Ketika Memutuskan untuk Belajar Menyetir


Seberapa penting sih keahlian menyetir untuk mamah-mamah?

Setidaknya pertanyaan ini yang harus kita jawab ketika memutuskan untuk belajar menyetir mobil. Apa pentingnya kita belajar menyetir dan untuk kebutuhan apa kita harus bisa menyetir.

Untuk saya pribadi, seluruh perempuan di keluarga saya bisa menyetir, kecuali saya. Ya, hanya saya yang nggak bisa nyetir. Haha, nasibb..

Saking jagoannya, semua kakak dan adik saya bisa menempuh perjalanan Jakarta-Bandung via tol Cipularang hanya dengan waktu 1,5 jam saja. Pake ngebut dan tetap aman. Kalau udah gini, hanya saya yang nggak pernah kebagian tugas nyetir. Tugasnya hanya nemenin ngobrol saudara yang kebagian jatah nyetir atau kebanyakan sih ketiduran (maklum pelor hihihi).

Belum lagi, si mama akhir-akhir ini sering ngedumel kalau saya nggak bisa diandelin buat nganter-nganter ke sana ke sini. Padahal mobil selalu diparkir manis di garasi nggak ada yang pake. Mubazir, katanya.

Karena itulah, akhirnya hari Minggu pagi menjadi kali pertama saya belajar menyetir dengan instruktur dari D'Best Bandung Mobil. Nama instrukturnya Pak Didin. Lelaki paruh baya yang ramah dan sabar. 

Jam 11.30, Pak Didin menjemput saya ke rumah dan membawa saya ke belakang kompleks di mana jalanannya lebih lebar dan lebih sepi. Dari sana saya dipersilahkan duduk di kursi supir dan memulai petualangan kami selama tiga jam ke depan. Haha..

Karena permintaan mama dan jenis mobil yang kami miliki, saya memutuskan untuk belajar mobil matic. Padahal pengennya manual dulu, tapi yah gimana lagi, si mama udah kepengen banget saya bisa nyetir mobil -__-

Dan ternyata nyetir mobil matic itu nggak seserem yang saya bayangkan. Kalau sedang jadi penumpang dan nebeng adik, saya nggak pernah kepikiran gimana cara ngepasin mobil yang gede dengan jalan, gimana cara papasan sama mobil lain kalau lebar jalannya pas-pasan, gimana cara ngadepin motor yang kadang suka tiba-tiba muncul dari kanan, kiri, depan, belakang, dan hal-hal lain yang selalu menjadi faktor penghambat saya untuk belajar nyetir. Kalah sebelum berperang. Belum apa-apa udah kebanyakan takut. Tapi hari ini saya membuktikan, ternyata semua ketakutan saya tidak beralasan.

Walaupun mobil itu gede, ternyata jalan lebih gede dan bisa dipas-pasin dengan melihat sudut kanan dan kiri di kaca mobil. Jadi kita bisa ngira-ngira jarak aman dari sudut ini. Dan ternyata, walaupun memang kalau papasan dengan pengguna jalan yang lain itu bikin deg-deg ser, tapi ternyata para pengguna jalan ini sudah tau sama tau, siapa yang duluan maju, siapa yang lebih diutamakan, siapa yang boleh gerak, kapan ikut ngerem dan lain-lain.

Jalan Kiaracondong yang selalu macet
Sumber : jabarprov.go.id
Dan akhirnya tiga jam pun berlalu tanpa terasa. Beneran nggak kerasa. Dari Metro, saya membawa mobil ke Gede Bage tepatnya ke GOR Bandung Lautan Api yang baru selesai dibangun. Dari sana saya menyetir ke Arcamanik sampai ke Antapani (singgah dulu di dekat rumah Om Ariel Noah hihi) dan keluar di perempatan Jalan Jakarta yang bisa dikatakan salah satu jalan utama teramai di kota Bandung. Kemudian saya melanjutkan perjalanan ke arah rumah melewati fly over Kiaracondong dan masuk ke Soekarno Hatta dan voila! sampai ke rumah dengan selamat. Seperti mimpi yang jadi nyata (lebay.com). Akhirnya saya bisa nyetir.. *Dadah dadah ke kamera* Yahh walaupun belum lancar dan masih teriak-teriak kalo ada motor ngedeketin haha. Tapi so far udah kebayang lah gimana cara nyetir yang baik dan enakeun dan yang pasti aman!

Nah, untuk ibu-ibu kece yang mau belajar nyetir mobil, ada beberapa tips saat memutuskan untuk belajar menyetir ala ala saya. Ini diaaa... 

1. Kosongkan gelas

Ini penting banget. Sejago-jagonya kita nyetir, saat memutuskan untuk belajar nyetir apalagi dengan menyewa jasa seorang instruktur, pastikan kita mengosongkan gelas kita. Sebuah perumpaan agar kita bisa "melupakan" sejenak apa-apa yang kita ketahui agar kita dapat menyerap lebih banyak ilmu dari instruktur. Seorang instruktur bersertifikat pasti akan memberikan banyak ilmu baru yang tidak akan kita dapat jika kita belajar nyetir autodidak atau diajari oleh saudara atau teman.

2. Being humble

Hampir sama dengan tips pertama. Mungkin kita akan merasa bosan saat sesi-sesi awal pelatihan. Instruktur akan melarang kita menginjak gas dan meminta kita untuk melancarkan teknik-teknik dasar terlebih dahulu. Untuk yang nggak sabaran pasti rasanya bete dan ngebosenin banget. Tapi percayalah kalau ini yang terbaik untuk kita. Instruktur pasti punya alasan kuat untuk mengajari kita step by step. Perlahan tapi pasti dijamin bisa.

Dan lagi, ketika sudah mulai dipercaya untuk menginjak gas, tetap kendalikan kecepatan mobil kita dan jangan sampai merasa sudah bisa lalu kita memasang kecepatan tinggi. Memang sih, mobil khusus latihan dilengkapi dengan dua rem, rem untuk pengemudi dan instruktur, tapi tetap saja safety is numero uno.

3. Percaya diri

Nah, ini penting banget supaya kita cepat menguasai teknik-teknik menyetir mobil. Kata si adek, supaya bisa cepat mahir menyetir dibutuhkan rasa percaya diri. Rasa percaya diri ini juga nantinya akan membangun rasa aman saat berkendara dan membuat para penumpang merasa nyaman menaiki mobil yang dikemudikan kita.

4. Rajin berlatih

Umumnya, latihan menyetir dengan instruktur memiliki total waktu 10 jam yang dibagi menjadi beberapa hari. Saya mengambil program 8 jam karena lebih ekonomis. Hihi. Selain itu, kunci keberhasilan menyetir mobil adalah rajin berlatih. Percuma juga kalau sudah les nyetir tapi nggak kita praktekin atau berlatih di luar jam latihan. Pastinya ilmu dan teknik yang sudah didapatkan dari instruktur akan lenyap tak berbekas. Ini sebenarnya berlaku juga untuk semua hal ya. Bisa karena biasa.

5. Pilih instruktur yang kompeten

Ini nggak kalah penting. Instruktur yang kompeten biasanya punya sertifikasi untuk melatih dan ini bisa dijadikan kriteria untuk memilih instruktur menyetir. Pastikan juga tempat kursusnya bonafit nggak abal-abal. Hehehe..

Hmm.. Apalagi ya?
Mungkin ada yang punya tips saat memutuskan untuk belajar menyetir? Hayuk sharing ceritanya di kolom komentar.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Menambah Followers Onlineshop di Instagram

Bermain di Kid's Land Paris Van Java Mall Bandung

Mengenal dan Mengembangkan Bakat Anak