa segar bugar dan bebas menyantap makanan apapun. Asyik kan? Semua itu ia rasakan karena kebiasaannya untuk mendonor darah minimal 3 kali dalam setahun. Wow keren!

Lantas, apa yang menyebabkan masyarakat kita belum 'tergugah hatinya' untuk menjadi relawan donor darah. Banyak alasannya. Apalagi, ternyata, masih banyak mitos yang beredar tentang donor darah ini, seperti donor darah membuat pusing, tubuh lemah atau obesitas. Nah, ada lagi nih yang belum sempat donor darah karena nggak tau kantor PMI di daerahnya. Emangnya donor darah hanya bisa dilakukan di PMI ya?

Berdonor Darah Asyik Di Manapun!

Salah besar jika kita berpikir bahwa donor darah hanya bisa dilakukan di kantor PMI atau di rumah sakit. Saat ini, semangat untuk berbagi rupanya mulai menjadi habit di mana-mana. Salah satunya adalah dengan mengajak masyarakat untuk mendonasikan darahnya melalui PMI.

Di mana-mana di sini memang dalam artian sesungguhnya, karena kita bisa menemukan event donor darah di sekolah, kampus, kantor, tempat ibadah sampai mall. Saya pribadi pernah mencoba mendonorkan darah di salah satu mall di Bekasi. Nggak hanya berbentuk event, PMI membuka gerai donor darah permanen yang bisa diakses kapanpun oleh masyarakat.

Unit Donor Darah di salah satu mall
Sumber: ayodonor.pmi.or.id

Membayangkan mall pasti membayangkan tempat yang adem dan fasilitas lainnya. Dan itulah yang terdapat di unit donor darah PMI yang berada di beberapa mall yang pernah saya sambangi. Ruangan yang nyaman, ber-AC, bersih, suasana yang menyenangkan dan tentu saja para petugas PMI yang ramah dan lembut ketika melakukan proses pengambilan darah. Dijamin, teman-teman akan ketagihan untuk berdonor di mall. Usai donor, kita bisa langsung menyantap menu sushi favorit di foodcourt atau menonton film di bioskop. Asyik, kan? :)

Sambil belanja di Tanah Abang, sempatkan untuk berdonor, yuk!
Sumber: ayodonor.pmi.or.id

Kalau tempat untuk berdonor sudah ada di mana-mana, saatnya kita menjadikan donor darah sebagai lifestyle. Sebaiknya, berdonorlah setiap 3 bulan sekali karena sangat banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari melakukan donor darah secara rutin.

Anywhere to Anyone

Selain bermanfaat bagi kesehatan, donor darah juga sangat bermanfaat secara sosial. Tahukah kamu bahwa satu kantong darah sebanyak 350 ml yang kita donorkan dapat menyelamatkan tiga nyawa. Hal ini dikarenakan darah yang telah didonasikan akan kembali diolah menjadi tiga komponen yang berbeda, yaitu darah merah, trombosit dan plasma.

Sumber: kindakind.com

Serunya lagi, kita bisa mendonorkan darah tanpa ditanya asal muasal suku, ras atau agama kita. Donor darah akan bermanfaat untuk siapapun mereka yang membutuhkan.

Saya sendiri pernah mengalami hal ini. Saya tidak pernah menyangka bahwa saya akan menerima transfusi darah milik seseorang yang tidak saya kenal sama sekali. Sampai ketika saya mengalami proses persalinan yang panjang. Bayangkan, proses persalinan saya berlangsung selama 3 hari 2 malam. Waktu yang singkat untuk berlibur di Lombok, namun terasa berabad lamanya saat harus mengalami kontraksi selama itu.

Panjangnya proses itu berdampak pada keluarnya darah yang cukup banyak selama proses kontraksi. Ditambah lagi kondisi darah saya yang memang didiagnosa tidak akan menutupi darah yang akan keluar saat persalinan, menyebabkan dokter melakukan transfusi darah pada saya. Tidak tanggung-tanggung, saat itu saya menerima 3 kantong darah. Jumlah yang sangat fantastis untuk saya.

Yuk donor darah!
sumber: pmi.or.id

Setelah melakukan transfusi darah itu, saya jadi semakin menyadari bahwa berdonor darah sangat penting untuk dilakukan oleh setiap orang yang mampu karena dengan berdonor sama saja dengan berinvestasi. Belum tentu kita yang akan menerima transfusi darah, tapi pasti setiap tetes darah yang kita donasikan akan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Ibu melahirkan yang kekurangan darah, korban kecelakaan yang kehabisan darah atau penderita penyakit seperti thalasemia. Bayangkan saja, penderita thalasemia sangat membutuhkan transfusi darah untuk bisa bertahan hidup. Sungguh, setiap darah yang kita donorkan akan sangat sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.

Yuk Jadi Relawan Donor Darah bersama PMI!

Oia, pasti sudah kenal dengan PMI kan? Tanggal 8 Mei yang lalu dikenal sebagai Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah se-Dunia, termasuk di Indonesia.

PMI sendiri sudah berdiri di Indonesia sejak 12 Oktober 1873. Peran PMI adalah untuk membantu pemerintah pada bidang sosial kemanusiaan, terutama dalam tugas kepalangmerahan. Dalam tugasnya, PMI tidak memihak golongan tertentu, baik dalam politik, ras, suku atau agama. Dalam memberikan pertolongan, PMI juga tidak melakukan pembedaan namun tetap mengutamakan korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya.

Selain relawan donor darah, masih banyak lagi yang dilakukan oleh PMI seperti sukarelawan pelayanan kesehatan, respon bencana, relawan kesiasiagaan bencana, relawan perusahaan, relawan lingkungan hidup dan sebagainya.

Nah, jadi, sudah siap menjadi relawan donor darah? Yuk mulai aksimu sekarang juga.

Teman-teman bisa memantau pengumuman donor darah di daerah sekitarmu atau bertanya via sosial media PMI via akun Twitter @palangmerah atau Facebook Palang Merah Indonesia. Mudah kan? Karena memang menjadi donor darah bisa dilakukan di manapun untuk siapapun.

Yuk menjadi relawan donor darah!

Salam sayang,
-Si Ibu Jerapah-

Referensi:
http://www.pmi.or.id
http://pmidkijakarta.or.id/pelayanan.php?id=19#.V1xHS7t97IU
http://ayodonor.pmi.or.id
http://www.who.int/campaigns/world-blood-donor-day/2016/en/
http://www.pusdatin.kemkes.go.id/
http://www.thalasemia.org
http://www.donateblood.com.au/
http://health.liputan6.com/read/777975/kisah-ahmad-kusaeni-segar-bugar-berkat-donor-darah-146-kali
http://health.liputan6.com/read/796051/donor-darah-di-mal-asyik-juga-ya

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Menambah Followers Onlineshop di Instagram

Bermain di Kid's Land Paris Van Java Mall Bandung

Mengenal dan Mengembangkan Bakat Anak