March 08, 2016

Pola Hidup Sehat dan Merawat Kulit Wajah di DF Clinic


Sedia payung sebelum hujan. 
Itu kata pepatah yang sering kita dengar dari pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.

Tapi kenyatannya, kita lebih sering menunggu kehujanan dulu lalu melipir membeli jas hujan atau payung di pinggir jalan. Atau, kita terbiasa untuk berobat ketika sakit daripada berobat untuk mencegah penyakit datang ke tubuh kita

Iya dong, berobat ke dokter kan untuk mengobati penyakit. Masa sehat-sehat datang ke dokter? Lagian, memangnya ada ya pengobatan untuk mencegah penyakit?

Jawabannya : ada. 
Tapi, masyarakat awam di Indonesia (macem saya) masih belum 'ngeh' dengan jenis pengobatan yang satu ini. Pengobatan dalam rangka mencegah penyakit ini, dalam dunia medis sering disebut dengan pengobatan preventif, sedangkan pengobatan terhadap penyakit disebut dengan pengobatan kuratif. Lebih jelasnya, yuk simak perbedaan keduanya dari ilustrasi di bawah ini..

ilustrasi pengobatan kuratif
Ilustrasi pengobatan kuratif

Pilih ini atau ini?
ilustrasi pengobatan preventif
Ilustrasi pengobatan preventif

Kayaknya lebih menyenangkan ilustrasi yang kedua ya? :D

Dari ilustrasi di atas, cukup jelas ya perbedaan antara pengobatan preventif dan kuratif tersebut. Dapat dikatakan, dengan pengobatan preventif ini, kita bisa hidup dengan sehat dan sampai setua yang kita mau. Tentunya tetap pada prinsip, Do the Best and Let Allah Do the Rest :)

Salah satu jenis pengobatan preventif ini sering disebut dengan anti-aging medicine. Seperti yang saya kutip dari situs www.worldhealth.net, Anti-aging medicine memiliki pengertian sebagai berikut :
Anti-aging medicine is a clinical specialty is founded on the application of advanced scientific and medical technologies for the early detection, prevention, treatment, and reversal of age-related dysfunction, disorders, and diseases.  It is a healthcare model promoting innovative science and research to prolong the healthy lifespan in humans. As such, anti-aging medicine is based on principles of sound and responsible medical care that are consistent with those applied in other preventive health specialties. The phrase "anti-aging," as such, relates to the application of advanced biomedical technologies focused on the early detection, prevention, and treatment of aging-related disease.  
Dari pengertian di atas, ada tiga poin penting yang membuat saya penasaran dengan anti-aging medicine ini. Poin pertama, anti-aging medicine ini bisa memperpanjang umur sehat kita (panjang umur dan sehat kan dambaan semua manusia ya.. hehe). Poin kedua, pengobatan ini mengaplikasikan jenis pengobatan preventif yaitu pencegahan. Poin ketiga, pengobatan ini menggunakan teknologi biomedis canggih yang difokuskan untuk pendeteksian dini, pencegahan dan pengobatan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan penuaan. Wow, udah ikut penasaran kayak saya?

Bayang-bayang kalau anti-aging itu adalah salah satu produk kecantikan yang digadang-gadang bisa menghapus kerutan di wajah langsung menguap ketika tau arti sebenarnya dari anti-aging medicine yang ternyata adalah cara pandang lain tentang menjaga kesehatan.

Makin penasaran lagi ketika tau bahwa di kota saya, Bandung, terdapat sebuah klinik yang menawarkan anti-aging medicine sebagai bentuk pelayanannya. Wah, seriusan? Ada di Bandung?

Adalah DF Clinic, sebuah klinik utama bersertifikasi kedokteran internasional (karena untuk sertifikasi anti-aging medicine sendiri belum ada di Indonesia) yang terletak di Jalan Leumah Neundeut nomor 10 Bandung. Lokasinya mudah dijangkau. Apalagi untuk teman-teman yang berasal dari luar kota Bandung, karena lokasinya cukup dekat dengan Gerbang Tol Pasteur.

Selasa, 1 Maret 2016 yang lalu, saya dan teman-teman Blogger Bandung berkesempatan untuk mengunjungi DF Clinic. Pas banget, karena saya terlanjur penasaran dengan apa dan bagaimana anti-aging medicine ini. Dengan dekornya yang serba ungu (saya banget deh) dan nyaman, saya langsung jatuh cinta dengan tempat ini.

Ruang tunggu lantai 1 yang homey dan bernuansa etnik
Sumber : Teh Ima

Sambil menunggu giliran pemeriksaan oleh dokter, kami diinformasikan oleh Mas Rhenza, seorang manajer di DF Clinic, tentang seluk beluk DF Clinic, apa saja produk yang ditawarkan dan jenis perawatan apa saja yang tersedia di sini. Beliau juga menjelaskan bahwa setiap produk dan perawatan yang ada di DF Clinic ini baru bisa didapatkan oleh pasien jika sudah ada diagnosis dari dokter. Jadi, kita nggak bisa tiba-tiba datang ke apotek dan beli fasial wash-nya DF atau meminta untuk di-laser tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Ruang tunggu lantai 2 yang banyak bukunyaaa.. :)
Sumber : Eh, ini siapa yang motoin ya? Lol

Kemudian, menyangkut masalah anti-aging medicine, Mas Rhenza menjelaskan bahwa jenis pengobatan ini bukan saja melulu tentang perawatan wajah tapi juga organ dalam tubuh. Apa yang timbul di permukaan, pasti akarnya ada di dalam, benar? Maka, beda dari klinik lainnya, di DF Clinic dituntut komitmen dan disiplin dari pasien untuk bisa menahan diri dari apa-apa yang menjadi pantangan, supaya terapi yang diberikan oleh dokter bisa berpengaruh pada tubuh dan berefek baik bagi wajah dan tubuh. Yang uniknya lagi, bisa jadi ketika kamu keluar dari ruang praktek dokter, kamu tidak mendapatkan secarik resep dokter atau perawatan lainnya. Kamu "hanya" pulang membawa edukasi tentang pola hidup sehat sebagai satu-satunya solusi dari masalah kesehatanmu. Nah, lho, jadi deg-degan deh. Kira-kira terapi seperti apa ya yang akan dokter berikan nanti?

Akhirnya, tibalah saat yang ditunggu-tunggu. Bertemu dr. David (eaa!).

dr. David DF Clinic
dr. David Budi Wartono (ada yang familiar?)
Sumber : linkedin

dr. David adalah seorang pakar dalam bidang kecantikan dan anti-aging medicine. Keahlian tersebut telah mendapatkan sertifikasi dari American Board of Anti Aging & Regenerative Medicine. Jadi pas banget nih kalau kita mau konsultasi kecantikan dan anti-aging dengan dr. David, karena beliau ini memang pakarnya.

Di dalam ruang prakteknya, masing-masing kami ditanya tentang masalah kesehatan dan wajah kami. Sesi curhat pun dimulai. Untuk saya sendiri, nampaknya saya mengalami penuaan (uhuk!). Akhir-akhir ini saya merasa cepat lelah dan gampang sakit dibandingkan beberapa bulan ke belakang. Dulu, flu dan batuk jarang-jarang "mampir" ke tubuh saya. Sekarang, seharian ke luar rumah aja bisa bikin saya meriang malamnya dan lemes berkepanjangan. Untuk masalah wajah, sebenarnya tipe wajah saya nggak rewel, misalnya, juuarang banget ada jerawat yang mampir dan nggak (atau belum) alergi dengan jenis makanan apapun. Tapi sudah beberapa bulan terakhir ini sang jerawat rajin menyambangi wajah setiap dua minggu sekali. Atau, apakah ini tandanya saya kurang kasih sayang? Hehehe..

dr. David saat mengobservasi wajah Teh Yasinta

Seperti yang Mas Rhenza katakan pada kami, dr. David mulai menjelaskan pentingnya pola hidup sehat pada kami. Pola hidup sehat bisa diperoleh dari pola makan sehat dan olah raga.

Pola makan sehat

Siapa sih yang nggak suka cheese cake dan jajanan pasar kayak saya? Kayaknya hampir semua suka ya. Namun, untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan setua yang kita inginkan, ternyata bahan baku utama dari kue-kuean ini harus kita kurangi (bahkan pada beberapa kasus harus benar-benar dihindari), yaitu tepung.

Ada beberapa bahan makanan yang menurut dr. David paling banyak menimbulkan alergi pada tubuh, yaitu tepung, telur, susu dan cabe-cabean (maksudnya makanan pedas ya, hihihi). Alergi yang timbul di setiap orang berbeda-beda. Ada yang alerginya muncul di wajah dalam bentuk jerawat atau ada juga yang berpengaruh pada organ dalam tubuh sehingga muncul sebagai aneka jenis penyakit.

Kalau harus menghindari keempat bahan makanan di atas, lalu makan apa dong kitaa? Tenang, masih buanyaaak makanan sehat yang bisa kita makan : nasi, kacang-kacangan, sayur-sayuran, daging, ayam, ikan, dan banyak lagi. Tinggal kita bisa pinter-pinter mengolahnya menjadi menu yang enak dan sehat.

Dalam kasus ini berlaku banget hukum you are what you eat. Makanan tidak sehat yang kita konsumsi suatu saat akan menjadi bumerang yang akan "menciptakan" penyakit bagi tubuh kita. Yuk mulai pilah pilih makanan apa yang masuk ke tubuh kita. *nggak mau jalan-jalan ke pasar kaget lagi*

Olahraga

Ini nih yang miss banget buat saya. Saya nggak pernah olahraga. Olahraga saya cuma gendong Ahza bolak-balik sama beberes-beberes cantik. Tapi kata dr. David, beberes rumah termasuk olahraga juga kok. Yeay! *pembenaran*

Menurut dr. David, untuk bentuk badan kaya saya (baca : kurus), bebas memilih jenis olahraga yang ingin dilakukan. Bisa jogging, lari, senam, zumba, semuanya bisa. Begitupun dengan teman-teman yang berisi, bisa mencoba lari sebagai olahraga pilihan yang bisa dilakukan secara rutin. Yuk, lari yukk..

dr. David DF Clinic
dr. David mengisi buku catatan medis kami

Namanya juga emak-emak, banyak sekali yang siang itu kami tanyakan kepada dr. David. Mulai dari pentingnya susu bagi anak, kontroversi susu, BPJS, LGBT, ah pokoknya semua-semuanya. Dengan sabar dr. David menjawab pertanyaan kami, sehingga saat kami keluar dari ruang praktek, kami membawa cara pandang baru dalam melihat berbagai macam fenomena yang kami hadapi setiap harinya. Buat saya, PR banget buat saya untuk menyapih Ahza dari susu UHT. Karena Ahza itu udah terlanjur cinta dan addict banget dengan susu UHT. Dan begitu tau kandungan dari produk susu yang beredar bebas di pasaran, saya langsung patah hati dan berniat untuk segera menyapih Ahza. Sebagai gantinya, saya ingin lebih memperkenalkan Ahza pada buah-buahan dan sayuran yang nggak kalah enak dari susu. Semoga bisa ya, aamiin.. :)

Selepas sesi konsultasi, kami berlanjut ke sesi selanjutnya : perawatan wajah. Wuhuu..! :)

Sekilas info, saya pernah melakukan facial di salah satu salon dekat kampus saya dulu. Duluuu sekali. Tapi ternyata facial itu membawa trauma. Facial itu menyakitkan dan membuat saya menjauhi segala macam jenis perawatan wajah, karena saya mengasumsikan semua perawatan wajah menyakitkan seperti saat facial dulu. Apakah perawatan wajah di DF Clinic sama menyeramkannya? Lanjut baca sampai akhir yah.. :)

Yeay! Mari kita bobok cantik

Setelah menunggu giliran, saya dipersilahkan masuk ke ruangan treatment. Setelah melepas hijab, saya lalu berbaring sambil dipakaikan bandana handuk di rambut supaya treatmen tidak terganggu oleh rambut-rambut cantik.

Perawatan pertama di DF Clinic
Rangkaian perawatan wajah pertama saya di DF Clinic
(maaf yah diclose up, ga bisa ngilangin kuping sama leher soalnya haha)

Langkah pertama pada treatment hari ini adalah membersihkan wajah dengan cleanser. Hal ini dilakukan agar treatment yang diberikan dapat bekerja optimal pada wajah saya.

Langkah kedua adalah mengangkat sel-sel kulit mati atau mikrodermabrasi. Hal ini dilakukan agar sel-sel kulit mati terangkat sehingga kulit bisa memproduksi kulit baru dengan baik dan tentu saja supaya kulit lebih cerah karena kulit-kulit yang membuat kusam sudah diangkat. Mikrodermabrasi dilakukan dengan menggunakan alat kecil bertenaga listrik. Alat ini cara kerjanya seperti vacuum cleaner, menyedot-nyedot kulit kita. Cup cup cup, seperti itu. Hehehe.. Setelah selesai, perawat menunjukkan hasil mikrodermabrasi saya, yaitu sebuah kapas yang "dihiasi" kotoran yang berasal dari kulit wajah saya.

Ini real pic tanpa edit-editan karena saya nggak bisa ngedit foto hihi
Setelah mikrodemabrasi, kulit menjadi lebih bersih dan cerah. Yeay!

Langkah ketiga adalah penggunaan masker di wajah. Makernya adem banget, nyess. Manfaat dari proses ini adalah untuk mengompres wajah yang tadi sudah di-mikrodermabrasi.

Langkah keempat dan terakhir adalah pengolesan krim anti iritasi untuk mencegah iritasi dari wajah yang baru saja disedot-sedot oleh alat mikrodermabrasi. Selain itu, krim ini juga mengandung sunblock untuk melindungi dari sinar matahari.

Setelah selesai melakukan perawatan wajah, kami pun menunggu produk yang telah diresepkan oleh dr. David untuk kami di apotek. Masing-masing orang mendapatkan produk yang berbeda sesuai dengan diagnosa dokter. Karena wajah saya aman-aman saja, hanya kusam dan sedikit flek di bawah mata, saya hanya mendapatkan facial wash dan nutri cream. Tidak perlu obat jerawat atau krim-krim lainnya.

Facial wash dan nutri cream dari DF Clinic
DF Facial Wash AHA for normal skin. Sabun pencuci wajah ini mengandung lavender yang sering digunakan untuk perawatan kulit wajah. DF Facial Wash ini bermaanfaat untuk mencerahkan dan membuat kulit wajah tampak lebih bersinar dan lembut. Sabun ini cocok untuk kulit normal atau kusam. Cara pemakaiannya relatif sama seperti sabun pencuci wajah pada umumnya, tuang sedikir ke telapak tangan, lalu basahi dengan air hingga berbusa. Usap sambil pijatkan di wajah secara lembut kemudian bilas hingga bersih. 

Produk lain yang saya dapatkan adalan DF Nutri Cream. Krim ini bermanfaat untuk menutrisi, melembabkan kulit pasca treatment/peeling/mikrodermabrasi. Cara pakai, ambil krim secukupnya kemudian oleskan pada seluruh bagian wajah. Krim ini dapat digunakan dua kali sehari, yaitu pagi dan malam hari.

Konsultasi (check)
Perawatan wajah (check)
Produk (check)

Selanjutnya ngapain ya?
Tahap selanjutnya adalah tahap yang paling berat tapi harus dilalui dengan komitmen dan disiplin agar mendapatkan tubuh yang sehat dan kulit wajah yang cantik. Apakah itu?

Yap, saatnya mempraktekkan pola hidup sehat dengan cara makan-makanan sehat, mengurangi makanan yang tidak bermanfaat untuk tubuh, mengurangi tepung dan susu serta rutin berolah raga. Berat ya? Tapi pasti bisa dilakukan. Apa sih yang enggak demi kesehatan?

Karena untuk saya, seorang ibu sekaligus mahasiswi, kesehatan adalah aset utama yang harus kita jaga untuk bisa melakukan semua aktivitas dengan lancar. Dengan kondisi tubuh yang sehat, kita dapat beraktivitas secara optimal dengan hasil yang maksimal. Kalau sakit kan jadi nggak bisa main sama Ahza juga, kan? So, keep healthy ya ibu-ibu :)

Untuk yang masih penasaran dengan anti-aging medicine atau perawatan dan produk dari DF Clinic, bisa langsung menghubungi DF Clinic di sini ya :
DF Clinic
Jalan Leumah Neundeut no. 10
Bandung 40164
No. telepon : 022-2010593

Pssstt.. ada baby spa dan kids spa yang must to try juga lho. Saya juga sudah merencanakan Ahza untuk spa di DF Clinic. Barengan yuk?

Blogger Bandung
Tim hula-hula Blogger Bandung setelah perawatan di DF Clinic
Kinclong, bahagia dan sehat! :D

Salam sayang selalu,
-Si Ibu Jerapah-

13 comments :

  1. yg berat emang komitmen dan disiplin yah, heuheu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya teh.. untung pantangan saya nggak banyak2.. yeay!

      Delete
  2. Ilustrasinya lucuuuuk, keren!

    Semangat yaa. Kita pasti bisa. Aku banyak PR juga nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahayy,, makasyih teteh :D
      semangat teh uwien.. semangat demi wajah cantik cetar membahana :D

      Delete
  3. lagi ngebayangin muka di sedot2 kaya pake vacum cleaner, emang sih bunyinya cup..cup..cup...gitu ya dc? hahhaa...

    Ayo, selanjutny mari kita komitmen dengn diri sendiri, yeaay..!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. bahaha enggak sih teh.. hihi
      iyaaa semangaaat :D

      Delete
  4. Selain perawatan dr dalam dengan makan bergizi, perawatn dr luar kayak treatment di atas juga penting banget tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak.. harus seimbang luar dan dalam ya :D

      Delete
  5. Wah, makin kinclong deh. Tempatnya asik Ya, Mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak.. tempatnya nyaman.. yuk main ke sana

      Delete
  6. Wahhh... jadi bersemangat kalo perawatannya dipantau sama dokter, yah. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya teh ima.. yuk ah sehat dan cantik :D

      Delete
  7. Pangling euy liat Desi abis treatment.Aku ngakak liat posenya Uwien yang kayak dikacangin hihi. Bisa dipake buat kontes foto ini :D

    ReplyDelete

Komentar anda, Semangat saya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...