10 Cara Mudah Berjualan di Instagram


Hari Selasa adalah saatnya berbagi sedikit ilmu tentang internet marketing untuk para mompreneur dan mompreneur wannabe :D

Seperti yang telah saya ceritakan di postingan sebelumnya, saya merasa nyaman untuk melakukan  metode-metode internet marketing dalam menjual produk-produk saya dibandingkan dengan face to face dengan customer. Mengapa? Karena saya orangnya ga PD-an dan ga bisa memaksa orang untuk membeli dagangan saya. Hehe..

Tapi ternyata pilihan saya ini sudah ada di jalan yang benar. Setelah membaca beberapa artikel dan majalah bisnis, saya bisa menarik kesimpulan bahwa bisnis yang dijalankan secara online akan mengalami masa-masa kejayaan pada tahun 2016 ini. Semua bisnis yang memiliki harapan untuk bertahan dalam jangka panjang diharapkan sudah memulai penjualan berbasis online

Mengapa demikian? Berjualan online akan meningkatkan profitabilitas dari bisnis. Hal ini disebabkan karena pengusaha tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sewa tempat dan biaya operasional lainnya. Selain itu, akan terbuka lebar kesempatan untuk memperluas pemasaran. Tidak hanya terpatok pada kota domisili usaha saja, tapi bisa menjangkau seluruh Indonesia bahkan dunia.

Sosial Media sebagai Media Penjualan

Hari ini, siapa sih yang ga punya akun di sosial media? Hmm.. Sepertinya hampir semua orang memiliki sosial media. Dan hal inilah yang membuat internet marketing menjadikan sosial media sebagai media penjualan yang bisa diandalkan.

Sejauh ini, inilah sosial media yang saya gunakan untuk berjualan :
1. Instagram
2. Fanpage Facebook
3. Google Plus

Instagram masih menjadi nomor satu di daftar saya. Dan kalau boleh jujur, 99% order memang saya dapatkan dari instagram. Saya masih dibilang pendatang baru di dunia instagram ini. Per Agustus 2015 silam adalah tepat 1 tahun sejak saya membuat akun instagram untuk berjualan.

Meskipun instagram ini sebenarnya tidak diperuntukkan untuk jual beli, namun di Indonesia sendiri instagram sudah menjadi pasar serba ada. Cari apa, ketik hashtag dan bermunculanlah semua barang yang sedang dicari. As simple like that.

Kalau ada yang bertanya mengapa saya memilih instagram bukan media yang lain?

Jawaban nomor 1 : Karena di instagram kita ga usah susah-susah bikin status panjang lebar dan mengeluarkan jurus-jurus copywriting untuk merayu orang untuk membeli barang kita. Hehehe.. Cukup rajin posting produk, bikin caption yang informatif dan lengkapi dengan hashtag super lengkap dan relevan.

Kalau secara statistik, ini dia jawabannya:

Sumber: Sproutsocial.com

Dari infografis di atas bisa menggambarkan bagaimana jenis pengguna instagram. Kira-kira seperti ini ya summary-nya:
1. Sebagian besar pengguna instagram adalah wanita.
2. Sebagian besar pengguna instagram memiliki rentang umur 18 hingga 29 tahun.
3. Sebagian besar pengguna instagram tinggal di kota-kota besar.
4. Sebagian besar pengguna instagram berpenghasilan lebih dari 75.000 dolar.
5. Sebagian besar pengguna instagram memiliki pendidikan minimal SMA atau sedang menjalani program sarjana.

Sudah sesuai kah karakteristik tersebut dengan target market produk kamu? Kalau saya sih iyes.

Bagi yang punya produk dengan harga yang relatif 'wow', instagram bisa dijadikan tempat yang tepat untuk berjualan. Sejauh yang saya pahami, sebagian besar customer dari instagram ini hanya akan menghubungi penjual untuk order. Jarang tanya-tanya lama-lama dan hampir tidak pernah ada yang nawar. Tapi ada juga sih yang PHP. Ya namanya juga manusia. Hihi..

Cara Mudah Berjualan di Instagram

Seperti yang sudah saya tulis di atas, bahwa saya adalah pemain baru di dunia ini. Tapi boleh yaa berbagi sedikit tips cara mudah berjualan di instagram untuk para pedagang yang baru mau memperluas jangkauan bisnisnya melalui instagram. Hehehe..

Sebelum tips, ini adalah bagian-bagian dari akun instagram:

Contoh akun instagram dan bagian-bagiannya

Tips cara mudah berjualan di instagram ala ala saya :

1. Buatlah username akun yang mempresentasikan produk.
Misalnya, kalau jual perlengkapan bayi, username bisa dikasih embel-embel baby. Contoh: 
@Jerapahbabyshop @Jerapahbabystore @Jerapahbaby dll.
Mengapa? Ini adalah strategi supaya dengan membaca usernamenya saja customer sudah tau bahwa kita menjual produk yang berhubungan dengan bayi.


2. Isi nama akun dengan produk.
Misalnya, saya jualan gendongan bayi berlokasi di Bandung. Kira-kira beginilah nama aku instagram saya: 
gendongan bayi bandung
Fungsinya? Agar ketika customer mengetik produk yang dicari, maka akan muncul akun kita. Coba deh :)


3. Buatlah bio yang singkat, padat, LENGKAP.
Hal-hal ini harus ada di bio akun instagram kita:
  • Nomor kontak (what's app, BBM, Line, Telegram, dll, dsb)
  • Asal kota pengiriman
  • Jam operasional toko
  • Rules singkat tentang pelayanan toko. Misalnya: No booking, dll
  • Fasilitas URL bisa kamu pergunakan untuk mencantumkan alamat website toko atau sosial media yang lain. Kalau saya, saya gunakan untuk mencantumkan url line@ saya, jadi customer hanya tinggal klik link saja dan langsung bisa meng-add akun line@ saya.
4. Buatlah foto produk secantik dan sejernih mungkin. Ini sedikit tips dari saya:
  • Gunakan kamera profesional untuk memfoto produk. Kalau tidak ada bisa menggunakan kamera smartphone yang beresolusi tinggi.
  • Gunakan background putih agar foto lebih eyecatching dan produk dapat lebih jelas terlihat oleh customer. Background putih juga menciptakan kesan profesional lho...
  • WAJIB menggunakan foto sendiri, jangan pernah mencuri foto orang lain. Namun kalau kamu adalah reseller yang menjual produk orang lain dan mendapatkan fasilitas penggunaan foto, itu lain hal yaa.. Instagram ini sangat sensitif. Kalau kamu ketauan mencuri foto orang dan ketauan, pengguna instagram yang lain bisa melakukan report kepada instagram. Sudah banyak akun online shop yang kena banned bahkan dihapus oleh instagram karena banyaknya report negatif dari sesama pengguna.
sumber

5. Buatlah caption selengkap dan seinformatif mungkin
Apalah artinya foto produk yang bagus kalau ga ada captionnya? Huhu.. Saya pribadi suka ilfeel dan akhirnya ga jadi beli. Kecualiii kalau butuh banget sama produknya dan produknya langka di pasaran, mungkin beda lagi.
Untuk kita yang menginginkan konversi Rupiah yang lancar dari instagram, boleh lah membuat caption yang lengkap dan informatif. Hal-hal ini harus ada di caption foto produk kamu:
  • Nama barang dan kode barang (kalau ada)
  • Deskripsi barang
  • Material dan ukuran
  • Hal-hal detail tentang barang yang harus diketahui oleh customer
  • Cara pemesanan
  • Harga (ini bebas ya mau dicantumkan atau ga. Kalau saya prefer dicantumin untuk meminimalisir pembeli PHP. Pas udah tau harga kemudian menghilang. Hehehehe)
  • Hashtag lengkap dan relevan. Ini puenting sekali menurut saya. Karena sebagian besar pencari barang menggunakan hashtag dalam pencariannya. Misalnya, saya menjual gendongan bayi Hanaroo. Biasanya hashtag inilah yang saya gunakan: #jualgendongan #jualbabywrap #gendonganbayi #babywrap #gendonganbayimurah #babywrapmurah #hanaroo #hanaroobabywrap #jualhanaroobabywrapmurah #hanaroobabywrapbandung #babywrapbandung #gendonganbayibandung #babyshopbandung. Haha, panjang ya? Tapi, trust me it works. Belakangan ini saya agak malas posting apapun di instagram, tapi alhamdulillah ada saja yang order. Dari mana asalnya kalau bukan dari hashtag. Satu lagi, mengapa saya bilang harus relevan? Karenaaa ada beberapa penjual yang sangat kreatif yang memanfaatkan keadaan untuk berjualan. Misalnya, pada saat #RIPOlga menjadi trending, banyak penjual yang menambahkan hashtag ini di caption jualannya. Padahal kan ga ada hubungannya banget sama Olga. Hadeuh, spam ya jadinya..
Caption ala saya

6. Rajin posting foto setiap hari.
Postinglah foto setiap hari. Lah gimana kalau saya hanya punya satu produk? Ini tips dari saya:
  • Buatlah foto  produk dengan berbagai versi. Misal, versi indoor, versi outdoor, versi dipegang model, dll. Hehehe.. Jadi walaupun produk hanya 1, fotonya banyak kan.. :)
  • Buatlah aneka tips dan info bermanfaat yang sesuai dengan produk dan target konsumen kamu. Ini adalah strategi saya di awal-awal merambah dunia instagram. Produk saya waktu itu sungguh sangat pasaran. Buanyak banget pedagangnya. Hahaha.. Lalu saya akali dengan rajin membuat info dan tips seputar menyusui dengan gambar yang eye catching. Hal ini terbukti bisa mendatangkan follower sampai saat ini. Boleh dicek hashtag #infotipsmenyusui di instagram. Semoga menginspirasi yaa..
  • Sisipkan gambar lucu atau quotes yang bisa mempercantik akun dan dijamin follower juga betah mengunjungi akun kamu. Asal jangan yang galau-galau untuk akun perlengkapan bayi ya. Ga nyambung kan. Hehehehe..
  • Posting foto di jam-jam ramai pengunjung. Jam-jam padat di instagram itu ada di pukul 08.00, 12.00, 16.00, 19.00-21.00
7. Private akun.
Sering sebel sama akun online shop yang gembok akunnya? Sama, saya juga sering kaya gitu. Hehehe.. 
Ada 3 golongan online shop berdasarkan kebiasaannya private akun. Silahkan pilih yang paling cocok dengan kamu yaa:
  • Golongan online shop yang memprivate akunnya setiap saat. Golongan ini menggembok akunnya all the time. Tujuannya apa? Supaya calon follower memfollow akunnya. Kan kepo tuh, jadi kepaksa follow deh. Keuntungannya: bisa menambah follower. Kelemahan: kadang-kadang order jadi sepi kalau memilih cara ini. Karena kalau orangnya ternyata kecewa, mereka akan unfollow akun kita dan bhay!
  • Golongan online shop yang tidak pernah menggembok akunnya. Ini termasuk saya. Hehehe.. Alasannya: saya ingin lebih banyak order dan saya malas accept follow request satu-satu. Rempong cyin. Keuntungannya: orderan lancar alhamdulillah. Kelemahan: follower tersendat-sendat naiknya. Tapi senengnya, orang yang memfollow kita saat akun ga digembok itu relatif loyal lho. Mereka akan jarang unfollow dan ada kemungkinan order.
  • Golongan online shop yang buka tutup akun. Akun dibuka saat jam-jam tertentu dan ditutup saat malam sampai pagi hari. Keuntungan: Orderan lancar, follower banyak. Kelemahan: harus rela repot buka tutup akun yang mana kalau saya mah tak sanggup. 
Menu untuk private atau unprivate akun

8. The Power of Berjamaah
Ga hanya beribadah saja yang lebih baik jika dikerjakan secara berjamaah. Dalam dunia internet marketing pun lebih baik jika dikerjakan berjamaah. Hasilnya sungguh berlipat-lipat dibandingkan dengan jualan sendirian.

Mungkin suka bingung ya kalau melihat ada akun online shop yang mengiklankan produk dari online shop lain? Ya, begitulah sistemnya. Beberapa onliner shop denga jumlah follower yang relatif sama akan saling mengiklankan. Hasilnya. Maknyus.

Caranya? Bergabunglah dengan grup-grup SFS (Shout for Shout) di Line. Banyak sekali grup SFS yang sesuai dengan produk yang kamu jual. Jika menjual perlengkapan bayi, silahkan bergabung dengan grup ibu dan bayi. Sampai-sampai ada grup khusus online shop yang suka dengan drama Korea. Hehehe..

9. Jagalah etika dengan sesama penjual
Ini kadang dianggap remeh tapi penting banget lho.
Karena waktu itu saya menemukan pengumuman bahwa sekelompok online shop yang menjual produk sejenis akan memboikot beberapa online shop yang menjual produk sejenis dengan harga di bawah harga pasar. Hayo, repot kan kalau sudah begini.

Di mana tanah dipijak, di sana langit dijunjung. Sama dengan komunitas-komunitas lainnya, komunitas online shop ini juga punya rules masng-masing yang harus dipatuhi oleh para anggotanya. Saling menghormati, saling jujur, amanah, dan sopan kali yaa :)

10. Cara Menambah Follower
Nah, ini nih yang paling penting. Bagaimana cara menambah follower instagram kita. Karena ga bisa dipungkiri kalau para follower ini adalah orang-orang yang memiliki potensi besar untuk membeli produk kita. Untuk tips terakhir ini buanyak dan puanjang sekali bahasannya. Silahkan langsung cek di postingan ini yaa..

Yang pasti, sama seperti blog, konten yang unik dan kreatif akan membuat pengguna instagram betah berkunjung ke akun kita dan follow. Alhamdulillah yaa kalau akhirnya closing :)

Sekian 10 tips cara mudah berjualan di instagram ala saya.
Semoga bermanfaat ya..

Kalau ada yang mau ditanyakan atau di-share boleh lho menjejak di kolom komentar :)
Sharing is caring
The more we give, the more we have
-----
#ODOPfor99days #Day7

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Menambah Followers Onlineshop di Instagram

Bermain di Kid's Land Paris Van Java Mall Bandung

Mengenal dan Mengembangkan Bakat Anak