April 26, 2016

SelebrASI 9 Tahun AIMI : Menyusui Serentak di Kota Bandung

SEMBILAN AIMI Bandung

"Menyusui itu bisa di mana aja kok, yaa asal jangan di dalam angkot, jangan di mall, yaa jangan di public area lah", kata salah seorang teman. Yaah, sama aja nggak bisa menyusui di mana aja dong itu mah, hehehe.. Ada pula teman yang ketika saya tanya mengapa dia tidak menyusui bayinya menjawab seperti ini, "Ribet atuh bawa-bawa bayi kemana-mana. Kan harus meeting sama klien, arisan sama temen-temen. Kebayang ribet deh kalau harus menyusui..". Yaah, kan bisa pumping dan bikin simpanan ASIP ya kalau harus keluar rumah. Dan masih banyak cerita-cerita lainnya..

Sebenarnya, menyusui adalah hal alami yang bisa ibu lakukan di mana pun dan kapan pun. Dari semangat itulah, dalam rangka selebrASI ulang tahun kesembilan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) pada 21 April 2016 yang lalu, AIMI mengadakan kegiatan bertajuk SEMBILAN (SErentak Menyusui Bersama Ibu-ibu dan Laktivis AIMI Nasional) yang diadakan bersamaan di 15 provinsi dan 25 kota se-Indonesia pada tanggal 23 April 2016.

SEMBILAN AIMI Bandung

Iya, seriusan, menyusui serentak. Seru kan? Ibu-ibu menyusui di 15 provinsi dan 25 kota akan bersama-sama menyusui bayinya di masing-masing kota dan akan diabadikan dalam foto. Provinsi dan kota yang melangsungkan acara ini adalah DKI Jakarta, Kalimantan Selatan (Banjarmasin), Jawa Timur (Surabaya), Jawa Tengah (Semarang, Solo, Purwokerto, Salatiga), Sumatera Barat (Padang), Jambi, Jawa Barat (Bandung, Bekasi, Cirebon, Depok), Bangka Belitung (Pangkal Pinang), Sumatera Utara (Medan), Bandar Lampung, Kalimantan Barat (Pontianak, Ketapang), Bali (Denpasar), Jogyakarta, Kalimantan Timur (Samarinda, Balikpapan, Bontang) dan Sulawesi Selatan (Makassar, Sorowako).

Harapannya, kegiatan ini akan membuka mata seluruh dunia bahwa menyusui adalah kegiatan alami yang dapat dilakukan seorang ibu kepada anaknya di mana saja dan kapan saja. Alami karena menyusui adalah memberi makan kepada bayi. Kapan saja dan di mana saja karena bayi baru lahir bisa "meminta" susu kapan saja jika lapar. Tentu saja kita tidak bisa mengatur dia akan makan jam berapa, seperti yang kita lakukan pada anak yang lebih besar, sehingga ibu harus siap sedia untuk menyusui bayi di mana pun dan kapan pun. Sepakat?

Di kota Bandung, acara SEMBILAN ini diadakan di Villa Isola yang berada di dalam kompleks Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Ini adalah kali kedua saya masuk ke dalam kompleks UPI yang ternyata sangat luas sekali. Pertama kali saya berkunjung ke UPI adalah belasan tahun yang lalu saat saya bermain angklung di salah satu acara yang dilaksanakan di UPI. Namun, seingat saya, UPI tidak sebesar dan semegah ini. Atau saya salah ingat? Hehe..

Kegiatan SEMBILAN ini memang memunculkan icon wilayah masing-masing. Dan tepat bagi AIMI Jawa Barat untuk memilih Villa Isola sebagai tempat diadakannya SEMBILAN, karena tempat ini adalah salah satu khasanah wisata Kota Bandung. Selain itu, panitia juga terlihat membawah sebuah angklung yang juga alat musik tradisional khas Bandung.

Sesampainya di Villa Isola, peserta SEMBILAN diwajibkan untuk registrasi terlebih dahulu. Setelah registrasi, saya menemani Ahza ke kolam untuk melihat ikan. Cuaca yang belum begitu terik membuat Ahza riang gembira berlari kesana kesini. Belum lagi view Villa Isolla yang begitu memukau membuat saya iseng memfoto Ahza yang sebenarnya masih mau nongkrong di tepian kolam. Hehehe..

SEMBILAN AIMI Bandung
Panitia sedang bersiap-siap

Sekitar jam 9, kami dikumpulkan di tangga Villa Isola untuk memulai acara pagi itu. Acara dibuka oleh Teh Lintang yang merupakan Ketua Divisi Komunikasi Konselor Laktasi AIMI Jawa Barat. Hari itu Teh Lintang bertindak sebagai MC SEMBILAN di Kota Bandung. Acara dimulai dengan menyanyikan beberapa yel-yel penyemangat ASI yang dinyanyikan dengan semangat dan riang gembira. Teh Lintang kemudian mempersilahkan Teh Antjheu, selaku Ketua AIMI Jawa Barat, untuk memberikan kata sambutan. Pada kesempatan itu, Teh Antjheu mengungkapkan fakta tentang cakupan menyusui di Provinsi Jawa Barat masih sekitar 50% dan di Kota Bandung hanya sekitar 20%. Semoga ke depannya, AIMI bisa lebih bisa mengedukasi lebih banyak ibu hamil dan menyusui akan pentingnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi sampai 6 bulan bahkan lebih baik jika sampai 2 tahun. Aamiin..

SEMBILAN AIMI Bandung
Ibu-ibu AIMI membuka acara SEMBILAN di Bandung

SEMBILAN AIMI Bandung
Teh Antjheu memberikan kata sambutan

Para peserta bersiap-siap mengambil posisi

Setelah itu, sampailah ke acara utama dari kegiatan SEMBILAN ini. Menyusui bersama-sama. Panitia dan fotografer mengatur tempat duduk ibu-ibu agar bagus untuk difoto. Tempat yang diambil adalah di tangga di depan Villa Isola. Panitia juga membagikan goodie bag yang di dalamnya terdapat apron menyusui yang sangat cantik. Jujur saya, ini kali pertama memiliki apron secantik ini. Apron yang saya punya hanya selembar kain berwarna ungu tua hadiah dari mama. Apron tersebut kami pakai agar lebih nyaman menyusui. 

Drama pun terjadi. Ketika saya menawarkan Ahza untuk menyusui, Ahza menolak. Rupanya dia terlalu excited melihat anak-anak kecil lain di sekitarnya. Belum lagi, dia terus menerus mengajak saya kembali ke kolam untuk melihat ikan. "Ahza, ayo nenen dulu yuk..", ajak saya. "Nggak..", jawabnya sambil cengengesan. Akhirnya saya menyelimutinya dengan apron dan mengajaknya bermain petak umpet. Ahza pun tertawa cekikikan melihat wajah saya dari dalam apron. Teh Antjheu pun memberi aba-aba pertanda fotografer akan segera memulai sesi foto menyusui serempak tersebut. Melihat ibu-ibu lain yang sudah mulai menyusui, saya pun kembali mengajak Ahza untuk menyusui. Kali ini, saya langsung menawarkan "pabrik"nya dan langsung disambut dengan semangat oleh Ahza. Haha.. Misi berhasil. Selama beberapa menit, kami semua menyusui sambil difoto, berasa artis gitu yah. Hehe.. Btw, inilah foto-foto kece kami saat menyusui serempak di Villa Isola, UPI, Bandung :)



Setelah acara menyusui serentak selesai dilaksanakan, acara selanjutnya yang dinanti-nantikan adalah acara bagi-bagi hadiah. Hore! Acara pertama adalah lomba dan kuis. Lomba kali ini adalah goyang seheboh mungkin dengan diiringi lagu Trejing Trejing. Hehe.. Selanjutnya, ada pertanyaan yang diajukan oleh Teh Antjheu untuk para peserta SEMBILAN seputar tingkat menyusui di Provinsi Jawa Barat. Acara dilanjut dengan pengumuman peserta yang datang paling pagi, ibu yang menyusui tandem (menyusui 2 anak sekaligus), dress code terbaik dan best dress mom and baby. Alhamdulillah ya, dari semua lomba, saya belum dapet rezeki menang satu pun. Wahaha, tapi nggak apa-apa, toh datang ke acara ini saja sudah menyenangkan sekali untuk saya dan Ahza :)


Para pemenang lomba

Di tengah acara kumpul-kumpul, Ahza kembali mengajak saya ke kolam untuk melihat ikan. Matahari yang sudah kian terik tidak menyurutkan kesenangan Ahza untuk mencari ikan-ikan kecil di tepian kolam. Setelah Ahza puas bermain, ternyata acara sudah selesai dan acara foto-foto pun akan segera dimulai. Wah, untuk kita nggak ketinggalan ya, hehe.. :)


Setelah berfoto, saya dan Ahza memutuskan untuk pulang dan berpamitan pada teman-teman baru di acara SEMBILAN ini. Sungguh menyenangkan bisa mendapatkan banyak teman baru dan semangat untuk terus mengedukASI perempuan Indonesia tentang ASI dan menyusui. Oia, saya juga berencana untuk mendaftar menjadi pengurus AIMI Jawa Barat. Semoga kesampaian ya, doakan saya :) Terima kasih AIMI. Dari AIMI lah saya mendapatkan banyak sekali informasi tentang ASI dan menyusui serta mengetahui info tentang konselor menyusui yang akhirnya sangat membantu saya untuk memberikan ASI eksklusif untuk Ahza. Sekali lagi, terima kasih AIMI. Jaya selalu AIMI dan ibu menyusui di Indonesia :)

Baca juga : Konselor Laktasi, Sahabat Ibu Menyusui

Salam dari si profesor ASI :D

sumber foto : FP AIMI Jabar dan dokumen pribadi

Salam sayang,
-Si Ibu Jerapah-


No comments :

Post a Comment

Komentar anda, Semangat saya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...