Belajar dari Ashanty


Belajar dari Ashanty

Siapa tak kenal Ashanty?

Di balik pro kontra kedekatannya dengan anak-anak sambung dari Mas Anang, ada sebuah pertanyaan yang selalu membuat saya penasaran, "Kok bisa sih Aurel dan Azriel deket banget sama Bunda-nya dibandingkan dengan Mimi-nya?". Jujur saja, semua ibu tiri dan anak sambung yang saya kenal kok kayaknya nggak ada yang selengket dan setentram mereka ya?

Banyak spekulasi yang muncul saat ingin mencoba menjawab pertanyaan ini. Ah, mungkin Ashanty suka ngasih barang-barang kesukaan Aurel dan Azriel. Ehhm, mungkin Ashanty masuk ke dunia Aurel dan Azriel di situasi yang tepat, saat KD terlalu sibuk membesarkan balita-balitanya. Dan lain-lain sebagainya.

Spekulasi dan semua rasa penasaran saya terjawab saat menonton "Curahan Hati Perempuan" kemarin pagi di Trans Tv. Saya selalu suka dengan program yang dibawakan oleh Maudy Koesnaedi ini, karena banyak kisah inspiratif yang selalu saya dapat setelah mendengar curahan hati para perempuan yang menjadi misterious guess (misteri karena beberapa tamu mukanya ditutup dengan topeng). Kebanyakan, saya merasa bersyukur dan jauh lebih beruntung setelah tau kalau masalah-masalah yang saya hadapi hanya seujung kuku dari masalah yang dihadapi pada tamu tersebut.

Kemarin pagi, tema yang diangkat oleh program ini adalah "Di Balik Kisah Ashanty". Maka, sambil menyusui Ahza, saya pun memutuskan untuk menonton, walaupun ternyata hanya tinggal beberapa menit sebelum acara selesai. Namun ternyata saya tidak terlambat, tepat setelah saya memindahkan chanel ke Trans Tv, saat itu pula sang host memberikan pertanyaan kepada Ashanty, "Apa sih yang membuat Aurel dan Azriel dekat dengan Ashanty dan apakah Ashanty pernah cemburu dengan KD?"

Pas banget nih, seru saya dalam hati.

Jawabann Ashanty membuat saya tertohok. Jawabannya sangat sederhana namun efeknya seperti yang kita lihat hari ini, anak-anak sambungnya sangat sayang dengan Ashanty. Kira-kira inilah jawaban yang diberikan oleh Ashanty :

Ashanty tidak pernah memiliki metode khusus untuk mengambil hati anak-anak. Semua ia jalani apa adanya. Kuncinya hanya satu : tulus. Jangan pernah munafik dan jadilah diri sendiri.

Sebelum menikah, Mas Anang sudah mewanti-wanti jika ke depannya akan terjadi perselisihan tentang anak-anak, karena ditakutkan anak-anakk tidak bisa menerima keberadaan Ashanty sebagai pengganti Mimi mereka. Ajaibnya, sampai hari ini, Ashanty dan Mas Anang belum pernah sekalipun bertengkar karena masalah anak. Tidak pernah terucap dari mulut mereka, "Anak kamu tuh.. bla bla bla". Karena memang jika kita sudah menikah dengan seseorang yang memiliki anak, anak-anak mereka sudah menjadi anak kita, tidak lagi menjadi anak kamu atau anak saya.

Ashanty dan Aurel
Ashanty dan Aurel

Ashanty juga menyampaikan, bahwa setelah menikah, Mas Anang berpesan, bahwa jika anak-anak berbuat kesalahan, jangan pernah memarahi anak-anak, cukup laporkan kepada Mas Anang dan kemudian dialah yang akan memarahi anak-anak. Dan, apa yang Ashanty lakukan? Dia tidak pernah melakukan hal itu. Saat ia kesal karena Aurel pulang terlalu malam atau Azriel melakukan kesalahan, dia akan memarahi mereka berdua dengan panjang kali lebar. Lalu, apakah hal itu membuat kedua anak itu benci dengan Ashanty? Tidak, justru sepertinya mereka menikmati momen dimarahi oleh Ashanty dan membuat mereka semakin sayang dengan Ashanty? Lho, kok bisa sih?

Ashanty dan Azriel
Ashanty dan Azriel

Psikolog menjelaskan bahwa Auriel dan Azriel tumbuh dalam kondisi kedua orang tua sibuk di luar rumah dan kurang mendapatkan perhatian dari keduanya. Sehingga ketika mereka mendapatkan perhatian berupa kekhawatiran Ashanty yang berbentuk 'marah-marah', mereka justru senang. Senang karena akhirnya ada yang perhatian dengan mereka. Senang karena akhirnya ada yang khawatir saat mereka tiba di rumah terlalu malam. Subhanallah, saat mendengar ini, saya terharu... :(

Ternyata rahasia Ashanty dalam mengambil hati anak-anak Mas Anang sangat sederhana. Hanya dengan ketulusan yang diberikan Ashanty, anak-anak itu bisa menerima, menyayangi dan memiliki dan ingin selalu melindungi Bunda-nya tersebut. Bahkan Ashanty menyebut bahwa Aurel dan Azriel sepertinya nggak ingin membuat saya sedih dan kecewa. Huhu.. :(

oooOOooo

Lantas, mengapa ini jadi sangat penting untuk saya?
Apakah saya fans berat Ashanty? Oh, bukan. Hihihi..

Saya berpikir, jodoh di tangan Tuhan, tidak akan ada yang tau jodoh saya ke depannya. Siapa tau Allah mentakdirkan saya berjodoh dengan Lee Min Ho, Kim Hyun Jung atau Christ Martin seorang pria yang baik dan pastinya sayang sama Ahza. Tentunya kita tidak pernah tau, siapa tau saya berjodoh dengan seseorang yang sudah memiliki anak dari pasangan hidupnya sebelumnya. Jika itu memang terjadi, saya ingin memiliki hubungan yang baik dengan anak sambung, ya kalau bisa kompak dan bahagia seperti Ashanty dengan anak-anak Mas Anang.

Hikmah memang bisa diambil dari mana saja. Belajar pun bisa didapat dari siapa saja. Termasuk kemarin, saya mendapatkan pelajaran tentang kasih sayang yang tulus dari Ashanty.

Hayooo siapa yang jadi ngefans sama Ashanty? Hihi..

Salam sayang,
-Si Ibu Jerapah-

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Menambah Followers Onlineshop di Instagram

Bermain di Kid's Land Paris Van Java Mall Bandung

Mengenal dan Mengembangkan Bakat Anak