June 23, 2016

5 Hal Penting Saat Memberikan MPASI di Perjalanan Panjang

Assalamualaikum
Halohola

It's holiday time!

Lebaran di depan mata. Bertepatan dengan Lebaran, keponakan-keponakan saya yang masih SD pun sedang menikmati liburan kenaikan kelas. Yeay! 

Sambil menjalankan ibadah puasa Ramadhan, ibu pasti sedang mempersiapkan diri dan keluarga untuk menghadapi mudik. Kalau nggak mudik, ya liburan. Mudik dan liburan berarti keluarga akan menghabiskan waktu yang relatif lama di perjalanan.


Nah, bagi ibu yang memiliki bayi, pasti sedang sibuk mempersiapkan MPASI si kecil ya? Karena, walaupun sedang dalam perjalanan panjang, si kecil tetap butuh asupan gizi dari MPASI.

Kalau lagi ribet gitu, enaknya memang memilih MPASI instan yang banyak dijual di pasaran. Tapi, kalau bayinya kayak Ahza yang nggak suka MPASI instan, waah sudah pasti si ibu harus prepare MPASI untuk memenuhi kebutuhan selama perjalanan.

Perlengkapan MPASI di Perjalanan Panjang

Siapkan perlengkapan MPASI mulai dari peralatan makan sampai perlengkapan untuk membuat makanan MPASI. Supaya efisien, sesuaikan perlengkapan tersebut dengan jenis makanan si kecil. Misalnya, bayi umur 6-7 bulan mengonsumsi bubur susu, 7-8 bulan tim saring halus, 9-10 bulan tim saring kasar, 10-12 bulan nasi lembek dan  di atas 1 tahun sudah bisa makan apa yang orangtuanya makan.

Grinder untuk membuat MPASI

Selain perlengkapan membuat MPASI, ibu juga harus menyiapkan tempat makan yang bisa menahan panas agar makanan yang akan diberikan akan tahan panas, minimal selama beberapa jam atau menahan dingin agar makanan tidak basi. Oia, sebaiknya ibu nggak menggabungkan tempat makanan orang dewasa dan makanan si kecil untuk meminimalisir perbedaan suhu karena sering dibuka berkali-kali.

Cooler box

Untuk tempat makanan, sebaiknya ibu menggunakan boks khusus untuk sekali makan. Ahza punya kontainer kecil yang pas banget untuk menyimpan satu porsi makanan. Hal ini bermanfaat agar makanan yang belum akan dimakan tidak terjamah tangan.

Kontainer bayi


Memberikan MPASI di Perjalanan Panjang

Yeay! Saatnya si kecil makan. Nah, karena sedang dalam perjalanan, sebaiknya ibu memperhatikan 5 hal ini saat memberikan MPASI kepada si kecil:

Hindari memberi makan si kecil di dalam kendaraan yang bergerak


Sebaiknya, bayi makan di tempat istirahat atau tempat yang nyaman yang memungkinkan kendaraan untuk berhenti sejenak. Hal ini dilakukan untuk mencegah bayi tersedak. 

Begitupun ketika akan mengolah makanan atau membuat minuman, sebaiknya hentikan dulu kendaraannya, untuk meminimalisir risiko si kecil terkena tumpahan air panas atau bahan makanan lainnya.

Enjoying the meal time


MPASI adalah momen di mana bayi belajar untuk makan. Dan yang lebih penting lagi, saat-saat MPASI adalah waktu di mana si kecil bereksplorasi dengan makanan, mulai dari tekstur, warna, rasa, bau dan lain-lain. 

Untuk itu, biarkan si kecil tetap menikmati waktu makan tersebut. Jangan karena sedang dalam perjalanan, ibu dan ayah memburu-buru si kecil untuk menghabiskan makanannya. Luangkan waktu khusus di perjalanan untuk memberi MPASI pada si kecil.

Waspada jam lapar

Sumber: baby-matters.co.uk

Seperti orang dewasa, bayi yang lapar juga akan merasa nggak nyaman dan menjadi rewel. Untuk mengantisipasinya, sebaiknya setiap menjelang jam lapar bayi, ibu dan ayah sudah stand by di tempat istirahat atau pemberhentian untuk bersiap-siap memberi makan si kecil.

Jika sudah terlanjur rewel, dikhawatirkan si kecil akan sulit untuk makan dan menjadi sakit. Kunci utama untuk menjaga bayi tetap sehat selama perjalanan adalah menjaga asupan makanannya. Kalau saya telat memberi makan Ahza, biasanya sepulang dari perjalanan dia akan sakit, yaa minimal masuk angin. Kasian deh :(

Istirahat yang cukup

Sumber: indonesiana.com

Nggak hanya orang dewasa yang bisa merasa lelah di perjalanan panjang, bayi pun bisa merasa lelah dan menurunkan daya tahan tubuhnya lho. Waktu Ahza masih baru lahir dan sering sekali pulang pergi Bandung-Jakarta, biasanya ia akan rewel ketika kita nonstop berkendara dan nggak menyempatkan untuk istirahat. Kalau sudah begitu, biasanya bayi akan berisiko sakit lebih tinggi.

Jadi, sebaiknya, jadwalkan istirahat rutin sekedar untuk meluruskan kaki, pergi ke kamar mandi, shalat dan memberi udara segara untuk si kecil.

Perhatikan kebersihan


Selalu siapkan hand sanitizer saat bepergian untuk mencegah tangan kotor saat memberi makan si kecil. Hal ini untuk meminimalisir risiko terkena diare.

Juga sempatkan untuk membersihkan bekas makan si kecil walaupun hanya dengan air seadanya. Jangan lupa untuk tetap mensterilkan peralatan makan si kecil ketika sudah sampai di tempat tujuan.

Selain itu, pastikan air yang dipakai untuk membuat MPASI dalam keadaan steril. Jika membeli air kemasan di perjalanan, pastikan bahwa segel botol memang belum terbuka untuk menjamin mutu dan kebersihan air.


Nah, semoga sedikit tips ini bermanfaat untuk ibu dan si kecil yaa.. :)

Sebenarnya membawa bayi bepergian itu sangat menyenangkan, asalkan ibu sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Selamat mudik dan liburan yaaa.. Saya dan Ahza kayaknya bakal jagain Bandung aja nih. Hehehehe.. :D

Ada yang punya tips seputar memberi MPASI di perjalanan panjang? Yuk share ceritamu di kolom komentar.

Salam holidey,
-Si Ibu Jerapah-

10 comments :

  1. gambar bayinya nggemesin...sepertinya lapar terus..terbayang memang keribetan MPASI saat mudik....tapi dinikmati saja ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi iya mba.. Yg agak ribet itu kalau di jalan yaa.. Hihi

      Delete
  2. Buat mudik, paling utama ya kebersihan itu, mba. SOale kan di jalan kadang nggak nemu toilet yang bersih.

    ReplyDelete
  3. Duuh aku malah akan menggali info dari sini ...gda pengalaman wkqk

    ReplyDelete
  4. Emang agak repot dan pastinya perlu banyak banget persiapan ya pas bawa anak bayi mudik. Hihihiii. Makasi tipsnya ya Bubu Ahzaaaa

    ReplyDelete
  5. Aku dulu seringnya bawa biskuit bayi dan sachet kalo buat di perjalanan

    ReplyDelete
  6. Alhamdulilah anak sy sdh besar2. Jadi masa2 rempong itu sdh lewat hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi iya mba rita.. Rempong yah kalau jalan sama baby.. Tapi seneng juga ngajakin dia main. Ngrliat dia amazing liat ini itu.. Hihu

      Delete
  7. Tips mudik bersama bayinya lengkap banget, Mba Dessy. Jadi keingat jaman Intan bayi dulu, kami ga pernah mudik, karena semuanya berada di Medan. Jadi ga pernah mempraktekkan hal-hal seperti ini, deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bermanfaat ya mbaa.. Iyaa ahza juga sekarang mah udah ga mudik kemana2 alhamdulillah..

      Delete

Komentar anda, Semangat saya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...