May 31, 2016

Pengalaman Menghilangkan Komedo Putih dengan Electrocauter


Assalamualaikum
Halohola

Saya termasuk tipe perempuan yang apa adanya (kadang ada apanya juga sih hehe). Termasuk soal penampilan. Apa adanya aja. Nggak usah ngoyo punya mode, baju, sepatu atau tas kekinian supaya tampil kece. Cukup apa yang ada di rumah aja. Sepanjang itu masih layak dan nyaman dipakai, why not?

Begitupun dengan urusan wajah. Cuci muka dua kali sehari buat saya udah cukup banget untuk merawat wajah saya. Yaa walaupun kadang-kadang wajah kusam ini kadang-kadang bikin KZL. Hihi..

Kulit wajah saya termasuk kategori 'anak baik'. Nggak berminyak, nggak jerawatan, nggak sensitif, kalau gosong pun lumayan cepet balik ke normal. Nggak neko-neko lah. Alhamdulillah..

Ups.. Sebenernya ada satu masalah sih di wajah saya. Selain kadang-kadang suka keliatan kucel, di wajah saya juga banyak jerawat batu. Bentuknya kecil-kecil banget kayak bruntus dan nggak bisa diapa-apain. It's mean, walaupun saya cubit, congkel dan lain-lain, si bruntus ini akan tetap ada di sana. Dan ini sudah berlangsung sejak saya kuliah. Saking sebelnya, saya pasrah aja, ya udahlah mau digimanain lagi kan? Hihi..

Penampakan bruntus a.k.a komedo putih
Sumber: sayacantik.com

Tapi, ketika saya mendapatkan perawatan wajah dari DF Clinic selama 3 bulan belakangan ini, saya jadi tersadarkan akan pentingnya merawat kulit wajah. Yang tadinya cuma cuci muka aja, sekarang rutinitasnya bertambah. 

Setiap malam saya mencuci muka dengan sabun ekstrak lavender dan mengaplikasikan whitening ke wajah saya. Whitening ini berfungsi untuk mempercerah wajah. Cling.. Paginya, tidak perlu sabunan lagi, cukup membasuh wajah dengan air hangat. Sebelum pakai alas bedak atau BB Cream, saya menggunakan Nutri Cream supaya wajah ternutrisi dan terjaga kelembabannya.

Ini alat perang saya untuk kulit normal

Selain itu, sebulan sekali saya melakukan perawatan microdermabrasi alias pengambilan kulit mati. Fungsi dari perawatan ini adalah untuk mencerahkan wajah dan memperlancar regenerasi kulit wajah.

     Baca juga: Pengalaman microdermabrasi di DF Clinic

Nah, untuk masalah si jerawat batu alias bruntus ini, akhirnya saya konsultasikan ke dr. David. Saya bertanya, apakah mungkin bruntus ini bisa dihilangkan? Kalau bisa, bagaimana caranya?

dr. David menjawab bahwa bruntus di wajah saya ini sebenarnya adalah jenis komedo putih dan bisa dihilangkan dengan cara electrocauter. "Oh, ternyata ada jenis komedo kayak gini ya? Dan, eh, electrocauter apa itu?", pikir saya waktu itu.

Karena electrocauter ini membutuhkan waktu yang nggak sedikit, maka dr. David menyarankan saya untuk datang di lain hari supaya lebih santai. Iya juga sih, waktu saya konsultasi memang barengan sama Teh Yasinta. Kan nggak enak ya kalau nanti dia kelamaan nungguin saya.

Akhirnya, saya baru bisa kembali ke DF Clinic dua minggu kemudian. Setelah berkonsultasi dengan dokter, diputuskanlah hari itu saya akan menjalani proses electrocauter. Aseli saya deg-degan dan takut. Takut sakit sih yang utamanya mah.. *emak cemen*

Ruang tunggu DF Clinic yang nyaman

Ternyata, nggak usah takut bersakit-sakit saat menjalani electrocauter, karena kita akan diberi anestesi terlebih dahulu. Mendengar anestesi saya langsung kebayang bakal disuntik. Omg. Horor lagi.. Eits, ternyata enggak dong. Sama sekali nggak nyeremin dong pelayanan dari Df ini :)

Di ruangan perawatan, saya dipersilahkan berbaring dan mbak-mbak perswat mulai melakukan tugasnya. Pertama-tama wajah saya dibersihkan terlebih dahulu lalu difoto untuk dokumentasi. Setelah itu, kukit wajah saya diolesi krim anestesi di bagian-bagian yang terdapat bruntus. Dan tebak, wajah saya hampir seluruhnya ditutupi krim ini. Emang buanyak banget sih bruntusnya. Tersebar di mana-mana pula. Hmm..

Awalnya saya nggak percaya, masa sih, krim ini bisa bikin wajah saya ba'al (bahasa Sundanya kebal)? Lalu, sekitar setengah jam kemudian terasa sedikit cekit cekit nyeri di area wajah yang ditutupi krim. Nah, setelah itu baru saya menyadari kalau rasanya wajah saya jadi tueebeeel banget. Saya mencoba mencubit kulit wajah dan voila! Nggak kerasa apapun. Magic, haha..

Sambil menunggu panggilan, saya memutuskan untuk bobo siang dulu. Lumayan, soalnya saya sebelumnya habis dari kampus, capek sis. Hihi..

Sambil menunggu, banyak buku-buku bagus yang bisa dibaca

Langkah selanjutnya adalah dr. David melakukan tindakan electrocauter di ruang prakteknya. Awalnya saya pikir yang akan melakukan perawatan bukan dr. David. Nah, kalau langsung sama dr. Davidnya kan jadi tenang. Hehe..

Setelah saya berbaring, dr. David pun langsung melakukan tindakan pada wajah saya. Awalnya saya nggak ngeh dr. David melakukan apa, karena wajah saya sudah kebas dan tidak bisa merasakan apun. Tapi, ketika alatnya mengenai bruntus yang belum terkena anestesi baru deh kerasa. Awch, mayan juga sakitnya. Bikin kaget. Haha..

Setelah semua bruntus saya dihilangkan dan wajah sudah dilapisi antibiotik, saya pun langsung melihat cermin. Penasaran dengan penampakan wajah saya. Ternyata, bruntus-bruntus tersebut sudah hilang dan digantikan dengan lubang-lubang di seluruh wajah. Serem juga ngeliatnya hihi..

Kata dr. David, malam ini wajah saya nggak boleh kena air dan untuk seminggu ke depan saya nggak boleh kena matahari. Oh, siap dok, saya mah nggak pernah kemana-mana da. Hehe.. Setelah itu, saya pun langsung pulang menggunakan bis Trans Metro Bandung yang nyaman banget.

Oalaah, baru aja sehari perawatan, saya mendapatkan ajakan trip 2 hari di Bandung dari teman blogger dan rombongannya dari Jakarta. Ajakan yang sangat sulit ditolak, jadilah saya memutuskan untuk pergi. Karena nggak boleh kena sinar matahari, saya memutuskan untuk memakai masker saat berada di luar ruangan. Oia, kondisi wajah saya saat itu, lubang-lubang yang kemarin menganga sudah mulai tertutup, seperti luka kering berwarna kecokelatan.

Singkat cerita, akhirnya nggak kerasa hampir 2 minggu terlewati sampai saya mengikuti kegiatan Road Blog Bandung. Ketika saya registrasi, teteh-teteh dari Blogger Bandung mengatakan kalau wajah saya cerahan. Waah, pasti ini berkat bruntus-bruntus di wajah saya sudah hilang. Asyiiik, alhamdulillah..

Nah, kira-kira ini penampakan wajah saya saat H+1 dan H+12 setelah perawatan. Keliatan bedanya kah?

Gimana gimana? Hehe.. Jangan pada eneg ya sodara-sodara :D

Foto kiri adalah foto selfie saya bersama Mbak Levina saat trip yang diambil pada hari pertama setelah electrocauter. Foto kanan adalah foto selfie (juga) bersama teteh-teteh blogger Bandung saat Road Blog yang diambil pada hari ke-12 setelah tindakan. Selama 12 hari itu, saya menggunakan facial wash, whitening, nutri cream dan obat luka plus panas-panasan. Tapi untungnya nggak belang yaa. Haha..

Kesimpulannya, menurut saya teknologi yang dimiliki DF Clinic ini sudah mumpuni. Ditambah lagi dokter yang memang ahli di bidangnya. Kedua perpaduan tersebut saya jadikan alasan untuk mengatakan bahwa DF Clinic adalah klinik terbaik di bidangnya.

Nggak cuma ngilangin komedo, di sini juga kita bisa ngilangin bekas jerawat dan perawatan lainnya. Dan serunya lagi, di DF kita dimotivasi untuk menjalankan pola hidup sehat yang nantinya sangat berpengaruh pada kecantikan. Cucok deh ladies :)


Punya masalah yang sama dengan saya? Atau mau konsultasi masalah kesehatan dan kecantikan? Yuk berkunjung ke DF Clinic :)

DF Clinic
Jalan Leumah Neundeut no. 10
Bandung 40164
No. Telepon: 022-2010593

Akhir kata, yuk hidup sehat untuk kulit cantik bersinar.
Terima kasih DF Clinic :)

Salam cantik,
-Si Ibu Jerapah-

33 comments :

  1. Ohhh baru tahu kalo itu komedo putih. Xixixix.

    Hasilnya makin cantik, ya? ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga baru tau ternyata itu komedooo hahaha

      Delete
  2. Jadi kinclong... pingin jugaa

    ReplyDelete
  3. Wah jadi keliatan kinclong wajahnya. Aku kok denger kata dokter aja udah takut hihihi *emak2penakut :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dokternya baik mba.. Nggak bikin takut deh dijamin :)

      Delete
  4. Waah manyep banget mba..signifikan banget before afternya... Keceee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba.. Aku juga baru sadar pas collage foto ini. Beda banget haghag

      Delete
  5. uwiihhh perbedaannya ketara bnget y mbakk...
    jadi pngen perawatan eheheee

    ReplyDelete
  6. Nah, komedo putih ini juga hinggap di wajah anakku, Intan. Mau aku ajakin ke dr. David ah!
    Eh btw, jd kinclong ya, Mba Dessy? Geulis!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak al. Padahal itu di foto pertama, abis mandi, baru make up, tapi kucel ya? Nah di foto kedua itu, difoto pas break lunch, tapi keliatan masih cling cling hihi

      Delete
  7. Wow, hasilnya signifikan banget mbak, jadi makin cantik nih ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru banget wajahnya makin ki cinlong, dan menarik ya, mupeeebg

      Delete
    2. Hayu teh noniq.. Yuk ke DF :)

      Delete
    3. Iya mba naqi.. Alhamdulillah berhasil yeah hihi

      Delete
  8. Berkat perawatan wajah tambah berseri-seri cantik nih ya Mbk😊😊😊

    ReplyDelete
  9. Waah...bener-bener keliatan hasilnya ya..beneran tambah kinclong, deh!
    Perlakuan anastesinya cukup menenangkan ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ternyata ga seseram yg dibayangkan mbaa.. Fyuh.. Recommended lah pokoknya :)

      Delete
  10. Waah..udah bersih yak. Sumpaaah...dulu saya kira teh itu tahi lalat. Wkwkwk. Eh, btw itu ngga boleh kena air juga? Ngga cuci muka dong...mandi mah tetep kaaan? Xixi.

    Saya juga sama termasuk yg ga suka perawatan. Ya..kalo lagi angot kadang mampir di model2 DF gini, beda judul klo di Cilegon. Paling Mikrodermabrasi...saingetnya. xixi. kadang 1 bln sekali, kadang 3 bulan sekali, kadang 6 bln sekali..xixi..tergantung mood.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buahaha.. Aku takut temen2 pada geuleuh teh. Tapi untung pada cuek ya haha..
      Tetep mandi dongs.. Eh mandi ga ya malem itu? Haha

      Delete
  11. Replies
    1. Iyaaa alhamdulillah mba fenny uhuyy

      Delete
  12. wiw wiw wiw... pantesan kemarin pas Roadblog langsung pamer muka. udah bersih banget.

    ReplyDelete
  13. Wowwww.. Surprise liat H+12 nya.. Keren bgt. Coba ada di banjarmasin jg ya

    ReplyDelete
  14. ternyata ada toh komedo putih, saya kira cuma hitam saja. :))

    ReplyDelete
  15. Iya loh jd bersih dan cerah mbak. Aku sendiri ga ada masalah komedo putih ini. Tp temen ada yg punya, dan paling banyak di daerah sekitr hidungnya, jd kalo dipegang kerasa kasar. Coba deh aku saranin kesini.

    ReplyDelete
  16. Jadi keren banget, tertarik juga nih sama perawatan kulit, soalnya aku kulitnya ada bercak putih-putih gitu (kulit normal kering)

    ReplyDelete
  17. Saya tertarik dengan tulisan anda,
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Pariwisata yang bisa anda kunjungi di Informasi Pariwisata

    ReplyDelete
  18. Wow, keren banget hasilnyaa!^__^ *Psst mahalnggaktreatmentkayakgini?*mupeng

    ReplyDelete
  19. wkwkwkwk... saya juga pernah nyobain krn diajakin dan rasanya tuh kaget-kaget gmana gtu

    ReplyDelete

Komentar anda, Semangat saya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...