January 04, 2016

Nyaman Menyusui di Ruang Publik


Saya mendapatkan gambar ini beberapa waktu yang lalu dari sebuah akun tumblr. Setiap saya melihat gambar ini, saya merasa bersyukur. Bersyukur karena hidup dan tinggal di Indonesia. Bersyukur karena saya melalui proses menyusui di Indonesia. Setidaknya, di negeri ini (minimal di Kota Bandung), saya ga pernah ditegur satpam atau polisi gara-gara menyusui Ahza di tempat umum. Hehehe..

Sumber dari sini

Yap, di beberapa negara, termasuk di Amerika yang sudah maju sekalipun, ibu menyusui seringkali mendapatkan perilaku tidak adil ketika menyusui di tempat umum. Menurut saya sih ga adil aja. Sementara banyak poster film, billboard iklan segede gaban atau model-model di majalah yang sengaja 'mempertontonkan' aurat dianggap wajar, lah ini ibu menyusui yang memang tujuannya untuk ngasih makan anaknya malah dilihat aneh, ditegur, diusir dan lain-lain. Sedih ya. Kalau saya sih nangis deh pasti. Huhu..


Begitupun yang terjadi di China. Tahun 2015 yang lalu, citizen China sempat diramaikan dengan debat terbesar pada tahun itu yaitu tentang menyusui! Lho kok bisa? Hal ini bermula dengan menyebarnya foto seorang ibu muda yang sedang menyusui bayinya di dalam subway yang mana adalah tempat umum. Foto tersebut menimbulkan pro dan kontra di masyarakat China terutama pada citizen. Namun ternyata hal ini membawa hal yang positif pada dunia menyusui di negeri Tiongkok itu. Pada bulan Mei 2015 yang lalu, sebanyak kurang lebih 80 ibu melakukan aksi menyusui di depan umum. Hal ini bertujuan untuk mengkampanyekan manfaat ASI dan menyusui serta agar dapat diterima oleh masyarakat sebagai hal yang wajar. 

Sumber dari sini


Selain di China, aksi ini juga dilakukan oleh ibu-ibu di belahan dunia lainnya seperti di Kolumbia dan India. Eh, di Indonesia juga lho. Beberapa kota menyelenggarakan aksi menyusui di depan umum, seperti yang dilaksanakan oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Cabang Semarang seperti di gambar ini.

Sumber dari sini

Melihat betapa besar perjuangan ibu-ibu menyusui di luaran sana untuk bisa bebas menyusui di mana saja dan kapan saja, wajar ya kalau saya tadi bilang saya bersyukur bisa melalui proses menyusui di Indonesia tercintah ini :)

Tapi e tapi, jangan sampai kemudahan yang didapatkan oleh ibu-ibu Indonesia ini malah jadi kebablasan ya. Maaf ya, mungkin ada yang kurang berkenan, tapi saya sering menemui ibu-ibu yang dengan bebasnya menyusui bayinya tanpa penutup apapun di depan umum, which is bener-bener di depan bapak-bapak, abang-abang, mas-mas dan kaum adam yang lain. Huhuhu, saya jadi suka ikut malu. Kan auratnya keliatan ke mana-mana. Hiks..

Lah, katanya bebas menyusui di depan umum, tapi kok bilangnya kebablasan? Gimana atuh?

Menyusui di depan umum tetap memerlukan cara-cara yang sesuai dengan norma sopan santun (ih, anaknya etika bisnis banget ya saya hehe). Salah satunya adalah dengan menggunakan penutup menyusui atau nursing cover yang sekarang dengan mudah bisa didapatkan di manapun. Atau bikin sendiri juga bisa lho, buat ibu-ibu yang kreatif (saya mah engga hehe).

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar ibu menyusui aman dan nyaman menyusui di ruang publik.. Berikut adalah di antaranya:

1.    Pakaian yang nyaman untuk ibu menyusui

Nah ini mah udah buanyaaaak banget ya dijual di mana-mana. Mulai dari daster, baju tidur cantik, baju ke pasar, baju ke mall, baju ke pesta, kebaya sampai baju renang untuk ibu menyusui.

Ahza ga betahan pakai nursing cover, jadi satu-satunya cara supaya bisa tetap bebas menyusui di mana pun adalah dengan menggunakan atasan yang busui friendly.

Ga punya budget untuk beli baju menyusui? Saya biasa pakai kemeja atau baju lain yang ada bukaan di bagian depannya. Teman birth club saya bahkan ada yang sengaja me-make over baju-baju kesayangannya supaya bisa dipakai menyusui dengan menambahkan akses menyusui di bagian dada.

Tenang ibu-ibu, ada seribu jalan menuju Roma. Hehe..

2.    Buatlah posisi bayi nyaman dan tidak menghalangi udara masuk

Ketika menggunakan nursig cover atau bahan lain sebagai tutupan, pastikan posisi si bayi tetap nyaman dan tidak menghalangi udara masuk. Jangan lupa kenakan bahan yang adem supaya si bayi anteng dan ga rewel.

3.    Gunakan bra yang sesuai dengan ibu menyusui

Nah, ini mah udah yang paling wajib banget ya dimiliki oleh semua ibu menyusui.
Katanya sih sebaiknya gunakan bra menyusui yang ga pakai kawat karena bisa menghambat aliran ASI yang bisa bikin mastitis. Tapi kurang tau juga ya, soalnya saya ga pernah pakai yang kawat. Abisnya serem duluan takut kena mastitis hiii..

4.    Berikan ASI sebelum bepergian sehingga bayi kenyang

Tetap waspada dengan isyarat bayi yang lapar. Pastikan bayi sudah kenyang sebelum pergi. Ini mah wajib banget ya untu menghindari keriwilan.

5.    Pilihlah tempat untuk menyusui yang tersedia di pusat perbelanjaan

Alhamdulillah, sekarang mall-mall kece sudah punya tempat menyusui yang kece pula. Di Bandung, tempat menyusui yang paling kece (sejauh ini) ada di Bandung Indah Mall. Tempatnya lumayan besar dan bersih (gara-gara ga ada yang tau bahwa di sini ada tempat menyusui huhu).
Di Jakarta juga banyak mall yang tempat menyusuinya udah nyaman. Senangnya..
Jadi bebas nge-mall yah hehe..

Nah, sekarang udah PD dong menyusui di mana pun dan kapan pun?
Hehehe..

Jangan sampai kalah sama bapak-bapak ini yah. 
Haha..

Sumber dari sini

Adalagi yang punya tips menyusui di ruang publik?
Silahkan dishare tips dan pengalamannya di kolom komentar yaa :)

-----



6 comments :

  1. Sebenarnya bukan menyusui di tempat umum yang menjadi pesoalan besarnya mbak...bagi perempuan (terutama muslimah) dimana saja bisa menyusui asal tetap menjaga auratnya, bisa diakali dengan ditutup menggunakan kerudunya :)

    ReplyDelete
  2. Saya merasakannya menyusui harus nyumput2 bahkan harus di toilet, sedih bgt rasanya, tp dari pada dimarahin atau di denda. Untung di mall2 di sediakan tempat menyusui, repotnya kalau lagi di restoran atau lg perjalanan jauh (naik kereta/bus). Jadi biasanya saya cari tempat duduk yang agak mojok biar ga terlihat oleh banyak orang dan sayapun menggunakan syal/pasmina untuk nutupinnya. :(

    ReplyDelete
  3. Sebagai perempuan, sy kadang juga risih kalo ada yg nyusui dgn 'terbuka' saat di dpn umum. Kalo di sekelilingnya perempuan semua ga masalah. Tapi kalo ada bapak2 kayaknya gimana gt ya Mak :D

    ReplyDelete
  4. aku dulu pakai boba ditutup udah gitu aja xD
    kayaknya pakai jilbab kemaren lebih enak tinggal nutup xD *sayang pakai jilbabnya telat

    ReplyDelete
  5. Kalau menyusui biasanya aku pake jilbab agak panjang, mba. JAdi praktis sih. Nggak dobel2 gitu, mba :)

    ReplyDelete
  6. Ya bunda kadang saya juga risih, harus pake kerudung panjang kaya ibu Rach Alida,

    ReplyDelete

Komentar anda, Semangat saya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...