May 17, 2016

Food Blogger Wajib Lakukan 4 Hal Ini Saat Berwisata Kuliner


Setelah menunggu cukup lama, akhirnya paket sushi kami yang disusun bertingkat seperti kue ulang tahun itu datang juga. Saya, yang memang sudah kelaparan, langsung ngiler ketika sushi-sushi tersebut dihidangkan di atas meja. Tapi.. Ternyata walaupun sudah di depan mata, jangan harap bisa langsung menyantap makanan cantik tersebut. Yah, kalau jalannya sendiri sih bisa-bisa aja. Langsung abis seketika. Nah, kebetulan, kemarin saya jalan dengan para food blogger yang setiap ngeliat makan, reaksi pertama mereka adalah FOTO!!! Arrghh.. Hahaha..

Menjadi food blogger ini memang lagi ngehits karena semua orang suka berwisata kuliner. Apalagi jika bisa mengunjungi lokasi wisata kuliner baru yang menarik dan sedang menjadi tren di kota-kota besar. Biasanya hobi ini membuat seseorang terjun menjadi food blogger demi menyempurnakan hobinya.

Menjadi food blogger yang baik tentu bukan hanya sekadar sibuk icip-icip makanan saja. ada informasi penting yang wajib disampaikan kepada para pembaca blog. Oleh karena itu, seorang food blogger harus melakukan beberapa hal ini ketika berwisata kuliner, agar nantinya konten-konten tentang ulasan kuliner di blog menjadi semakin berkualitas :

Jangan Kalap Menyantap Makanan

Makanan yang baru dihidangkan di meja memang menggiurkan dan membuat perut jadi keroncongan. Tetapi bersabarlah sebentar hingga semua menu pesanan kita selesai dihidangkan. Luangkan waktu beberapa menit untuk memfoto makanan.

Sebaiknya kita mengambil foto dari berbagai angle. Jangan hanya memfoto 1-2 kali saja. fotolah berkali-kali untuk mendapatkan angle terbaik.

Perhatikan Hal-Hal Detail di Tempat Wisata Kuliner

Ada banyak hal yang harus diperhatikan di tempat wisata kuliner. Kita wajib memperhatikan kehigienisannya, dekorasi, kapasitas ruangan, kualitas pelayanan, dan jumlah pelanggan yang sedang berkunjung. Karena hal-hal kecil seperti ini akan membuat ulasan kuliner menjadi semakin rinci dan kaya informasi.

Membuat Ulasan Secara Objektif

Ulasan tentang tempat wisata kuliner harus dibuat secara objektif. Jangan sampai karena kita mendapat diskon, undangan, atau mengenal pemilik tempat wisata kuliner, maka ulasan yang kita buat justru terkesan berlebihan. Sampaikan hal-hal baik dan hal yang masih harus diperbaiki oleh tempat wisata kuliner. Karena saran tersebut bisa menjadi ide berharga bagi sang pebisnis untuk memperbaiki kualitas bisnisnya di masa mendatang.

Segera Menyimpan Hasil Dokumentasi

Hasil dokumentasi yang ada di HP atau kamera harus segera disimpan di laptop. Menggunakan laptop Acer harga 3 jutaan juga sudah lebih dari cukup untuk mendukung aktivitas nge-blog. Jika laptop lama kita sudah tidak mendukung aktivitas secara lancar, tak ada salahnya melihat-lihat varian laptop Acer di MatahariMall.

Selain laptop mahal untuk aktivitas gaming, ada laptop dengan harga 3 jutaan yang cocok untuk aktivitas ringan. Karena nge-blog sudah menjadi bagian dari rutinitas kita, maka kita harus menggunakan laptop berkualitas agar nge-blog semakin menyenangkan.
Nah, semoga tips-tips di atas bermanfaat yaa..
Adios amigos,
-Si Ibu Jerapah-

13 comments :

  1. Aku gabisa banget tuh mak, sebelum makan foto duluuu. Biasanya langsung makan sih, abis udah gatel pengen ngunyah x) Aku gabakat banget lah pokoknya jadi food blogger. Hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba. Kalau makanan udah di depan mata pengen cepet2 diacak. Apalagi kalau laper. Ehhh pas selesai makan baru inget belom dipoto. Wkwkwk

      Delete
  2. Saya juga seringnya sadar pengen foto makanan justru saat makanan udah ludes. Gagal jadi food blogger saya. Tapi, kadang saya simpen sih foto warung/tempat makannya. biar selalu diingat hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa mba samaan.. Difoto sih tapi kalo buat diposting mah hmmm.. Hihi

      Delete
  3. wah saya suka postingan anda! jadi pengin nyobain wisata kuliner dan jadi food blogger deh. ohya anda bisa mengunjungi Pariwisata Indonesia untuk melihat referensi pariwisata lainnya. Terima Kasih

    ReplyDelete
  4. Rekomendasi food blogger sangat dinantikan terutama ulasan objektifnya... takutnya setelah baca tulisan blogger, eh ketemunya malah jauh dari kenyataan ketika dikunjungi... terimakasih informasinya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget mba. Harus objektif. Supaya pembaca ga kecewa.

      Delete
  5. Perkenalkan, saya adalah foodblogger (wannabe) yang selalu gagal moto makanan. Kenapa? Ada dua krucils yang teriak-teriak kalau Bundanya kelamaan poto2 -___-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jiaaaahh nyak mah emang foodblogger atuuh.. Blognya aja makanan semua.. Belom ignya.. Huhuy

      Delete
  6. Masya Allah, lama nggak maen kesini, jerapahnya udah berkembang biak jadi banyak gini di kanan-kiri. ^^
    Bener tuh, perhatikan detail tempat kulinernya. Ketika belum belajar mereview, hal-hal begini terabaikan. Dan soal motret, waduh masih banyak yang kurang..biasanya icip-icip makanan dulu, tau-tau udah setengah baru ingat motret *baper mulu sih = bawaan lapar*

    www.bulirjeruk.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buahahaha.. Jerapahnya jadi banyak ya mba :D
      Aku mah nggak bisaeun motonya. Dan liat makanan bawaannya pengen ngbisin. Haha

      Delete
  7. Hahaha, jadi inget di Bandung yak. Ngakak deh lihat status dessy sama mbak lidya bisa kompakan upload yang foto-foto sushi.

    ReplyDelete
  8. Walaupun saya suka banget dengan food photograpy, entah kenapa saya nih tiap masuk resto pengin deh foto-foto terus review gitu di blog etapi yang ada langsung disantap hahahah terus kan bawa kiddos, jadi mau foto-foto pun agak susah hiks maka gagal deh jadi food blogger >.< :D

    Poin perhatikan detai tempat wisata ini setuju banget, banyakan yang konsen ke menu tapi sedikit melupakan sekililingnya..

    ReplyDelete

Komentar anda, Semangat saya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...