January 15, 2016

Berkunjung ke Louvre : Museum Terbesar di Dunia


Sebagai seorang museum-holic, museum tidak lepas dari cerita perjalanan saya di mana pun. Di setiap kota yang saya tinggali, saya selalu berusaha untuk mengunjungi museum-museum yang ada di kota tersebut. Namanya juga suka ya? Walaupun museumnya creepy atau gimana-gimana gitu, tetep aja suka berkunjung ke museum. Hehehe..

Salah satu perjalanan ke museum yang sulit saya lupakan adalah saat berkunjung ke Museum Louvre atau di negeri asalnya disebut dengan Musee de Louvre. Sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin baru mengenal Louvre ketika museum ini menjadi salang satu lokasi shooting film yang diangkat dari salah satu novel yang paling fenomenal sampai saat ini : The Da Vinci Code.

Masih ingat kan, ketika Professor Langdon dijadikan tersangka atas kasus pembunuhan yang menimpa Jacques Sauniere. Sauniere ditemukan tidak bernyawa di salah satu ruangan di Louvre dengan kondisi yang aneh. Dari kondisi mayat  tersebut, Professor Langdon yang jenius bisa mendapatkan clue-clue yang kemudian membawanya ke misteri terbesar abad ini. Keberadaan Holy grail, si cawan suci. Dimulailah petualangan yang menegangkan sekaligus fakta-fakta yang mencengangkan. 

Museum Louvre adalah museum terBESAR di dunia dan salah satu museum seni yang paling banyak dikunjungi di dunia sekaligus salah satu monumen bersejarah di dunia. Louvre terletak di Kota Paris, Perancis. Letaknya lumayan berdekatan dengan Menara Eiffel, yaa kayak dari rumah saya ke Gedung Sate lah. Hehe..

Sebelum dijadikan museum, Louvre adalah sebuah benteng yang dibangun tahun 1190. Kemudian berubah fungsi menjadi kerajaan pada abad ke-16 dan akhirnya pada tahun 1793 Louvre resmi dibuka untuk umum dan baru berisikan 537 lukisan.

Salah satu lorong di Louvre (sumber: cnn.com)
Museum ini memiliki luas sekitar 60.600 meter persegi dan berisikan sekitar 35.000 benda seni, mulai dari zaman prasejarah sampai abad ke-19 yang terbagi dalam delapan departemen kuratorial, yaitu Koleksi Mesir Kuno, Koleksi Purbakala Timur Dekat, Yunani, Etruskan dan Romawi, Seni Islam, Kolekasi Seni Pahat, Seni Dekoratif, Lukisan, serta Cetakan dan Seni Gambar.

Ada beberapa koleksi terkenal yang dipamerkan di Louvre. Siapa yang tidak kenal dengan Monalisa, Venus de Milo atau Sphinx dari Mesir? Nah, ketiga karya tersebut adalah satu dari banyak sekali karya fenomenal yang dipamerkan di Louvre.

Si cantik yang misterius, Monalisa (sumber: usatoday.com)

Namun, jauh sebelum novel dan film tersebut meledak di pasaran, saya dan teman-teman ESA berkesempatan untuk mengunjungi museum terkenal di dunia tersebut. Yang lebih kerennya lagi, waktu itu kami bisa mendapatkan free ticket ke museum tersebut alias gratiiiiss.. Asyik ya? Kamu juga bisa kok masuk Louvre gratis.

Louvre memberikan fasilitasi free admission kepada pengunjung pada bulan Oktober sampai Maret setiap tahunnya di MINGGU PERTAMA SETIAP BULANNYA. Jadi, kalau mau masuk Louvre dengan gratis, bisa cek kalender dulu ya. Oia, adapun harga tiket masuk Louvre adalah sebesar 15 Euro.

Ada juga beberapa kriteria pengunjung yang bisa masuk dengan gratis ke dalam Museum Louvre sepanjang tahun. Wow.. Siapakah mereka? Yuk simak, siapa tau kamu termasuk ke dalam salah satunya :

  1. Pengunjung di bawah 18 tahun.
  2. Warga negara European Economic Area (EU, Iceland, Norwegia dan Liechtenstein) yang berusia 18-25 tahun.
  3. Guru seni, sejarah seni atau seni terapan
  4. Pemegang resmi kartu "Pass Education" (guru SD atau SMP di sekolah negeri dan swasta Prancis yang mendapatkan subsidi dari pemerintah).
  5. Seniman yang berafiliasi kepada Maison des Artistes (tempat para pelukis Abidjan memamerkan hasil karyanya) atau anggota AIAP (Association Internationale des Arts Plastiques).
  6. Individu yang tidak bekerja dan pengunjung yang menerima tunjangan dari pemerintah (dibuktikan dengan hak penerimaan tunjangan yang berlaku minimal enam bulan sebelumnya).
  7. Pengunjung berkebutuhan khusus beserta perawatnya.
Kategori di atas harus dapat dibuktikan dengan kartu identitas atau sertifikat lainnya yang mendukung.

Piramida Louvre yang ngehits (sumber:hotelparislouvreopera.com)

Louvre dibuka setiap hari kecuali pada hari Selasa. Pada hari Senin, Kamis, Sabtu dan Minggu, museum dibuka pada jam 9 pagi sampai 6 sore. Sedangkan pada hari Rabu dan Jumat, museum dibuka pada jam 9 pagi sampai 9.45 malam. Ruangan akan ditutup 30 menit sebelum jam tutup museum tiba. Jangan sampai kekurung di dalam yaa, nanti kayak Ben Stiller di Night at The Museum. Hehehe..

Nah, gimana?
Ingin berkunjung ke Museum Louvre?
Sepertinya harus seharian ya kalau ingin puas berkeliling museum ini. Kalau hanya sejam dua jam mungkin kurang. Apalagi buat museumholic kayak saya.
Kapan ya bisa ke sana lagi? :D

Louvre, 2004

referensi:
http://www.louvre.fr/en/hours-admission/hours#tabs
http://www.thelistlove.com/10-interesting-facts-about-the-louvre/#

-----
#odopfor99days #day10

6 comments :

  1. seru ya mak, aku jg suka museum, tp kalo museum lokal kok kesannya horor, hehe, sepi kali ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak.. sepi dan kurang terawat ya.. sedih..
      semoga anak2 kita masih bisa menikmati museum ya mak :D

      Delete
  2. aku kalau ke paris harus kesituuu

    ReplyDelete
  3. mbak udah pernah kesini??? wow keren.
    btw, folback gfc nya ya mbak :-)

    ReplyDelete
  4. Waah, enak bisa gratis ya, mb. Klo museum emg rada horor, hehe. pernah main ke museum pos di bandung jg hawanya serem2 gmn gt �� semoga bisa main ke museum ini jg kpn2.

    ReplyDelete

Komentar anda, Semangat saya :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...