May 27, 2016

Jalan-jalan Anti Mainstream di Bandung


Assalamualaikum..
HolaHalo..

Bingung mau ke mana wiken ini? Ke Bandung aja yuk. Ah, tapi bosen, palingan makan-makan lagi, ngemall lagi atau foto-foto lagi. Oia, belum lagi macet-macetan karena Bandung dipenuhi oleh mobil-mobil berplat B. Hehe..

Etapi, ke Bandung aja yuk! *tetep*

Kalau bosen jalan-jalan ke situ-situ aja, mungkin teman-teman bisa mencoba berkunjung ke tempat-tempat yang saya kunjungi pada saat liburan panjang beberapa waktu yang lalu. Yup, saya memang asli Bandung dan berdomisili di Bandung, tapi tempat-tempat yang saya kunjungi kemarin adalah tempat-tempat yang baru saya kunjungi dan wajib saya rekomendasikan kepada teman-teman, apalagi buat yang suka ke museum dan suka jalan dengan anak-anaknya.

Sudah siap dengan trip ke Bandung yang ngga biasa? Penasaran? Baca terus sampai selesai yaa..

Hari Pertama: NuArt Sculpture Park - Go Blog Cafe

Rencananya, saya akan bertemu Mbak Nurul Noe dan rombongan GoVakansi dari Jakarta di Kafe Waka-Waka yang berlokasi di sekitaran Jalan Surya Sumantri, Bandung. Sebenarnya tempatnya mudah diakses, apalagi untuk teman-teman yang berasal dari Jakarta. Begitu keluar tol, langsung besok kiri, sampe deh. Tapi, anehnya, saya nggak bisa nemuin kafe ini, padahal sudah bolak-balik sampai 2 kali. Hahaha..

Akhirnya, kami memutuskan untuk langsung bertemu di venue saja, di NuArt Sculpture Park. Nah lho, di mana lagi tuh? Jujur saja, ini kali pertama saya mendengar nama itu. Iya, saya memang kudet. Zzz..

Karena buta arah, akhirnya saya meminta Om menurunkan saya di KFC Surya Sumantri dan berencana melanjutkan perjalanan dengan Gojek. Awalnya saya ngeri pakai Gojek mengingat saya yang benar-benar nggak tau lokasinya di mana. Tapi karena aplikasi Gojek menunjukkan bahwa lokasinya nggak jauh dari tempat saya berada (lagipula ongkosnya cuma Rp. 15.000 cyin), akhirnya saya PD order mamang Gojek. Bismillah..

Yuhuuu.. Akhirnya sampailah saya di NuArt Sculpture Park. Kesan pertama? Wiiih.. Tempat apa nih? Banyak patung-patung gedeee banget. Udah gitu, tempatnya adem dan ada semacam galeri di dalamnya. Walaupun super penasaran, saya tetap sabar menanti rombongan GoVakansi dari Jakarta ditemani dengan akang teteh dari Foody.id Bandung.

Nggak berapa lama, akhirnya rombongan datang dan dimulailah petualangan saya di NuArt Sculpture Park. Penasaran ngapain aja? Saking serunya, saya sengaja bikin postingan sendiri tentang ini. Silahkan baca di sini yaa..


Di lahan pribadi milik Pak Nuarta seluas 3 hektar ini, pengunjung bisa olahraga pagi, menikmati keindahan alam, melihat pameran seni karya Pak Nuarta dan para seniman muda, ngopi-ngopi cantik, sekadar duduk-duduk dan ngobrol sampai membuat kerajinan tanah liat. Pokoknya seru! Guide NuArt mengatakan, umumnya pengunjung menghabiskan waktu 3 jam untuk menikmati NuArt Sculpture Park.

Nah, ini adalah beberapa foto yang saya ambil dari handphone ala ala saya selama di NuArt.





Setelah sejak sore sampai Maghrib menghabiskan waktu di NuArt Sculpture Park, rombongan kembali menaiki bis dan menuju ke sebuah kafe di pusat Kota Bandung, tepatnya di Jalan Karapitan no. 73. Makan malam apa kita hari ini?

Adalah Go Blog Cafe. Baca nama kafe ini bikin hati deg deg ser ya. Karena kalau diucapkan akan sama dengan sebuah kata makian. Hehehe.. Kata orang, yang unik itu akan cepat diingat, dan itu pulalah yang menginspirasi Bu @theapantow dalam penamaan kafe ini. Nggak cuma itu, ternyata pemilik kafe ini adalah seorang blogger senior alias sudah melakukan aktivitas ngeblog selama bertahun-tahun. Dari ngeblog, beliau mendapatkan banyak sekali manfaat-manfaat dan melalui kafe ini beliau sekaligus ingin mengajak generasi muda untuk ngeblog. Setuju banget, Bu! Ngeblog itu memang kegiatan positif yang pas banget untuk dilakukan oleh anak-anak muda. Menurut kamu gimana? :)


Makanan dan minuman yang ditawarkan di kafe ini lumayan terjangkau lho. Saya nggak foto menunya sih, tapi harganya nggak ada yang bikin kaget kok. Hehe.. Malam itu, kami disuguhi menu nasi telur bakar dan nasi cakalang dabu-dabu. Dua-duanya enaaak dan porsinya banyak! Kenyang, puas, mantap :D

Untuk yang suka foto-foto, Go Blog Cafe menyediakan dua dinding yang full dengan lukisan tiga dimensi bernuansa Paris dan Kebun Raya Bogor. Penasaran? Jangan lupa ke kafe ini kalau mampir ke Bandung yaa..

Sumber: Twitter Mbak @noetraveler

Setelah makan, akhirnya tibalah saatnya kami merapat ke ZenRooms Dipatiukur. Nahh.. Pengalaman menginap di hotel budget yang nyaman ini akan saya ceritakan di postingan lain yaa.. Makanya pantengin terus blog ini. Hehehe.. *modus*

Hari Kedua: Museum Barli - Suteki Sushi

Yihaa.. Setelah tidur nyenyak di ZenRooms Dipatiukur, paginya saya mengajak teman sekamar saya, Mbak Levina, untuk olahraga pagi di sekitaran hotel. Olahraga ala ala sih, lebih banyak jalannya daripada larinya. Hehehe..

Ternyata, saya baru nyadar kalau hotel ini ada di belakang Unpad Dipatiukur. Ih, pas banget kan banyak jajanan dan ada spot untuk olahraga di dekat hotel. Tapi sayang banget kita nggak sempat jajan karena hari masih pagi dan mamang jualan masih sibuk menyiapkan dagangannya. Jadi, karena kita udah laper berat akhirnya kita berdua memutuskan untuk pulang ke hotel dan sarapan.

Acara selanjutnya hari kedua ini adalah mengunjungi Museum Barli. Untuk teman-teman yang belum kenal dengan Barli, saya akan cerita sedikit ya tentang pelukis andalan Indonesia ini.

Barli adalah pelukis yang tergabung dalam Kelompok Lima yang beranggotakan Affandi, Wahdi, Sudarso dan Hendra Gunawan. Dari kecil, beliau sudah tertarik dengan seni melukis dan berguru pada beberapa pelukis Eropa yang sedang tinggal di Indonesia. Beliau pun menamatkan pendidikannya di Belanda dan Paris, khusus untuk mempelajari seni rupa.

Sepulangnya ke tanah air, beliau dikenal sangat peduli akan pentingnya ilmu seni rupa. Beliau sempat mengajar di beberapa perguruan tinggi di Bandung seperti ITB dan IKIP (sekarang UPI). Kemudian, Barli lebih sering mengajar di sanggar-sanggar seni sampai akhirnya mendiirikan Museum Barli tahun 1992.

Beruntungnya saya karena hari itu GoVakansi mengajak kami untuk berkunjung ke Museum Barli di bilangan Setrasari Bandung, masih berdekatan dengan NuArt Sculpture Park. Sayang banget, karena sedang libur panjang, macetnya Bandung sudah seperti macet mudik. Yang harusnya perjalanan memakan waktu 30 menit saja, kemarin kami hampir menghabiskan waktu 2 jam di perjalanan. Hiks..

Sesampainya di Museum Barli, cucu dari almarhum Barli, yaitu Mas Adit menyambut kami dan memberikan sedikit briefing tentang apa yang akan kami lakukan siang itu di Museum Barli. Pertama-tama, kami dipersilahkan untuk melihat berbagai karya seni yang terdapat di Museum Barli. Kemudian, kami akan dikumpulkan kembali untuk mendapatkan "pelajaran" seni rupa langsung dari anak Pak Barli. Waaaw, seru banget nih.

Tanpa berlama-lama, Mas Adit langsung mempersilahkan kami untuk mengeksplor museum ini. Museum Barli terdiri dari dua lantai. Lantai pertama berisikan banyaaaaaaak sekali koleksi seni yang dibuat oleh anak-anak Pak Barli dan aneka mainan dari era 70 sampai 90'an. Apa? Mainan? Iyaaa.. Senang sekali bisa bernostalgia ke masa kecil saat melihat koleksi aneka mainan, buku dan mini figurine yang dirawat dengan apik di museum ini. Mau ikut nostalgia juga? Ini oleh-oleh fotonya. Hehehehe..








Setelah puas mengeksplor lantai pertama, yuk naik ke lantai dua. Di sana ada sebuah aula yang berisi mahakarya dari Barli. Lukisan-lukisan yang ada di sana nggak cuma sekadar gambar, tapi mengandung cerita dan latar belakang tertentu yang ditulis lengkap di dekat lukisan. Selain lukisan, kita juga bisa membaca biografi Barli dan perlengkapan yang digunakannya untuk melukis. Salut pada Pak Barli yang sebegitu cintanya dengan dunia seni sampai mendapatkan penghargaan Satyalancana Kebudayaan dari presiden pada tahun 2000. Penghargaan ini diberikan kepada warga negara yang berjasa dalam bidang kebudayaan.

Setelah selesai melihat-lihat beragam karya seni di Museum Barli, tibalah saatnya kami untuk ke bawah. Di bawah tersedia meja-meja panjang dan bangku kecil seukuran anak-anak, karena memang ini adalah sanggar seni untuk anak. Tapi tenang, kita -orang dewasa- masih bisa duduk dengan nyaman kok. Hehe..

Pada sesi ini, Mas Adit memaparkan pentingnya seni dalam kehidupan kita. Ternyata, hidup tanpa seni itu akan menghasilkan hidup yang tak berarti. Jangan berpikir seni hanya sebatas menggambar, melukis ata mematung. Cara kita berpakaian, bagaimana kita menulis atau teknik memasak yang kita lakukan adalah bagian dari seni. Seni membuat setiap individu menjadi unik.

Mas Adit pun memberikan dua tantangan kepada kami. Untuk melakukan tantangan ini, kami harus berpikir seperti anak kecil. Bebas berkhayal. Hehe.. Tantangan pertama adalah kami diminta untuk menggambarkan kehidupan manusia yang hidup di planet lain. Tantangan selanjutnya adalah menggambarkan kondisi bawah laut di mana ada kapal pembawa harta karun yang karam dan dilengkapi dengan berbagai 'keangkeran' laut.

Wah, terima kasih yaa Mas Adit. Kami diberi kesempatan untuk kembali berkhayal dan menggambar seperti anak kecil. Hehe.. Hasil gambar saya sudah diprediksi: absurd. Haha, maklum, saya memang nggak bakat di bidang seni rupa. Bikin apapun selalu gagal. Heuheu..

Acara hari itu diakhiri dengan pemilihan gambar terbaik yang dilakukan oleh putra Pak Barli. Pemenangnya adalah kakak adik yang memang jago gambar. Gambarnya bagus, rapi dan penuh mengisi kertas. Hehe.. Keren..

Sumber: Twitter Mas @adisn84

Seharian macet-macetan dan beraktivitas pasti bikin lapar. Syukurlah, teman-teman GoVakansi langsung membawa kami ke restoran Jepang di Jalan Pahlawan bernama Suteki Sushi.

Di sini, kami disuguhi paket sushi yang benar-benar menggoda selera. Tampilannya lucu dan rasanya enaaak.. Untuk makanan utama, Suteki Sushi menyediakan berbagai menu nasi dan hari itu kami menyicipi menu nasi yakiniku yang nyummy! Ah, resto ini recommended untuk teman-teman yang mau ngumpul rame-rame sambil makan. Harganya juga bersahabat dengan kantong lho.. :)

Lunch di Suteki Sushi ini sekaligus menjadi akhir dari perjalanan #150KMAway yang diselenggarakan oleh GoVakansi. Oia, dari awal saya terus-terusan menyebut GoVakansi tapi belum mengenalkan brand yang satu ini kepada teman-teman. Jadi GoVakansi adalah..

GoVakansi: Travelling Seru, Nggak Ribet dan Terpercaya

Begitu tau tentang travel consultant ini, saya jadi inget masa-masa  ikutan open trip  bareng teman-teman. Open trip itu dijamin seruuu! Ketemu banyak orang baru, pengalaman baru dan kalau beruntung dapat jodoh (wahaha) dengan biaya minimum karena makin banyak yang ikutan pasti makin rendah biayanya kan?

Nah, begitupun dengan GoVakansi. GoVakansi ini merencanakan dan menyelenggarakan berbagai perjalanan open trip, private trip dan honeymoon trip. Wah, lalu apa bedanya? Kalau open trip, seperti yang telah saya jelaskan di atas, kita bisa bergabung dengan travellers yang lain dalam sebuah perjalanan yang sudah diatur oleh GoVakansi. Sedangkan untuk private trip, kita bisa meminta tim GoVakansi untuk mengatur perjalanan sesuai dengan waktu, akomodasi dan teman jalan kita, ya pokoknya bebas lah. Nah, kalau yang honeymoon trip, tau lah ya.. Hehehe..

Aaaah, saya mau!

Serunya, setelah saya ngobcan dengan tim GoVakansi, kita bisa rikues perjalanan sesuai budget kita lho. Dijamin fleksibel banget deh GoVakansi ini. Jadi, jangan khawatir, GoVakansi pasti akan memberikan harga terbaik untuk kita semua. Hore!

Jadi pengen jalan-jalan dengan GoVakansi, gih cepetan cuss ke webnya. Di sini yaa : www.govakansi.com. Jangan khawatir, ada customer service yang siap menjawab pertanyaan-pertanyaan kita. Selamat berlibur yaa.. Hehehe..

----

Yuhuuu.. Jadi, mau ke mana wiken ini? Main ke kota saya yuk, ke Bandung. Jangan lupa kabari saya kalau singgah di Bandung ya.. :)

Salam jalan-jalan,
-Si Ibu Jerapah-

28 comments :

  1. hallo2...saya juga di Bandung. Koq ga pernah ketemu yaa...hehe...

    ReplyDelete
  2. hallo2...saya juga di Bandung. Koq ga pernah ketemu yaa...hehe...

    ReplyDelete
  3. Keren2 "tempat main"-nya.
    Itu yg kafe Go Blog, bikin blogger betah kali ya? apalagi klo ada wifinya yg kenceng hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, di sini ada wifi. Mangstab lah :)

      Delete
  4. ciehh mantap ituh mbak jalan2nya hhhee
    permainan di jaman2 pas masa2 kcil ada ya mbak di museum Bali tsb :D
    keren lah... hhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berasa nostalgia banget mba.. Kangen masa kecil yang bahagia itu sederhana ya mba :)

      Delete
  5. Terilihat sangat seru dan menyenangkan..apalagi banyak koleksi kartun2 masa kini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru banget mba. Kapan2 ke sini bawa anak2 mba.. Seruu

      Delete
  6. Nanti saya wiken mau ke... kamar.

    ReplyDelete
  7. jadi pengen ke sana... hehe..

    ReplyDelete
  8. Jadi pengin seseruan ikut acara2 menarik seperti diatas. Yaaah kapanya *Ngarep banget :D

    ReplyDelete
  9. Mbak mau dong ke Bandung, hihihihi macetnya masih? pingin ketemu Walikota Bandung ihhh yang kece badai. Eh salah fokus nih, TUh apalagi yang di atas piring bikin aku klepek-klepek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuk mba..
      Iyaa saya juga belum pernah selpi bareng pak wali. Wahaha

      Delete
  10. Aaaaaak seruuuw. Jadi pengen kebandunggg. Bisa banget nih buat referensi kalo nge-bandung. Hihii. Makasi sharingnya ya Maaaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akhirnya kr bandung juga ya mbaa :)

      Delete
  11. Wah, penasaran sama Go-Blog Cafe. Enak-enakkah makanannya? *Tukang makan* :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enaaak teh
      Recommended.
      Ibunya asik juga diajak ngobrol :)

      Delete
  12. Gak aneh sih Bandung kalo libur macetnya emang gitu :')
    Aku udah tau museum Barli dan NuArt.. Tapi belom pernah ke sana.
    Go Blog cafe baru pertama denger tuh. Kapan ya sempet ke sanaaa :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah hebat mba.. Saya baru tau kemaren haha..
      Yuk kr go blog :)

      Delete
  13. Ya ampuuunnn itu musiumnya asik bgt. Banyak buku2 komik jaman dulu lagi.. ga dijual yaaa :D ngingetin masa kecil dulu srg baca komik2 casper, nina :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asik banget mba.
      Aku pun melongo pas liat komik2 jadul itu.
      Ah kangen!

      Delete
  14. Senengnya jalan jalan ke Bandung... kapan ya bisa ke sana lagi?

    ReplyDelete
  15. Wowow! Jadi makin mupeng ke bandung ih..!

    Btw ayok Mba ke Dieng, klo pas sy pulkam kopdaran deh kita :)

    ReplyDelete
  16. Aku bakal tinggal di Bandung, belum tau banyak, ntar jalan-jalan ah Mak, main ke Go Blog Cafe juga xD

    ReplyDelete

Komentar anda, Semangat saya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...